Showing posts with label Review Film. Show all posts
Showing posts with label Review Film. Show all posts

Sunday, March 18, 2018

Ulasan Film The Vanishing Of Sidney Hall Kisah Suram Penulis Finalis Pulitzer

Sedikit ulasan mengenai Vanishing of Sidney Hall. Sebuah film yang menceritakan kisah novelis terkenal bernama Sidney. Alur yang dipakai adalah alur campuran (maju-mundur). Jadi pada awal kita akan disuguhkan gambaran Sidney ketika menjadi novelis terkenal dan mempunyai banyak fans. Saat itu Sidney menulis sebuah buku dan meledak di pasaran. Lalu, tiba-tiba alur bergerak maju 5 tahun ke depan (waktu sekarang) yangmana memperlihatkan seorang detektif yang gigih mencari seorang buronan yang kerap membakar novel karya Sidney di setiap perpustakaan dan toko buku yang menjualnya. Sang detektif percaya bahwa si pelaku tak lain adalah penulisnya sendiri yakni Sidney Hall yang menghilang sejak 5 tahun yang lalu. Sang detektif berusaha keras menangkap si pelaku yang diduga pengarangnya sendiri dan ingin mencari tahu motif dibalik semua ini.



Seseorang yang melakukan pembakaran novel karya Sidney

Sang detektif yang mengejar keberadaan Sidney

Di film ini, penonton juga akan dibawa lebih jauh lagi ke masa saat Sidney masih duduk di bangku SMA. Ketika itu Sidney mempunyai seorang sahabat bernama Brett Newport. Suatu hari Brett mengajak Sidney untuk menemaninya menggali sebuah kotak berisi sesuatu yang sangat penting yang telah Brett kubur puluhan tahun yang lalu di masa kanak-kanak. Sesuatu yang sangat pribadi dan rahasia.




Brett Newport salah satu sahabat Sidney. Memiliki sebuah kotak rahasia yang lama terpendam dan tidak ingin siapapun mengetahui isinya.

Di masa SMA inilah Sidney jatuh cinta pada gadis tetangga depan rumahnya bernama Melody. Di sekolah, hanya sahabatnya Brett semata dan guru bahasa Inggrisnya yang menghargai tulisan-tulisan Sidney yang biasanya ditempel di mading. Tetapi, siapa sangka, Melody—gadis tetangga depan rumah meski berbeda sekolahan namun dirinya mengagumi tulisan Sidney saat berkunjung ke sekolah Sidney dan membaca tulisannya di mading. Melody pada awalnya hanya mengirimkan surat rasa kekagumannya pada Sidney dengan menaruhnya di kotak pos di depan rumah Sidney. Tetapi, lama kelamaan Sidney mengetahui jika surat itu berasal dari tetangganya sendiri dan akhirnya mereka berdua menjadi kekasih.







Melody, gadis tetangga depan rumah yang mengangumi tulisan Sidney dan berakhir mencintainya

Wednesday, March 7, 2018

ULASAN FILM HOT ROAD : JALAN YANG BERGEJOLAK

Sesuai judulnya, HOT ROAD yang dalam film ini diartikan sebagai jalan yang bergejolak. Sebagaimana kita tahu, hampir mustahil ada insan manusia yang selalu menemui ketenangan dalam menjalani hidup hingga akhir hayatnya. Bisa dipastikan, ada kalanya setiap insan menemui pertikaian batin. Apapun masalah yang dihadapi, terkadang manusia menyikapinya dengan pesimis, merasa tidak ada jalan keluar, berakhir dengan melakukan tindakan-tindakan yang menyakiti orang lain, berprasangka buruk, dan masih banyak hal negatif lainnya.

Hot Road, mengisahkan gejolak perasaan yang dialami oleh gadis SMP berusia 14th bernama Kazuki yang selalu merasa tidak mendapatkan perhatian dari satu-satunya orang tuanya yang masih hidup yakni ibunya—dikarenakan sang ibu lebih mencurahkan perhatiannya kepada hubungan yang dibangun dengan kekasih yang dicintainya semenjak SMA—walau disisi lain, kekasih ibunya itu sudah mempunyai istri yang sedang dalam masa perceraian.









Monday, March 5, 2018

ULASAN FILM THE CASE HANA AND ALICE : JALINAN PERSAHABATAN YANG TERBENTUK KARENA SEBUAH KASUS

Ada yang familiar dengan film yang akan aku bahas kali ini? Sebagian mungkin akan mengaitkan dengan salah satu judul film yang pernah aku ulas tahun 2017 lalu yakni Hana dan Alice yang diluncurkan pada 2004 silam. Lalu apakah ada keterkaitan antara The Case Hana and Alice (2015) dengan Hana dan Alice (2004) ...? Jawabannya ada. Bukan sebagai sekuel melainkan prekuel. Hana dan Alice (2004) menceritakan kedua gadis SMA ini sudah bersahabat, sedangkan The Case Hana and Alice (2015) menceritakan awal mula pertemuan mereka saat di bangku SMP.


The Case Hana and Alice (2015)


Hana And Alice (2004)

Jika ini adalah prekuel, apakah pemerannya akan berganti? Jika dinalar, 2004 menuju 2015selang waktu selama itu pastilah dua tokoh utamanya sudah menjadi tante-tante. Namun, jawabannya adalah tidak ada pergantian pemeran utama. Tetap, kandidat perannya masih dipegang oleh dua aktris yang sama. Loh kuk bisa? Karena prekuelnya dibuat dalam bentuk kartun 2D. Jadi, kedua aktris itu walau sudah menjadi tante-tante di masa kini, perannya hanya sebagai pengisi suara. Ajaibnya, suara mereka terkesan tidak berubah dan masih cute ala gadis remaja seperti pada film pertamanya.

Langsung saja masuk ke sekelumit kisahnya. Alice yang masih berusia 14th, gadis kelas 3 SMP ini baru saja pindah rumah dengan ibunya. Mereka menempati rumah baru yang bertetangga dengan rumah bunga. Rumah bunga dalam artian sebuah rumah yang memiliki pekarangan bunga yang memanjakan mata. Ada keganjalan yang Alice temui pada rumah bunga itu. Pada jendela lantai dua, dari balik tirai gorden, bersembunyi seorang yang misterius selalu mengintip secara diam-diam.


Lalu, pada sekolah barunya, Alice juga mendapatkan keanehan. Ada dua buah kursi kosong berderet di kelasnya. Ketika dia menempati salah satu kursi itu setelah sesi perkenalan, seluruh teman sekelas berpandangan dingin terhadapnya. Memancarkan rasa permungsuhan. Tak ada yang mau berbicara dengan Alice. Di bawah kursinya juga terdapat suatu lambang ritual yang aneh.

Kondisi seperti itu membuatnya hampir putus asa karena merasa bakal tidak mempunyai teman di sekolah barunya tetapi untungnya, dia bertemu teman sekelas sewaktu masih belajar di klub balet semasa kecil yang tak disangka saat ini berada di satu sekolah yakni Fuko. Hanya temannya dari sekolah balet itu saja yang sementara ini mampu diajak bicara. Ketika mereka berdua pulang bersama, Fuko terhenyak mengetahui Alice tinggal di sebelah rumah bunga. Fuko mengutarakan, banyak kesan angker pada rumah bunga itu dikarenakan seringnya muncul penampakan seseorang misterius dari balik tirai jendela lantai dua.

Wednesday, September 6, 2017

ULASAN FILM CLOSEST LOVE TO HEAVEN : KISAH MEMILUKAN?

Setiap individu pasti berharap terhindar dari sebuah penyakit. Namun mau bagaimana lagi, pada dasarnya tidak ada manusia yang kebal terhadap penyakit. Separah dan sekronis apapun penyakit yang diderita, manusia hanya bisa menerima dengan tabah. Closest Love to Heaven, sebuah film drama yang mengambil konflik terbatasinya umur salah satu karakter dikarenakan penyakit jantung yang diderita di tengah suasana dirinya yang telah berhasil menemukan cinta sejatinya. Oh ya film ini diadaptasi dari manga (komik) populer dengan judul yang sama.

Wednesday, August 16, 2017

ULASAN FILM OUR LITTLE SISTER : KERUKUNAN YANG PALING UTAMA DALAM SEBUAH KELUARGA


Sebenarnya setiap individu mempunyai masalah tersendiri dalam hidupnya. Namun bagaimana tiap individu menyelesaikan masalah itu adalah tergantung pilihan mereka masing-masing. Perselisihan seringkali timbul dalam proses penyelesaian masalah. Lari dari masalah juga merupakan sebuah pilihan jalan keluar .Namun masalah sebenarnya bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Jika menghadapinya dengan bijak, setiap pelajaran dan hikmah pasti akan didapatkan di penghujung jalan.


Our Little Sister, film ini bertema kekeluargaan. Salah satu film drama keluarga terbaik menurutku yang selama ini pernah aku lihat setelah Little Miss Sunshine . Jika benar-benar serius dan menghayati film ini dari awal hingga akhir, aku yakin akan banyak pesan moral yang didapatkan.


Intinya dalam hidup ini kalian pasti pernah kan dilanda perasaan benci. Dan mungkin kalian juga pernah membenci seseorang.  Entah karena orang itu telah melakukan hal yang buruk seperti  melukai hati maupun berbuat salah terhadap kalian. Jika dikuasai perasaan benci, dimanapun kalian bertemu orang yang kalian benci tersebut pasti kalian akan memalingkan muka, acuh tak acuh. Bahkan jika orang tersebut mempunyai anak, kalian akan menatap anak itu dengan tatapan tajam dan dingin seolah anak itu juga melakukan dosa yang pernah orang tuanya lakukan terhadap kalian. Lalu jika sudah begitu, kedua belah pihak sama-sama sudah melakukan hal yang keliru. Kerukunan, tak akan pernah tercapai jika situasi berjalan seperti itu. 

Thursday, July 27, 2017

ULASAN FILM HANA AND ALICE : SAHABAT YANG SEBENARNYA



Belum punya sahabat? Pernah punya sahabat? Maupun sedang dalam pencarian untuk memiliki seorang  sahabat? Yup, memiliki seorang sahabat merupakan salah satu hal yang berharga di dalam hidup. Mereka tidak mudah untuk dicari. Namun, tetap saja dalam menjalin hubungan persahabatan itu selalu saja diwarnai dengan suka dan duka. Menyukai film bertema persahabatan? Oke, berarti kalian tepat membaca ulasan film yang akan aku bahas kali ini. 

Jadi, sekuat apakah ikatan tali persahabatan kalian? Kalau hanya serapuh benang yang hanya tersenggol dan berakhir putus begitu saja, dengan kata lain sedikit dilanda masalah masing-masing pihak mengambil tindakan untuk menjauh bahkan memutuskan hubungan? Jika begitu berarti ikatan tali persahabatan kalian tak sekuat milik Hana dan Alice. Atau mungkin, istilah sahabat hanya sebagai label saja. 

Mengapa harus Hana dan Alice yang dijadikan pembelajaran akan sebuah makna tali persahabatan? Karena mereka berdua adalah sosok remaja yang  pada umumnya identik dengan kelabilan dan emosi namun ketika dilanda masalah yang nyaris bisa memutuskan hubungan persahabatan, di luar dugaan mereka bisa menyikapinya dan menyelesaikannya secara bijaksana. Seolah ... persahabatan mereka berdua terlihat abadi.

Sunday, June 5, 2016

Review Film When You Wish Upon A Sakura : Ikatan Cinta Lintas Negara



Setelah kemarin saya membahas film LunchBox : miniseri Korea yang mana tokoh utamanya diperankan oleh orang Indonesia dan aktor Korea. Maka kali ini saya juga akan membahas sebuah film  dengan judul When You Wish Upon A Sakura yang konsepnya tidak begitu berbeda dengan LunchBox yakni mengisahkan percintaan antara dua orang yang berbeda warga kenegaraan. Berbeda dengan LunchBox yang hanya bersetting di Korea saja, When You Wish Upon A Sakura bersetting di dua tempat yakni di Tokyo Jepang dan Yogyakarta Indonesia serta dialognya menggunakan 3 bahasa sekaligus yakni Indonesia, Jepang dan Inggris. Film ini dibintangi oleh aktris cantik muda Indonesia Chelsea Islan dan lawan mainnya adalah aktor Jepang Shu Watanabe. Kalau kalian pecinta Kamen Raider mungkin kalian akan paham siapa Shu Watanabe ini. Dia juga memerankan salah satu tokoh di film layar lebar Attack Of The Titan. 

Tuesday, May 31, 2016

Review Singkat Miniseri Korea Lunch Box : Surat yang Lezat



K-Food Fair 2015 yang diadakan di Mall Kota Kasablanka Jakarta pada tanggal 16 - 18 Oktober tahun lalu adalah ajang untuk mengenalkan kuliner Korea  yang Halal serta meningkatkan kerjasama perdagangan antara Korea Selatan dan Indonesia. Sebelum digelarnya acara K-Food Fair 2015, Kementrian Pangan dan salah satu perusahaan di Korea Selatan mensponsori  pembuatan sebuah drama miniseri dengan tujuan untuk mempromosikan acara K-Food Fair 2015. Judul miniseri tersebut adalah Lunch Box : Surat yang Lezat. Dan pastinya, pemeran utamanya adalah wanita asal Indonesia yakni Amelia Tantono.

Wednesday, May 25, 2016

Review Film Strobe Edge : Berdiam Diri Tak Akan Pernah Menyelesaikan Masalah

Bagaimana jika berteman dengan seseorang yang kita cintai namun dia sudah mempunyai pacar? Bagaimana rasanya jika seseorang yang kita cintai itu menaruh perasaan terhadap kita namun kenyataan dia sudah ada yang memiliki? Bagaimana rasanya dicintai seseorang tapi kita tidak mencintainya? Bagaimana rasanya mempunyai dilema antara menerima cinta dari orang lain namun akan menyakiti seseorang atau memilih diri sendiri yang tersakiti demi menjaga persahabatan orang lain? Strobe Edge, salah satu drama yang memenceritakan kisah cinta pada usia - usia remaja, dimana saat itu baik siswa maupun siswi sekolahan selalu saja menemui pilihan - pilihan yang bimbang dan labil ketika dirundung dengan gejolak asmara dan tahap penggalian arti cinta yang sedang berkecamuk dan dalam fase yang berapi - apinya.

Tuesday, May 24, 2016

Review Film Eve In Love : Satu Tempat Untuk Beragam Kisah


Terlalu sering dan biasa melihat film yang menyuguhkan sebuah kisah cinta? Bosan dan kurang ramai disuguhi hanya sebuah kisah cinta dalam sebuah cerita pada satu alur film? Oke, kalau kalian merasa begitu, berarti kalian tepat membaca ulasan film yang akan aku kupas singkat di bawah ini. Ibaratnya kalian pernah kan membeli sebungkus kopi. Sebagian mungkin memilih netral sebungkus kopi murni tanpa campuran apapun, sebagian lagi lebih suka dengan bungkus kopi yang ada tulisannya 3 in 1 ( kopi, gula, crimmer maupun susu ) Eve in Love, salah satu film drama tema percintaan yang mempunyai lebih dari satu plot, alias satu film berisi lebih dari satu kisah yang berhubungan dengan cinta, dan kesemuanya tanpa sengaja ada saling keterkaitan dan kesemuanya itu pula berakhir dengan ending di satu tempat yang sama, yah setidaknya kalian melihat satu film dengan paket cerita lengkap layaknya kopi 3 in 1.

Wednesday, October 28, 2015

Review Film Halfway : Ikatan Cinta Yang Sulit Dipisahkan

Pernah mempunyai seorang pacar namun benar – benar tak mampu untuk berpisah sepersekian detik pun? Ya, apalagi kalau bukan selain kangen. Tapi diluar itu, yang terpenting adalah keserasian jiwa, dengan kata lain pacar kita adalah bener – bener soulmate tanpa diragukan lagi. Memang sih, mempunyai pacar apalagi dalam tahap jenjang sekolahan bisa dibilang, atau katakanlah sebagian besar orang dengan sebelah mata paling hanya memandang cinta monyet dan hanya masa – masa penjajakan saja. Tapi faktanya sebagian besar memang terbukti kan seperti itu. Masa pacaran sebagian anak sekolahan pasti dihiasi dengan kata putus – nyambung dengan berbagai alasan. Hanya segelintir yang bertahan sampai tahunan. Nah segelintir orang itulah yang mungkin akan diceritakan pada film drama dari Jepang berjudul Halfway. Cinta yang murni antara dua orang yang saling melengkapi jiwa, dan sedikitpun tak ingin berpisah.

Tuesday, October 20, 2015

Review Film Hanamizuki - May Your Love Bloom A Hundred Years

Percayakah kalian jika jodoh itu tak akan kemana? Apapun rintangannya, berapapun jauhnya jarak yang memisahkan, takdir pasti akan menyatukan mereka pada akhirnya dikarenakan cinta. Kalau kalian yang termasuk percaya dengan yang namanya jodoh, mungkin film ini cocok untuk dinikmati dan nggak wajib ditonton karena pasti bakal mudah ditebak endingnya. Bagi yang kurang percaya jodoh,atau mungkin posisi saat ini sedang mencintai seseorang namun orang tersebut sudah ada yang punya dan dengan gampangnya berkata : Dia bukan jodohku, tanpa mempertimbangkan kemungkinan suatu hari dia bakalan yang menjadi jodohmu bukan pacarnya saat ini. Yaaahh, jika kalian termasuk yang dalam posisi diatas, maka ya film ini malah wajib juga ditonton supaya mempertegas bahwa jodoh itu tidak akan pernah kemana, berapapun mantan yang dimilikinya kalau dia adalah  jodohmu buat masa depan ya itulah pasangan hidupmu, hehe.

Thursday, September 10, 2015

Review Film Close Range Love : Ketika Cinta Tak Mengenal Batasan

Siapa yang tidak menyukai dan terhibur dengan drama percintaan? Selama ini kita sudah sering disuguhkan oleh beragam drama percintaan sebagai contoh seperti yang  terjadi antara tokoh utama dengan teman sekelasnya. Tokoh utama dengan rekan kerjanya. Tokoh utama dengan rivalnya yang awalnya saling membenci namun lama – kelamaan tumbuh benih asmara. Tokoh utama yang sudah berkeluarga namun janda atau duda bertemu dengan pasangan hidupnya yang seumuran. Bahkan tokoh utama yang sudah berumur kakek maupun nenek pun kisah cintanya masih sanggup bisa dieksplor dengan bagus. Dari semua yang saya sebutkan, tokoh – tokoh yang berperan menjalin kisah cintanya itu rata – rata seumuran dan kalaupun berbeda hanya selisih beberapa tahun. Nah, lalu bagaimana dengan kisah cinta yang unik yang para tokohnya mempunyai selisih umur yang cukup signifikan yakni lebih dari 10 tahun dan status mereka bukan suatu hal yang wajar dalam menjalin hubungan jika dilihat dari kacamata masyarakat umum?

Thursday, September 3, 2015

Review Film San Andreas : Ketika Segalanya Luluh - Lantah

Sebagian besar jika mendengar nama San Andreas pastinya akan berfikir bahwa itu adalah salah satu seri game GTA yang pernah populer pada tahun 2004, bahkan di Indonesia pun sangat booming dan masih banyak dimainkan sampai saat ini dengan beragam kustomisasi patchnya. Sayangnya, San Andreas yang saya maksud di sini adalah sebuah film. Apakah San Andreas adalah nama tepat? Lebih tepatnya San Andreas adalah nama sebuah patahan geser yang terletak di negara bagian California, Amerika Serikat, yang memiliki panjang 1.300 km. Patahan ini membentuk batas tektonik antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. Jadi bila film San Andreas ini judulnya diambil dari nama sebuah patahan tektonik, maka temanya otomatis adalah sebuah bencana, terutama gempa.

Tuesday, September 1, 2015

Review Novel Dan Film Poltergeist : Ketika Arwah Jahat Bergentayangan

Membicarakan Poltergeist yang berarti arwah jahat memang bukanlah sesuatu yang baru. Poltergeist sendiri adalah sebuah film yang pernah popular pada tahun 1982. Karena selain salah satu film yang menakutkan kala itu, jalan ceritanya pun ditulis oleh sutradara kawakan yakni Steven Spielberg. Nah, pada tahun 2015 ini, ternyata film Poltergeist di-remake ulang dan sudah tayang di bioskop pada bulan Juni lalu di Indonesia. Dan ternyata lagi, film Poltergeist ini juga ada novelnya. Novel Poltergeist ditulis oleh James Khan dan termasuk jenis novel adaptasi karena ceritanya berdasarkan dari scenario filmnya. James Khan sendiri adalah salah satu penulis novel adaptasi, karena selain Poltergeist, dia juga menulis novel adaptasi dari film popular seperti Star Wars dan Indiana Jones. Novel Poltergeist sendiri diterbitkan pertama kali pada tahun 1982 sama pada tahun dimana filmnya pertama kali tayang. Sedangkan di Indonesia novel Poltergeist diterbitkan pertama kali tahun 2015 ini bersama dengan rilis film remake terbarunya.

Saturday, August 29, 2015

Review Film For Love Or Money : Antara Cinta Dan Harta

For Love Or Money. Mendengar judulnya saja, apalagi film dengan tema percintaan, mungkin otak kita secara responsif langsung memberikan gambaran bahwa film ini akan bercerita mengenai dilema seseorang dalam menentukan antara dua pilihan sulit dalam hidupnya yakni uang atau cinta. Yah memang tak jauh dari itu, karena sebenarnya kita semua sudah familiar dengan seabrek film maupun sinetron baik lokal maupun luar yang mengusung tema percintaan dengan persoalan cinta dan harta. Seakan tidak ada matinya, pilihan konflik persoalan antara cinta dan harta selalu saja menghiasi berbagai kisah yang muncul setiap tahunnya baik itu dalam bentuk novel, film maupun serial drama. Hanya saja, setiap kisah yang menonjolkan konflik cinta dan harta mempunyai bumbu dan daya kemasnya masing – masing sehingga mampu membuat para penonton hanyut dalam cerita maupun tersulut emosinya. For Love Or Money adalah sebuah film dari negeri Tiongkok yang mampu memberikan hiburan tersendiri dengan ceritanya yang tak begitu berat namun mampu membuat emosi penonton masuk ke dalam konflik jalan ceritanya. Selain itu, film ini dibintangi dua artis Asia populer yakni Liu Yifei dari Tiongkok dan Jung Jihoon (Rain) dari Korea Selatan.

Friday, April 24, 2015

Review Film Norwegian Wood : Hambar Dan Syarat Emosi

Apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar sebuah judul Norwegian Wood? Ya bagi generasi tahun 60 - 70an pasti mengenalnya dengan sebuah judul lagu dari group band The Beatles. Dan lagu Norwegian Wood sendiri ditulis oleh John Lennon selaku vokal dari Group The Beatles.  Lagu Norwegian Wood sendiri diedarkan pertama kali pada tahun 1965. Karena setting tahun pada film Norwegian Wood yang judulnya notabene sama persis dengan lagu ciptaan John Lennon yang tak lain alasannya disebabkan karena tokoh utama dari cerita di film ini menyukai lagu tersebut dan awal setting cerita pada film ini bermula pada tahun 1967 dimana lagu tersebut sedang mendunia. Terlepas dari itu, Haruki Murakami, selaku penulis novel Norwegian Wood yang diadaptasi menjadi film ini juga menyukai dan terinspirasi oleh lagu Norwegian Wood dalam menulis cerita. Jadi tak ayal jika judul karyanya disamakan dengan judul lagu yang disukai dan sudah memberinya inspirasi.

Saturday, April 11, 2015

Review Film Tracers : Merasakan Adrenalin Berlarian Ala Parkour

Ada yang tau apa itu Parkour? Jika Anda pernah melihat seseorang melakukan aktivitas berlarian dengan berlenggak – lenggok secara lincah dengan tujuan untuk menghindari rintangan dan melompat – lompat dengan keindahan seni, mungkin itu sedikit gambaran mengenai Parkour. Untuk lebih tepatnya, mengutip dari Wikipedia, arti dari Parkour adalah seni gerak yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan efisien dan secepat – cepatnya dengan menggnakan prinsip kemampuan badan manusia.

Aktivitas Parkour memang semakin mendunia. Bahkan di Indonesia sudah terbentuk komunitas resminya. Parkour sendiri ditemukan oleh David Belle asal Prancis. Menurut David, Parkour bertujuan melatih efisiensi gerakan untuk membentuk badan dan pikiran seseorang agar dapat menghadapi rintangan – rintangan dalam kondisi bahaya.

Sunday, March 8, 2015

How I Live Now : Kisah Cinta Dikala Perang Dunia Ketiga

How I Live Now yang bisa diartikan bagaimana saya hidup, adalah saya salah satu film yang menceritakan perjuangan seorang gadis remaja untuk kembali kepada kekasihnya di tengah badai peperangan yang tengah melanda. How I Live Now dibuat berdasarkan novel laris di Inggris karangan Meg Rosoff ( Tahun 2004 ) dan versi layar lebarnya baru diluncurkan pada tahun 2013. Pemeran film ini dibintangi oleh Saorise Ronan, aktris muda yang sudah malang melintang membintangi banyak film - film Box Office seperti Atonement, City of Ember, The Way Back, Hanna, The Host, lovely Bones, The Grand Budapest Hotel, Dll.

Berkisah tentang Daisy, seorang gadis muda asal New York Amerika berumur 15 tahun yang terbang ke Inggris karena terpaksa harus mengisi masa liburannya di tempat bibinya. Suasana persawahan yang serba hijau, kebun - kebun dan padang sabana yang melintang luas di area pedesaan terpencil di Inggris bukanlah sebuah tipe area yang disukai dan juga bertolak belakang dengan dunia asal Daisy yang serba modern dan futuristik. Selain itu Daisy sendiri mempunyai penyakit mental yakni rasa rendah diri yang tinggi dan emosi yang berlebih sehingga cenderung memprotes segala sesuatu yang tidak sesuai dengan dirinya. Dengan ditempatkannya dirinya di area pedesaan terpencil di rumah bibinya, seakan kondisi itu memperparah emosional Daisy.

Tuesday, January 13, 2015

Review Film Little Miss Sunshine : Drama Keluarga Yang Mengesankan

Anda senang melihat film drama bertemakan kekeluargaan? Jika jawabannya iya, maka film yang satu ini wajib Anda saksikan. Little Miss Sunshine adalah sebuah film drama - komedi yang menawarkan sebuah cerita yang mengesankan. Karena setelah melihatnya, kita akan banyak mendapatkan pesan moral. Film ini bukan termasuk baru, menilik pada situs IMDB film ini diluncurkan pada tahun 2006. Bila menengok kembali ke tahun 2006, mungkin saat itu saya masih berada di bangku sekolahan dan saat itu, apabila disuguhkan pilihan untuk melihat film, mungkin saya akan lebih memilih film, animasi, action dan horror daripada drama.  Karena seiring bertambahnya umur, entah kenapa genre drama menjadi menarik untuk menjadi pilihan pertama daripada genre yang lain. Mungkin polemik kehidupan yang disajikan oleh genre drama lebih menyajikan pesan moral dan pelajaran yang banyak dibanding genre lainnya yang hanya sebatas hiburan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...