Friday, August 29, 2014

Sekilas Mengenai Blackberry Z3

Jika mendengar kata Blackberry, pastilah selalu identik dengan keyboard qwerty-nya. Ya, Blackberry yang pada saat itu menawarkan papan ketik qwerty pada perangkat smartphone-nya pernah menjadi penguasa global pada saat jayanya. Namun, dengan berjalannya waktu, era papan ketik qwerty mulai ditinggalkan oleh para konsumen. Orang - orang kini lebih menyegani memakai smartphone berlayar sentuh daripada papan ketik. Terlebih, dengan munculnya O.S Android, memanjakan para pengguna layar sentuh dengan interfacenya yang ciamik, membuat pangsa pasar Blackberry yang mengandalkan smartphone dengan papan ketik qwerty semakin tersudut. Mau tidak mau, Blackberry harus berinovasi. Dengan dikembangannya O.S terbaru versi 10 dari riset, Blackberry akhirnya mampu menciptakan O.S yang mempunyai interface tak kalah bagus dengan Android dan diimplementasikan pada perangkat revolusi pertamanya yang menggunakan layar sentuh dengan O.S yang baru yakni Blackberry Z10. Karena harga yang dianggap terlalu tinggi, kesuksesan Blackberry Z10 tidaklah panjang. Oleh karena itu Blackberry membuat perangkat smartphone murah dengan bekerja sama dengan perusahaan Foxcoon dan perangkat itu diberi nama Blackberry Z3. Blackberry Z3 mempunyai edisi khusus yakni Blackberry Z3 Jakarta Edition. Mengambil nama Jakarta karena peluncuran Z3 ini adalah di Indonesia tepatnya di Ibukota Pemerintahan yakni Jakarta.



Bisa dikatakan murah, karena harga baru smartphone Blackberry Z3 ini pada saat artikel ini ditulis adalah kisaran 2,3jt rupiah. Dengan harga segitu, konsumen sudah disuguhkan dengan spesifikasi yang mumpuni dibandingan dengan tipe Blackberry lainnya yang masih menggunakan papan ketik qwerty dengan harga yang lebih mahal. Sama halnya dengan semua perangkat Blackberry yang menggunakan O.S 10. Pada O.S terbaru ini, konsumen sudah bisa menggunakan applikasi Android untuk dijalankan pada perangkat Blackberry. Jadi, konsumen tidak perlu cemas dan khawatir akan terbatasnya berbagai applikasi yang sering kita temui di Blackberry App World.

 Blackberry Z3 mampu menjalankan berbagai macam applikasi Android namun tentunya dengan mengunduh melalui applikasi pihak ketiga seperi Immbobile Market DLL.

Spesifikasi Blackberry Z3 :
Jaringan GPRS, EDGE, HSPA+
Menggunakan Micro-SIM satu Slot.
Layar 5inch, qHD 540x960 220dpi
Chipset Qualcomm MSM 8230 Snapdragon 400
CPU Dual - Core Krait 200 1,2ghz
GPU Adreno 305
Internal 8GB
Ram 1,5GB
Kamera 5 MP AF LED Flash, Depan : 1,1MP
Perekam video HD 1080p
GPS,Radio,Java,Bluetoth,MicroSD up to 32gb
Baterai Li-ion 2500Mah Non-removable
Blackberry O.S 10.xx.xx

Informasi Sistem menggunakan Antutu Bench :




Pengujian Menggunakan Antutu Benchmark dan Nenamark 1 :





 Hasil Poto :





Kesimpulan : Bagi saya, Blackberry sendiri lebih cocok diperuntukkan bagi para pekerja kantoran, karyawan, wirausahawan Dll. Karena kesan profesi lebih melekat bagi para pemegang Blackberry daripada para pemegang yang masih kisaran kawula muda maupun anak - anak. Karena pada intinya, layanan - layanan pada Blackberry pun lebih mensupport pada urusan kerja seperti salah satunya layanan Push Email yang sampai saat ini tidak ada tandingannya di O.S dan Platform manapun dalam bentuk smartphone. Meski begitu baik kawula muda maupun anak - anak yang memegang handset Blackberry pun secara tidak langsung sudah tertanam kesan elegan bagi pandangan secara umum masyarakat kita yang notabene merupakan salah satu pengguna Blackberry terbesar di dunia. Dengan munculnya Blackberry Z3 dengan harga yang terjangkau dan mampu menjalankan sebagian besar applikasi Android, maka lambat laun kesan Ekslusivitas Profesionalisme Blackberry secara perlahan akan luntur dan menjadikan Blackberry akan semakin menjangkau semua kalangan baik itu para pekerja, pelajar maupun anak - anak tidak hanya bagi para pekerja profesional saja. Mindset pembeli pun akan terjadi pergeseran, jika dulu membeli perangkat Blackberry untuk urusan pekerjaan dalam bentuk laporan email dan konektivitas group kerja BBM Messengerr, di masa yang akan datang, bisa saja seseorang membeli Blackberry hanya untuk eksis berselfie ria di media sosial dan memainkan Angry Bird tanpa memedulikan fitur layanan profesionalisme dalam urusan kerja yang ditawarkan dalam Smartphone Blackberry. Yang penting intinya menjalankan applikasi Android dengan mententeng tulisan Blackberry di genggaman dimanapun dan kapanpun.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...