Thursday, December 20, 2012

Cerpen Ke-3 ku, Two Wounded Bird

Sebuah kaca jendela yang berukuran minimalis dengan pahatan bingkai yang cantik. Dari balik kaca tersebut, wajah Rina muncul memandangi dunia luar yang seakan asing dan terpisah dari kehidupannya. Kali ini, didapatinya dunia luar yang berbeda, tidak seperti biasanya. Cuaca benar – benar cerah pagi ini. Cuaca cerah ditengah musim penghujan yang melanda, dan awan hitam mendung yang selalu mendominasi disetiap harinya, membuat pemnadangan dunia luar sangat berbeda untuk hari ini.

Didengarnya, berbagai kicauan burung yang saling bersahutan. Burung – burung itu seakan kompak melantunkan nyanyian menyambut cuaca cerah dipagi hari ini. Nyanyian para burung tersebut terdengar indah dan sangat antusias. Tak setiap hari Rina mendapati nyanyian merdu para burung seperti ini. Hanya kalau ada keajaiban cuaca yang cerah seperti ini saja di tengah musim penghujan.

Di tengah keramain nyanyian para burung, untuk kesepuluh kalinya, Rina mendapati seekor burung prenjak kecil berwarna coklat kehitaman yang sedari tadi hinggap dan pergi di dahan pohon belimbing di samping rumahnya. Kali ini dia melihat, burung prenjak kecil tersebut sangat sibuk mengais – ngais dedauan yang dirasa sudah menua dengan moncong mulutnya yang kecil. Tak lama, burung prenjak kecil tersebut mencuil sehelai ranting kecil pohon yang sudah rapuh dan beranjak terbang membawanya. Entah apa yang dilakukan burung tersebut, Rina tak ingin penasaran memikirkannya.

Di kejauhan, beberapa layang – layang kertas menghiasi langit cerah dengan warnanya. Dengan cuaca pagi yang cerah seperti ini, dan di saat libur panjang kenaikan kelas, banyak anak kecil yang memanfaatkan-nya untuk bermain layangan. Cuaca yang cerah, membuat gunung merapi dari kejauhan pun terlihat jelas. Namun cuaca cerah kali ini, tak secerah perasaan Rina di pagi hari. Hal itu terlihat dari wajah murung Rina yang menyikapi pagi hari yang cerah ini dengan ekspresi dingin.

Delapan bulan yang lalu, di sebuah pinggiran taman kota di sore hari. Kekasihnya yang saat itu berhasil terdaftar sebagai Angkatan Darat yang sebelumnya gagal selama 3 kali mencoba, merayakan keberhasilannya dengan mengajak Rina jalan – jalan. Rina terkejut, ternyata tidak hanya merayakan keberhasilannya saja sang kekasih mengajaknya jalan – jalan, di lain itu, sang kekaksih mengungkapkan maksudnya untuk melamar dirinya. Namun Rina menolak dengan tegas lamaran sang kekasih karena saat itu juga sang kekasih mengutarakan niat melamar dirinya karena dia beberapa bulan ke depan akan ditugas dinaskan selama 2 tahun lamanya di luar pulau Jawa. Sang kekasih melamarnya karena dia ingin mempunyai ikatan yang jelas dan resmi dengan dirinya, agar saat ketika kekasihnya berpisah selama 2 tahun untuk dinas, perasaannya akan selalu tentram karena Rina sudah terikat ikatan cincin pertunangan dan menjadi semangat kekasihnya dalam bekerja. Namun Rina menolak dengan kejam, dan mengatakan bahwa apa yang dilakukan kekasihnya sangat egois. Rina mengungkapkan bahwa sang kekasih tak memikirkan bagaimana perasaan dirinya jika ditinggal selama 2 tahun dengan ikatan cincin pertunangan. Daripada menderita menunggu dengan perasaan tak menentu dibawah ikatan cincin pertunangan, akhirnya saat itu juga Rina memutuskan hubungan dengan kekasihnya.

“Bagaimanapun juga aku akan selalu menunggu jawabanmu sebelum keberangkatanku.Aku tak akan menganggap jawabanmu hari ini adalah mutlak. Pintu masih terbuka lebar untukmu Rina. Aku benar – benar mencintaimu,” Begitulah kata – kata sang mantan kekasih yang masih menghantui dirinya. Kata – kata terakhir dari sang mantan kekasih masih selalu terngiang di benakknya dan selalu membebaninya. Hubungan percintaan yang terbina lebih dari 3 tahun lamanya berakhir dengan menyedihkan. Dan kata – kata mantan kekasihnya, tak akan pernah bisa dilupakan karena lamanya ikatan hubungan yang pernah mereka berdua jalani.

Sebuah mobil sedan, berwarna putih bersih dan terlihat anggun. Seperti layaknya keanggunan pria yang mengendarainya saat dia keluar dari mobilnya. Pria itu berbadan tegap, tingginya hampir mencapai 180cm. Berkulit putih, beramput pirang disisir dengan kombinasi rapi dan sak – sak ala jaman sekarang. Berwajah halus layaknya anggota boy band korea. Berpakaian hitam formal. Pria bersahaja itu turun dar mobilnya dan memasuki rumah Rina. Melihat pria itu sudah memasuki area rumah dan terdengar ketokan pintu, Rina langsung beranjak dari jendela kamarnya, menuju ke depan cermin dan merapikan dandanan baju, rambut serta pemerah bibirnya.

“Rinaaaaa, sedang apa kamu di atas sana??!! Cepat Turun, Faisal sudah menunggumu!” Teriak keras sang Ibu dari lantai bawah.

“Iya Buuu, sebentar, ini juga udah mau kesitu kukk!!” Jawab Rina. “Huuh, kenapa ibuku yang bawel ya, kan yang mau kencan aku,” Desah Rina dalam hati.

Faisal, adalah kekasih Rina saat ini. Dia adalah pria yang berhasil mengisi kekosongan hati Rina semenjak putusnya hubungan dengan mantan kekasihnya. Di suatu hari di acara pasar malam yang diadakan di hari – hari tertentu, Faisal melihat Rina termenung diam di tengah ramainya susana hingar – bingar dan diantara keceriaan para keponakan Rina yang saat itu bersamanya. Di saat itulah Faisal mendekati Rina. Gaya bicara dan daya tarik Faisal, mampu memberikan secercah senyum di saat dirinya sedang sedih, dan hubungan mereka semakin hari semakin meningkat menjadi sepasang kekasih. Faisal adalah pria yang tampan, dia mapan dan sudah bekerja tetap di kota tempat tinggal Rina berada.

Alunan musik pop terdengar merdu keluar dari pemutar musik di dalam mobil. Di saat perjalanan, Faisal sengaja memutar musik pop kesukaan Rina agar suasana menjadi romantis seperti biasanya. Namun, sepertinya hal itu tak berhasil kali ini. Semenjak awal perjalanan, Faisal melihat ada yang tidak beres dengan diri Rina. Dia merasa Rina kali ini banyak terdiam. Hampir selama perjalanan dia mendapati Rina memandangi pemandangan diluar kaca jendela.

“Sayang, apa terjadi sesuatu dengan dirimu? Apa kamu sedang sakit? Ceritakanlah kepadaku, “ Tanya Faisal dengan perasaan gusar.

Mendadak Rina tersentak dari diam dirinya yang seakan mematung mendengar pertanyaan Faisal dan menjawab “ Ah, maafkan aku, aku tidak apa – apa kuk sayang. Emm, lalu, kenapa mendadak subuh – subuh tadi kamu telepon mengajakku kencan di pagi hari seperti ini? Bukannya seharusnya kamu di kantor?”

“Syukurlah kalau kamu tak apa – apa. Aku sempat khawatir. Akan kuberitahu alasannya nanti. “Jawab Faisal dengan mengarahkan senyum manisnya ke arah Rina. Setelah itu dia melanjutkan konsentrasinya untuk kembali menyetir.

Mereka berdua akhirnya berhenti di salah satu restoran terkemuka. Di saat di dalam restoran tersebut Faisal memandangi gerak – gerik Rina yang seperti canggung saat memesan menu makanan dan seakan gelisah memandangi lingkungan sekitar. Ketika ditanya Faisal mengenai sikapnya, Rina malah balik bertanya mengapa Faisal mengajaknya ke restoran semewah ini? Tidak biasanya Faisal mengajak Rina ke tempat yang mewah. Kemudian Faisal menjelaskan semuanya bahwa kemarin dia diberitahu bahwa dirinya naik pangkat menjadi pengawas administrasi perusahaan. Pagi hari tadi adalah peresmiannya, dan besok dia mulai bekerja di posisi barunya, oleh sebab itu dia mempunyai waktu luang untuk mengajak Rina keluar pagi hari ini untuk merayakannya dan tak masalah jika tempatnya mewah. Tak lupa juga Faisal menerangkan bahwa setelah menempati posisi sebagai pengawas ini, jika kariernya baik, maka hanya perlu selangkah lagi menjabat sebagai manajer perusahaan. Setelah keterangan panjang lebar dari Faisal, Rina memberikan selamat atas prestasinya.

Ketika makanan datang dan kemudian dihidangkan, Rina tak sabar untuk segera menikmatinya. Namun anehnya Rina tak merasa aroma sup ayam Tionghoa yang dipesannya. Didepannya hanya berdiri mangkok besar berwarna merah dengan tutupnya yang bulat rapat tak mengeluarkan kepulan asap panas sama sekali seperti yang biasanya dia pesan. Begitu pula halnya dengan punya Faisal yang memesan menu yang sama dengan Rina. Setelah penasaran, ketika dibuka tutup mangkok tersebut, begitu kaget dirinya mendapati ada sebuah cincin di dalam mangkuk tersebut.

Rina, kemudian meminta penjelasan kepada Faisal mengenai semua ini. Tak perlu waktu lama, Faisal menjelaskan segalanya yang menjadi lobang tanda tanya di pikiran Rina. Faisal menjelaskan bahwa dirinya ingin melamar Rina di saat hari kenaikan pangkatnya. Faisal menjelaskan bahwa dia tak ingin berpacaran terlalu lama dan sudah cocok segalanya dengan Rina walau hubungan pacaran mereka hanya berlangsung dalam hitungan bulan saja. Faisal juga mengatakan bahwa bila lamarannya diterima, selepas kelulusan kuliah Rina yang tak lama lagi, Faisal bisa memberi tempat untuk Rina bekerja diperusahannya sekarang dengan memanfaatkan posisi pangkatnya saat ini dan setelah itu segera merencanakan pernikahan. Kemudian Faisal membuka mangkuknya, di dalamnya juga terdapat sebuah cincin. Setelah penjelasan panjang lebar, Faisal kemudian menunggu jawaban dari Rina.

Mata Rina saat itu dipenuhi oleh genangan air mata, saking penuhnya, genangan itu berubah menjadi linangan air mata seperti bak mandi yang luber menampung banyak air seperti keran yang lupa dimatikan. Kedua tangannya pun serasa tak bisa digerakkan, dan dia mulai merasa tanggannya bergetar seperti orang ketakutan. Pandangannya pun sesaat memandang antara cincin dihadapannya, wajah Faisal yang tersenyum, dan juga jam dinding yang menunjukkan hampir pukul 11 pagi.

“ Terima Kasih sudah mau melamarku dan mengungkapkan segala isi hatimu sayang. Terima kasih juga selama ini telah mengisi hatiku dengan kebahagiaan yang tulus darimu. Maaf karena sebenarnya dirimu datang disaat diriku sedang bimbang memutuskan suatu hal yang aku sembunyikan darimu. Sebenarnya ruang kosong dalam hatiku ini sudah diisi oleh orang lain selain dirimu. Tetapi memang aku belum memutuskan siapa yang lebih tepat menjadi penghuni tetapnya. Dan, maaf, untukmu aku hanya membiarkkan cintamu singgah dihatiku, tetapi untuk menjadi penghuni tetapnya aku tidak bisa menerima. Karena sudah ada orang lain yang mengakar dalam hatiku ini.” Kata Rina dengan memandang serius ke arah Faisal.

Faisal mampu mencerna perkataan dari Rina adalah sebuah penolakan. Tapi mengenai orang lain di hatinya, Faisal tidak mengerti apa maksdunya? Apakah Rina berselingkuh di saat bersama dirinya atau memang ada seseorang yang tidak bisa dilupakannya dalam hidupnya? Wajar bila Faisal mempertanyakan itu kepada Rina karena semenjak mereka berpacaran, Rina tidak pernah menyinggung hal tersebut dalam hubungan mereka. Mendadak saja Rina berdiri, mengusap air matanya dan mengambil dua cincin yang berada di dalam kedua mangkuk pesanan mereka. Setelah itu dia mengucapkan maaf untuk terakhir kalinya kepada Faisal kemudian bergegas berlari keluar Restoran. Faisal berusaha mencegahnya namun dia tak kuasa menahan keinginan kuat Rina yang ingin meninggalkannya. Akhirnya dia hanya melihat untuk terakhir kalinya Rina lambat laun berlari dari kejauhan menghilang ditelan bumi dengan perasaan kecewa dan sedih dan penuh tanda tanya.

“Sialan, mengapa cuaca secerah dan sepanas ini hari ini? Padahal aku mengharapkan hari ini hujan sehingga kita bisa tidur nyenyak di kapal nanti. Kalau cuaca begini, kita bakal terpanggang di dalam kapal karena hawa panas, kata Bayu sambil mengusap peluh keringatnya yang bercucuran saat mendorong truk yang mogok bersama rekan - rekannya.

“Sudah jangan terlalu banyak mengeluh. Kalau truk ini tidak cepat menyala, kita akan ketinggalan jadwal pembenrangkatan kapal ke pulau Maluku. Satuan kita bakal kena hukuman habis – habisan bila itu terjadi, “ Kata salah satu rekan Bayu yang juga bermandikan keringat di sampingnya.

Usaha mereka pun tak lama setelah itu membuahkan hasil. Akhirnya, truk militer yang mogok di tengah jalan tersebut kembali mampu berjalan setelah didorong oleh beberapa serdadu. Bayu yang sudah kembali di dalam truk mencoba mengatur kembali nafasnya saat duduk bersandar di kursi berjajar bersama banyak rekannya. Mereka semua berisik mengeluhkan bau keringat yang memenuhi ruangan belakang truk itu tempat menampung para prajurit. Sindiran dan ejekan pun saling terjadi.

Di tengah laju kencang truk tersebut, secara mendadak truk tersebut mengerem dengan kencangnya sehingga mengakibatkan semua prajurit yang berada di belakang saling terhuyung – huyung berdempetan. Mereka para prajurit mulai kesal kalau – kalau truk ini kembali mogok. Mereka, tidak punya sisa kekuatan untuk kembali mendorong truk ini. Namun, kali ini bukan karena mogok, melainkan disebabkan oleh seseorang mencegat truck tersebut tepat didepannya.

“Hai, Mbak, dimana otakmu? Apa kamu mau mati dengan mencegat kami secara mendadak seperti ini? Bagaimana semisal rem kami blong? Apa kamu tak memikirkan resiko itu? “ Bentak salah satu prajurit yang berada di posisi kemudi. Kemudian Rina menghampiri supir tersebut dan meminta maaf. Kemudian Rina menanyakan apakah rajurit yang bernama Bayu ada di truk ini, sebab dia mempunyai kekasih bernama Bayu yang masuk di kesatuan macan tutul di kompi C sesuai tulisan yang tertera di kepala truk militer ini. Sang sopir kemudian menoleh kepada sersan yang berada di sampingnya, kemudian sang sersan memanggil bayu lewat jendela kecil yang menghubungkan dengan penghuni belakang truk. Sang sersan memberi waktu Bayu untuk menyelesaikan urusannya. Saat mengetahui Bayu dicari oleh seorang wanita, rekan – rekannya banyak yang menyindirnya, dan tak banyak yang iri karena Bayu mempunyai seorang wanita yang cantik dan mau berkorban mengejar Bayu sejuh ini.

Ketika berada di hadapanRina. Bayu terdiam mematung memandangi Rina. Dia seakan tak percaya apa yang telah dilakukan Rina. Dia merasa pintu hati Rina sudah tertutup untuknya. Dan dia sebenarnya juga tahu bahwa Rina setelah meninggalkannya, mempunyai seorang kekasih yang lebih tampan dan mapan dibanding dirinya yang sekarang kulitnya semakin menghitam karena selalu ditempa latihan yang berat selama masa bekal pendidikan sebelum tugas keberangkatan dinasnya pada hari ini.

“Rina, aku tak menyangka kamu bakal....”Kata Bayu tapi langsung dengan segera Rina membungkam mulut Bayu. “Aku tak ingin membuang waktumu yang berharga, “ jelas Rina dan kemudian dia mengeluarkan dua buah cincin dari sakunya. “Bukannya pintu kesempatan masih terbuka sesuai yang kamu katakan sebelum keberangkatanmu. Maka cepat lamarlah aku sebelum pintu itu tertutup dan aku berjanji akan menunggumu selama 2 tahun.”

Disaat Rina mengatakan itu kepada Bayu. Rina melihat burung prenjak yang tadi pagi sempat bolak – balik ke dahan pohon belimbing rumahnya, mencari ranting – ranting kecil yang sudah layu. Saat ini dilihatnya burung itu, dengan keadaan loyo membawa sebuah ranting kecil menuju ke dahan pohon tak jauh dari tempat mereka berdua berdiri. Didahan itu sebuah sarang sudah terbentuk meski belum 100% selesai. Saat hinggap disarang itu, sang burung itu seakan menyulam rumah mereka dengan ranting. Rina sadar di salam sarang rumah tersebut ada sang betina yang sedang mengerami telurnya. Rina kaget mengetahui kejadian ini bahwa sang jantan terbang dengan jarak sejauh itu mengambil ranting di pohon rumah demi membenarkan sarang yang rusak untuk kenyamanan sang betina. Begitulah, berapa lamanya, berapa jauhnya jarak yang memisahkan, sang jantan pasti akan kembali ke tempat dimana pujaan hati berada. Dan itulah gambaran yang terpancar di wajah Bayu saat ini yang berada di depannya. 


Yup. Akhirnya aku bisa berbagi cerpen-ku yang ke tiga ini bagi para pemirsa. Semoga kalian menikmatinya. Silah kan yang mau copy paste, asal jangan lupa nyantumin sumbernya untuk menghargai penulisnya, trims.

Wednesday, December 19, 2012

Resident Evil Marhawa Desire



Membaca judul Resident Evil, tentunya hampir sebagian besar orang Indonesia sudah mengenalnya lewat sebuah film Resident Evil yang kerap kali ditayangkan di tv, bahkan sering diputar berulang - ulang. Yup, film Resident Evil memang sering mewarnai layar kaca pertelevisian kita. Memang film resident Evil totalnya berjumlah ada 5 seri. Seri pertama Resident Evil dirilis pertama kali tahun (2002) selanjutnya diteruskan dengan sekuelnya Resident Evil Apocalypse (2004) Resident Evil Extinction (2007) Resident Evil After Life (2010) dan seri terakhir penutup cerita Resident Evil Retribution (2012) yang baru di bulan Oktober kemarin hadir mewarnai bioskop - bioskop di kota besar di indonesia. Dari tahun 2002 - 2012 total sudah 11th cerita Resident Evil sudah mewarnai jagad perfilman. Jadi toh waktu 11th sudah lebih dari cukup membuat warga Indonesia familiar dengan judul Resident Evil, tak sedikit juga yang menjadi penggemarnya. Mendengar judul Resident Evil, pasti kebanyakan warga Indonesia langsung merujuk kepada sosok menyeramkan, yakni Zombie, hiiii >,<

Namun apakah seri Resident Evil itu pertama kali dimulai dari sebuah film dan dibuat oleh industri film dari Amerika? Jawabannya adalah tidak, karena Resident Evil sejatinya adalah sebuah game bergenre survival horror. Game Resident Evil dibuat oleh salah satu undustri video game raksasa Capcom yang bermarkas pusat di Jepang. Game perdana Resident Evil direlease pertama kali pada 30 September 1997 dan diperuntukkan untuk konsol Playstation. Kemunculan game Resident Evil pertama kali ini bisa dibilang fenomenal, karena genre survival horror-nya yang sanggup memikat banyak orang dan menjadi revolusioner, karena kemuncullan berbagai judul game - game horror selanjutnya merupakan cikal bakal dari genre survival horrornya Resident Evil pertama ini. Karena kesuksesannya itu, Capcom kembali membuat sekuel dari game pertamanya, maka muncullah game Resident Evil 2 pada tahun 1998 dan masih diperuntukkan bagi konsol Playstation. Resident Evil 2 ini banyak mendapat label Editors' Choice pada banyak majalah dan situs online yang mereviewnya dan termasuk kategori luar biasa di jamannya saat itu, begitu pula dengan cerita penutup di seri game Resident Evil 3 (1999) dan juga masih tetap diperuntukkan bagi konsol Playstation.   

Saat era Playstation berakhir dan dilanjutkan dengan adikknya Playstation 2 dengan grafik tampilannya  yang lebih bagus, maka Capcom merelease game Resident Evil 4 untuk konsol PS2 pada tahun 2005. Di game Resident Evil 4 ini juga terbilang revolusioner, meski genre masih tetap survival horror namun semua gameplay-nya berubah drastis. Perubahan yang dilakukan Capcom pada seri Resident Evil 4 ini menuai banyak reaksi positif bagi seluruh fans-nya. Kemudian di era Playstation 3 dengan tampilan grafik yang luar biasa hampir mendekati kenyataan, Capcom merelease game Resident Evil ke -5 nya pada tahun 2009. Di game ke-5 nya ini, genre survival horror masih sedikit tersisa, tetapi kebanyakan sudah mengarah ke game bergenre action. Untuk gameplay masih tetap mempertahankan seperti pada pendahulunya di seri resident Evil 4 namun dengan tambahan beberapa inovasi. Nah, di bulan Oktober 2012 kemarin Capcom baru saja merelease seri terbaru yakni Resident Evil 6. Untuk yang seri ke - 6 ini memang aku sendiri belum pernah memainkannya, jadi aku belum bisa banyak menyimpulkan. Namun di banyak review yang saya baca, banyak yang menyebutkan bahwa seri ke-6 Resident Evil sangat kental dengan unsur actionnya dan benar - benar sudah meninggalkan genre survival horror yang sejatinya adalah nyawa dan ruh dari seri Resident Evil secara keseluruhan.

Lalu, apa sih Resident Evil Marhawa Desire  yang aku jadikan judul postingan kali ini? Jawabannya bermula kira - kira 5-6 bulan lalu saat aku jalan - jalan di toko buku Gramedia di Jogja. Saat itu aku muter - muter hunting kalau - kalau ada novel yang sedang diskon. Sayangnya saat itu tidak ada yang diskon. Mengapa aku cari yang diskon? Memang aku kuatnya beli yang diskon kuk ( Miris benar nasibnya T,T ) Lalu tak sengaja di tumpukan komik yang baru datang dari kejauhan memandang, aku membaca  ada judul Resident Evil. Awalnya sih tak percaya," Resident evil!!!??? Komik??!! Yang benar saja," pikirku dalam hati. Namun setelah mencermati lebih teliti dan mendekati sosok buku berwarna hitam berkover mengerikan itu, ternyata memang benar, ini komik Resident Evil, dengan lanjutan judulnya Marhawa Desire. 

Cover komiknya mengerikan, yakni zombie seorang gadis memakai seragam sekolah di volume yang pertama. Sinopsis yang dicantumkan di belakang komiknya juga sangat sedikit, membuat penasaran saja. Karena aku ngefans sama Resident Evil, tetapi lebih ke video gamenya sih daripada Filmnya, dan dibuat tersiksa penasaran setengah mati akan bagaimana ceritanya di komik ini? Yah mau gimana lagi, penerbitnya juga sukses ngasih sinopsis yang pendek agar rasa penasarannku timbul dan akhirnya membelinya, dan rencana sang penerbit berhasil memakan aku sebagai salah satu korban untuk menjadi pembelinya,hehe.

Komik Resident Evil Marhawa Desire ini ditulis dan digambar oleh komikus Naoki Serizawa. Diterbitkan di Jepang sana tahun 2012 dan untuk seri pertamanya dan masuk Indonesia kalau tidak salah bulan April atau Mei, sebab aku sendiri juga lupa. Dan untuk volume ke-2 nya baru release bulan Desember 2012. Saat ini mungkin Naoki Serizawa sedang sibuk bekerja keras membuat volume ke-3 nya. Entah kapan yang volume ke-3 bakal beredar, namun aku berharap jangan terlalu lama sebab keburu lupa ceritanya kalau kelamaan. Nah, kali ini aku ingin berbagi sedikit cerita mengenai komik Resident Evil Marhawa Desire kepada pemirsa sekalian.

Dought Wright, Professor Saints dan Teknologi di Bennet University Singapura, suatu hari mendapat surat dari kepala sekolah Marhawa School yakni Mother Gracia yang tak lain adalah mantan pacarnya sendiri di masa lalunya. Mother Gracia meminta bantuan Dought untuk meneliti adanya salah satu siswa yang tiba - tiba mengamuk dengan tubuh yang membusuk. Karena khawatir akan adanya hal - hal yang tidak diinginkan, maka Dought langsung memutuskan untuk mengambil cuti selama 3 hari dan menuju ke Marhawa School. Sebelum berangkat, dia juga tak lupa mengirim pesan ke BSAA (Pasukan Khusus Terorisme Biologis) untuk berjaga - jaga kalaupun insident yang terjadi di Marhawa School ada hubungannya dengan bioterorisme, meskipun dalam pesan tersebut Dought tidak menyinggung mengenai kejadian di Marhawa School. Selain menjadi Profesor, Dought juga menempati posisi sebagai konsultan di BSAA. Dought juga mengajak keponakan dan sekaligus mahasiswa di kampusnya yakni Ricky Tozawa menuju ke Marhawa School untuk menemaninya.

Marhawa School sendiri adalah sekolah kelas elite yang terdapat di Benua Asia. Sekolah yang menumbuhkan banyak siswa berkelas dengan sistem pendidikan modern-nya, namun berada di tempat terpencil agar siswanya tidak terpengaruh dunia luar yang akan berdampak pada minatnya pada pembelajaran. Dought dan Ricky terkejut saat Mother Gracia menunjukkan salah satu muridnya sudah berubah menjadi zombie dan dipasung di ruang bawah tanah di Marhawa. Dought menyarankan kepada Mother Gracia agar masalah ini dibawa ke pihak berwenang dan meminta bantuan BSAA karena sekolah Marhawa ini sudah dijadikan target bioterorisme organisasi tertentu maupun tujuan terselubung terorisme. Namun Mother Gracia enggan melakukannya, dia tidak ingin apa yang terjadi di Marhawa School diketahui dunia luar, karena pasti reputasi sekolahnya akan tercemar dengan adanya insident ini. Mother Gracia pun memaksa Dought meneliti apa penyebab virus yang membuat salah satu muridnya menjadi zombie. Kekeras kepalaan kepala sekolah Mother Gracia inilah yang tidak ingin adanya pihak luar mengetahui insident di sekolahnya dan hanya mengandalkan Dought untuk mencari pemecahan jalan keluarnya dengan ancaman tutup mulut mengenai masalah ini, menjadi mimpi buruk yang tak akan terlupakan. Penyelidikan dan penelitian pun dilakukan Dought dengan bantuan pihak sekolah, meski sebetulnya Dought dan keponakannya ingin melarikan diri dari sekolah ini namun pihak sekolah mencegahnya. Dan kepala sekolah Mother Gracia pun semakin melakukan tindakan gila diluar batas untuk menutupi jejak masalah bioterorisme di sekolahnya di saat kejadian menjadi kritis saat virus tersebut sedikit demi sedikit menyebar di wilayah sekolah. Salah satu pekerja bawah tanah di Marhawa School yang selamat saat mendadak diserang rekan kerjanya yang mendadak berubah menjadi zombie mengatakan bahwa ada seorang wanita bertudung yang menyebarkan suatu benda asing yang membuat rekannya menjadi zombie. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan setelah tanpa sengaja mendapat keterangan dari Bindi Begara, selaku ketua osis dari Marhawa School yang diam - diam membantu Dought melakukan penyelidikan bahwa dia pernah melihat wanita itu dan mengenalnya sebagai Nanan Yoshihara. Namun Bindy merasa aneh dan tidak percaya bahwa Nanan yang juga sahabatnya itu masih hidup, karena sebetulnya Nanan Yoshhara sudah meninggal 3 bulan yang lalu. Informasi ini ditanyakan oleh Dought kepada Mother Gracia dan betapa kagetnya Dought mendengar penjelasan dari Mother Gracia bahwa dia sendirilah yang telah membunuh Nanan Yoshihara 3 bulan yang lalu oleh suatu alasan. Disamping kejadian bioterorisme yang melanda, rahasia - rahasia kelam yang terjadi di Marhawa School pun mulai terkuak.

Di sisi lain pihak BSAA yang mendapat pesan dari Dought merasa curiga karena Dought tidak dapat dihubungi setelah pemberitaan pesan yang diterima oleh pihak BSAA. Lalu komandan BSAA yang menjabat saat itu yakni Chris Redfield dan dua rekannya Piers Nivan (Alpha Team BSSA Amerika Utara) dan Merah Biji (BSAA Timur Jauh) melakukan perjalanan ke Singapura tempat dimana Professor Dought dan juga sebagai konsultan BSAA itu bekerja untuk menindak lanjuti pemberitaan pesan singkat yang diterima markas BSAA oleh Dought. Di Universitas Bennet, tempat Dought bekerja, tim BSAA menemukan bahwa Dought belum kembali selebih masa cuti yang dimintanya dan juga keponakannya Ricky Tozawa. Namun pihak kampus tak mendapat keterangan dimana dia sekarang berada, tetapi pihak BSAA mendapat informasi dari teman - teman mahasiswa Ricky yang menyatakan bahwa Ricky pernah bercerita bahwa dia dan pamannya akan melakukan perjalanan liburan ke Marhawa School. Nah, lalu bagaimana kelanjutan ceritanya, silahkan baca sendiri komiknya,hehe :)

Friday, December 14, 2012

Tuck Everlasting

Untuk mencari toko komputer yang masih buka di tempatku pada hari minggu sangatlah susah. Dua bulan lalu, hari minggu sore, aku menghabiskan hampir setengah liter bensin hanya sekedar untuk berputar - putar dengan motorku mengelilingi kota, mencari kalau - kalau ada satu atau dua toko komputer yang masih memajang tulisan "open" di pintu masuknya di hari minggu. Sayangnya harapanku sia - sia, setelah sekian lama berkeliling layaknya pedagang sayur, tak satupun toko yang aku temui membuka matanya, alias semuanya pada tidur. Hari minggu memang hari yang cocok untuk tidur pulas, begitu pula sebagian besar toko yang pastinya akan tutup demi memberi waktu bebas bagi karyawannya. 
 
Saat itu aku sangat membutuhkan tinta printer, karena aku benar - benar kehabisan tinta terutama warna hitam. Mengingat hari Senin-nya sudah memasuki mid semester, aku benar - benar membutuhkan tinta untuk print out materi ujian. Akhirnya aku benar - benar menyerah untuk mencari toko komputer. Sebenarnya aku tahu bukan hanya toko komputer saja yang menjual tinta printer, banyak toko lain yang juga menjualnya, tapi tentu pasti akan berbeda harganya. Oleh sebab mengapa aku memprioritaskan untuk mencari toko komputer dari pada toko lainnya karena masalah harga yang lebih murah. 
 
Ujung - ujunganya, terpaksa aku mendatangi toko buku yang termasuk besar di tempatku yang tetap buka pada hari Minggu sekalipun. Disitu juga menjual tinta, tapi memang harganya lebih mahal. Saat pertama kali masuk, perhatianku sudah teralihkan dari tinta menuju ke diskon buku sampai 50%. Mau tidak mau aku menganak tirikan sementara niatku membeli tinta dan malah menghabiskan waktu melihat tumpukan buku apa saja yang sedang dilabeli diskon sampai 50 % >,<

Buku yang dikenai diskon sangat beragam, mulai dari pelajaran, agama, umum, anak - anak, teknologi, novel, komik, dll. Aku banyak menghabiskan waktu di tumpukan buku berjenis novel. Setelah sekian lama berjibaku dengan beradu argumen di dalam hati "mau beli atau tidak, mau beli atau tidak, mau yang ini murah tapi kurang menarik, mau yang itu kuk kemahalan kalau dijadikan satu pembayarannya bersamaan dengan membeli tinta" yah terlihat seperti orang dilema. Tanpa sadar perhatianku tertuju pada salah satu judul novel "Tuck Everlasting" karangan Natalie Babbit. Segera setelah melihat judul itu dari kejauhan aku langsung menghilangkan dilemaku dan menuju rak yang memajang novel itu. 

Saat aku memegang novel itu dan membaca sinopsisnya, sepertinya kuk ada perasaan pernah membaca judul novel ini namun juga tak yakin judul yang sama yang pernah aku baca itu adalah sebuah novel, maksudnya tak lain bisa juga kesamaan judul dari sebuah lagu ataupun film. Tapi aku yakin pernah membacanya di tempat lain dan di lain waktu, dan aku bisa pastikan judulnya itu sama dengan novel ini. Untuk mengatasi rasa tanda tanyaku, aku mengeluarkan smartphoneku dan mulai mengetik judul itu di mbah google. Ohhhh, ternyata yang keluar paling atas adalah situs IMDB ( internet Movie Database ) yang memaparkan bahwa Tuck Everlasting adalah sebuah film. Setelah aku buka situs IMDB yang mereview singkat film Tuck Everlasting dan aku sandingkan dengan novel yang ada di depanku dengan judul yang sama, apakah ada kaitannya, ternyata memang ada. Film Tuck Everlasting adalah film yang dibuat berdasarkan dari novelnya. Dan karena itu juga, aku jadi sadar alasan mengapa aku teringat sesuatu saat membaca judul pada novel ini terjawab sudah, yakni saat mengetahui lewat internet bahwa film ini dibuat pada tahun 2002, mungkin masuk indonesia tahun 2003, aku ingat saat itu masih di bangku SD atau SMP kelas 1. Pada tahun itu aku pernah pergi ke rental untuk menyewa film. Dan di deretan pajangan film New release, aku pernah memegang kaset film Tuck Everlasting ini dan membaca sinopsisnya, meski waktu itu aku gak jadi menyewanya, karena pilihanku saat umur itu lebih ke film action, horror yang pada zaman itu  seperti Matrix, Terminator 3, Minority Report, Kiss of the Dragon, Jurrasic Park 3, Spiderman yang pertama, The Lord of The Ring the Fellowship of the Ring, dll. Itu sebabnya mengapa aku teringat sesuatu saat membaca judul dan sinopsis novel ini.

Nah dilemaku kembali muncul. Aku jadi bingung mau beli novel yang mana, karena sebelumnya, aku sudah menentukan beberapa pilihan di rak buku diskon lainnya. Aku kembali melanjutkan membaca review singkat lagi mengenai film Tuck Everlasting di internet lewat smartphone-ku. Di situ disebutkan bahwa film ini dibuat berdasarkan "Based on the Award Winning Novel" nah berarti novel Tuck Everlasting ini pernah mendapatkan penghargaan. Setelah itu, industri film yang membuatnya bukan main - main, yakni salah satu industri besar yakni Walt Disney. Sedangkan bintang yang memerankan tokoh utamanya yang zaman itu mungkin masih belia yakni Alexis Bledel (Sin City) Jonathan jackson (Insomia) Untuk seniornya Pemenang academy award William Hurt (Hulk, Into the wild, The Village, Vantage Point, A.I, Robin Hood) Sissy Spacek (Ring Two, North Country, Carrie) Pemenang academy award Ben Kingsley ( Iron Man 3, Shutter Island, Hugo, Gandhi, Oliver twist). Setelah selesai membaca keseluruhan review singkat itu aku jadi memutuskan untuk membeli novel Tuck Everlasting. Dan karena review singkat itu juga membuat aku heran, mengapa buku novel yang menurutku tidak begitu tebal, dan harganya setelah diskon pun cuma 12 ribu rupiah, mampu mendapat penghargaan dan difilmkan oleh Walt Disney? Dan tokohnya pun diperankan oleh artis sekelas academy award? Faktor - faktor itulah yang membuatku mempertimbangkan untuk membeli novel ini. Nah setelah ini aku ingin sedikit berbagi cerita mengenai Tuck Everlasting ini kepada kalian, setidaknya biar gak penasaran bagi yang membaca postinganku kali ini. 

Winnie Foster jackson, seorang gadis berusia 10  tahun yang kabur dari rumahnya karena merasa terkekang,  jatuh cinta saat bertemu dengan Jesse yang mempunyai wajah tampan berperawakan 17 tahun tetapi aslinya dia berusia 104 tahun. Winnie awalnya tidak tahu bahwa usia Jesse adalah 104 tahun. Setelah membaur lama dengan keluarga Jesse ( Keluarga Tuck, terdiri dari Ayah,Ibu jesse dan kakaknya ) yang menjadi tempat pelariannya, yang mempunyai letak rumah tersembunyi karena suatu alasan, Jesse akhirnya mengungkapkan rahasia keluarga Tuck kekal abadi karena meminum air dari mata air di dalam hutan Treegap yang dimiliki oleh keluarga besar Winie. Jesse menceritakan bahwa letak rumah keluarganya tersembunyi tak lain agar rahasia abadi keluarga mereka tidak terbongkar khalayak umum mengenai rahasia mata air abadi itu. Dia menceritakan semuanya tak lain agar Winie juga meminum mata air tersebut saat dia menginjak umur 17 tahun nanti agar mereka bisa terus bersama berdua.

 Di sisi lain ada pria tua bersetelan kuning yang menghabiskan seumur hidupnya untuk mencari keluarga Tuck. Pria tua itu mendengar kabar mengenai keluarga Tuck yang abadi ketika neneknya mempunyai pasien wanita yang dalam kisah ini adalah istri dari kakak Jesse yakni Miles. Istri Miles yang meninggalkan keluarga Tuck menjadi gila karena dirinya menjadi tua sedangkan suaminya tidak harus berakhir di rumah sakit dan setiap hari meneriakkan keluarga Tuck penyembah setan. Ketika nenek pria tua itu bercerita pada saat pria tua itu saat masih kecil mengenai pasiennya yang selalu meneriaki nama keluarga Tuck yang abadi, minatnya menjadi terusik untuk mencari kebenarannya. Setelah puluhan tahun, di umur tuanya akhirnya dia menemukan keberadaan keluarga Tuck yang tersembunyi beserta rahasianya. Pria tua itu memanfaatkan situasi pelarian diri Winie dengan mengadukan keberadaan Winie kepada keluarganya dan pihak kepolisian dengan fitnah bahwa keluarga Tuck telah menculiknya, tetapi lokasi keberadaan Winie harus ditukar dengan syarat yang diajukan pria tua itu kepada keluarga Foster, yakni hutan Treegap harus bisa dibelinya dengan sah dari keluarga Foster, tak lain pria tua itu ingin menguasai mata air abadi itu untuk mendapatkan keuntungan. Lalu bagaimana dengan jalinan cinta Winie yang manusia biasa dan Jesse yang sudah kekal dengan adanya permasalahan fitnah mengenai penculikan Winie yang melanda keluarga Tuck dan ambisi pria tua jahat yang ingin menguasai mata air abadi? Lebih baik kalian baca novelnya atau lihat saja filmnya sendiri,hehehe :)    

Monday, December 10, 2012

APKOM Year End Sale 2012

Minggu kemarin, tepatnya tanggal 2 Desember 2012, saya mengunjungi ajang pameran komputer APKOM Year End Sale 2012 yang diadakan di Jogja Expo Center mulai tanggal 1-5 Desember. Awalnya sih gak ada niat buat berkunjung ke pameran tersebut, namun ada teman yang ngebet suruh nemenin karena dianya gak pede lo jalan sendiri, itu sih alasannya, tapi menurutku dia sengaja cari teman buat dihutangin duit lo misal dia kekurangan uang buat bayar sesuatu barang yang dia beli di pameran nanti, hmmm niatnya dah bisa aku baca. Tapi gak masalah, berhubung saat itu aku ada waktu, oke - oke aja sekalian jalan - jalan mengisi waktu.

Sayangnya pas setengah perjalanan menuju lokasi, mendadak hujan. Wah gawat, mana bawa mantel cuma satu lagi, yach terpaksa deh berteduh di tempat seadanya. Hujannya saat itu bener - bener lebatnya bukan main, kami butuh waktu 30 menitan lah buat berteduh, saking kedinginan ampek menggigil serasa dimasukin ke kulkas aja. Gara - gara itu juga saat aku nulis nih postingan, hidungku mampetnya bukan main disertai batuk - batuk ringan, aslinya dah mendingan saat ini, kemarin - kemarin lebih parah >,<

Begitu Hujan reda kami melanjutkan perjalanan menuju tempat lokasi. Saat memasuki lahan parkir, ya ampunn kagetnya setengah mati saat kita mengetahui hampir gak ada lahan parkir yang tersisa buat nampung motor kita. Aku sebelumnya juga udah ngerasa bakal sepenuh ini, sebab saat memasuki area gedung aku liat area parkir mobil aja para pengemudinya pada bingung mau ngeluarin dan masukin mobilnya, saking penuhnya kayak sarang lebah. Tapi akhirnya, meski memakan waktu 5 menit muter - muter lahan parkir, ketemu juga tempat kosong, langsung tuh kita sosor masuk biar gak kalah cepat diambil orang lain, mengingat yang muter - muter bingung nyari lahan parkir yang kosong bukan hanya kita, tapi puluhan atau bisa saja mencapai ratusan sepengelihatannku.

Ada yang beda dengan pameran kali ini saat kami antri di tempat pembelian tiket masuk. Biasanya hanya tertera satu harga tiket masuk, namun kali ini ada dua harga tiket masuk. Setelah aku baca dengan teliti ternyata ada dua pameran yang diadakan di gedung ini, yakni pameran komputer dan satunya elektronik, automotive dan lifestyle. Ya karena aku udah capek - capek antri aku putuskan beli tiket yang harga paling mahal agar bisa masuk di ke-dua pameran itu karena emang lokasi dua pameran itu di dalam gedung dipisah oleh sebuah papan sekat, jadi gak bisa asal masuk dari pameran satu ke pameran lainnya, tetap harus menunjukkan tiket.

Untuk yang pertama aku memasuki pameran elektronik, automotive dan lifestyle. Memang niatnya aku ingin ke pameran komputer nemenin temenku, tapi minatnya terusik buat mengunjungi pameran satunya, hanya sekedar ingin tahu. Di dalam pameran, pertama kali masuk, kami udah disuguhi berbagai SMART TV milik LG, yang tentu saja udah berteknologi  3D. Karena disuguhi kacamata 3D maka kami mencoba memakainya dan mengaplikasikannya ke SMART TV tersebut. Hasilnya WWOOOOWWW kami serasa melihat konser betulan di depan kami, karena saat itu yang kami saksikan adalah boyband asal korea entah apa nama groupnya tapi mereka seakan bergerak dan berjoget, bernyanyi di depan kami karena efek teknologi 3D nya.

Masuk ke dalam lagi berbagai merek alat - alat elektronik keluarga sudah dipajang seperti halnya dispenser, magic jar, kipas angin, microwave, alat mandi untuk air panas, dll. Untuk di sisi kanan dan kiri di area pameran, banyak stand industri fashion untuk life style seperti batik, tas , dan pernak - pernik lainnya dipamerkan. Untuk bagian tengah, ada beberapa merek mobil keluaran terbaru yang juga unjuk gigi dengan segala fiturnya.

Selesai di sesi diatas, barulah kami memasuki pameran komputer Apkom. Nah disini, segalanya pernak - pernik mengenai dunia IT dipamerkan. Lebih dari 50 stand yang bergabung di pameran kali ini kalau tidak salah. Mulai dari desktop, laptop, netbook, Ultrabook, ipad, notepad, smartphone, jeroan PC, aksesori PC, buku-buku IT, dll semua tersedia, komplit pokoknya, dan lagi, semua serba diskon selama pameran. Nah yang menarik disini, banyak sekali tablet lokal yang harganya dibawah 1jt menawarkan performa yang bisa dibilang memuaskan, meski tergiur, tetapi tetap tahan nafsu buat beli deh, ntar kantong jadi bolong,hehe. 

Tablet kayaknya jadi primadona di pameran kali ini, karena stand - stand yang memamerkan tablet lokal maupun branded banyak diserbu pengunjung. Yah selain ringkas, ekonomis, mudah dibawa kemana - mana untuk berselancar internet kapanpun - dan dimanapun baik melalui koneksi wifi maupun yang sudah insert simcard baik EVDO untuk CDMA maupun 3G untuk GSM, harga murah dan spesifikasi mumpunilah yang menyedot banyak perhatian pengunjung.







 Ini nih, jajaran LED TV, PLASMA TV, dan SMART TV dari Samsung dan SONY. Resolusi gambar yang tinggi, membuat tampilan semakin ciamik dan segar dipandang.





Jajaran kulkas masa depan. Aku gak tahu nih daleman kulkas apa aja ya kuk tingginya rata - rata hampir mencapai 1,8 meter. Harganya juga selangit. Semua udah serba tombol LED dan tentunya hemat energi. Belanja buah sebanyak - banyaknya kayaknya mampu ditampung deh di dalam kulkas seukuran ini dan tentunya kesegaran buah terjaga lebih lama.






 Ini dia jajaran Handycam, Kamera Digital dan Smartphone dari Sony.  Semua dalam keadaan hidup dan semua pengunjung boleh menguji - cobanya sebelum dinikahi, eh maksudnya sebelum membeli bisa dicoba sepuasnya apakah sesuai selera atau tidak.





Aneka netbook, smartphone dan tablet mulai dari merek branded sampai lokal semua dipamerkan disini dan siap untuk dijajal kemampuannya. Harganya pun banyak yang diskon dan ada banyak bonus disetiap pembeliannya.






Ini nih, VGA pendatang baru di Indonesia bermerek Afox. Selain harga yang ditawarkan pas dikantong, performa juga gak kalah dengan merek terkenal seperti MSI, HIS, XFX, GIGABYTE, DLL. Afox mengusung langsung dua raksasa AMD radeon dan Nvidia di jajaran produknya.




Nah yang ini adalah mobil hasil kreasi dari Kupu - Kupu Malam Auto Fashion. Keren yach. Perlu diketahui, Kupu - Kupu malam adalah salah satu bengkel modifikasi besar di Jogja. Tahu kan mobil listrik jenis Ferrari-nya Pak Dahlan Iskan ( Menteri BUMN ) juga dirakit di kupu - kupu malam. Selain itu, mobil berjenis Tuxuci yang salah satu pemesannya adalah Presiden terhormat kita bapak SBY, juga dirakit disini.




Gara - gara diajak ke pameran. Akhirnya aku beli juga dah barang disana. Rencana pingin hemat tapi buyar sudah. Gambar di atas adalah barang - barang yang aku beli di pameran. Sebelah kiri adalah cleaning kit LCD, hanya dijual 5ribu rupiah, aku sikat aja, di bawah warna pink dan oranye adalah card reader multi dan crad reader hanya khusus microSD, karena hanya dijual 4ribu dan 7ribu aku sikat juga. Paling atas adalah modem CDMA EVDO dari smartfren, modem ini buatan air flash, didalamnya ditanam chipset dari Quallcom. Harga normal 299 tp dipameran jadi 260rb, sikat aja sih sekalian, tapi aku beli bukan karena harganya, tapi karena chipset modemnya yang Quallcom dan bonus 2 bulan internet dari smartfren lumayan buat berkunjung dan berbagi traficc di blog kalian semua pemirsa.






Aneka Browsur  yang aku dapat saat di pameran. Sebetulnya masih ada banyak lagi browsurnya. Tapi aku hanya potret sebagian saja, gak muat di view lcd kameranya, ntar kalau dibuat mode panorama malah kepanjangan saat diposting.

Sebenarnya aku ingin lebih banyak lagi mengambil gambar seperti game - game terbaru yang dimainkan di pameran, stand - stand pakaian batik, stand buku - buku IT dll. Tapi karena pengunjung yang membludak, buat jalan aja susah, apalagi cari tempat buat cari sudut pandang yang bagus buat memotret, syukur - syukur masih bisa ambil beberapa gambar di atas. Yah, Alhamdullilah, akhirnya bisa berbagi dengan kalian semua. Semoga kalian menikmati :)


Wednesday, December 5, 2012

KULINER YUKKK!!!

Rasanya sebel kalau kamarku penuh sesak oleh keponakan - keponakanku yang masih kecil. Mana seprei kasur sering lepas berulang - ulang karena kasurku dibuat area bermain. Bungkus jajanan berserakan dimana - mana. Apalagi mereka pada standby di depan laptop buat browsing tanpa boleh diganggu gugat, hadduwwhh ga bisa blogwalking nih T,T Mau marah juga ga bisa, emosiku kalah dengan keluguan dan kelucuan tingkah pola mereka. Kalau cinta malu - malu tapi mau, kalau aku perasaan sebel tapi muka tetep mesem ^,^

Tanggal 1 kemarin tepatnya bukan hari libur, tapi kebanyakan saudaraku datang ke rumah untuk memperingati 1 tahun meninggalnya kakek aku, hik T,T Yah, kalau ditempatku ada tradisi memperingati kematian seseorang setiap jangka waktu 40 hari, 100 hari, 1tahun kemudian 1000 hari dengan mengadakan yasinan pada malam harinya. Tentu saja mau tak mau pada tanggal dan hari yang sudah ditetapkan, semua keluarga harus hadir kalau bisa.Terutama semua anak - anak dari kakekku untuk membaca surat yasin pada malam harinya pas acara dimulai. Kalau aku sebagai cucunya, dan emang semua cucunya yang dah gedhe emang gak baca yasin pas acara peringatan, tapi lebih banyak berkutat ma gelas, piring di belakang buat nyuguhin para tamu. Yah meski begitu, aku tetap berdoa yang terbaik buat kakekku di alam sana. Hal yang aku inginkan seperti kakekku adalah meninggal di hari jum'at alias Khusnul Khotimah, karena dijamin bebas dari fitnah kubur. Karena tamu yang datang tak begitu banyak, maka tugasku ma saudara - saudara lain yang sebaya cepat selesainya, jadi ada waktu buat lihat sisa pertandingan timnas Indonesia vs Malaysia di piala Aff, sayang timnas kita kalah T,T Menurutku mereka kalah bukan karena jelek, tapi karena dampak polemik PSSI dan KPSI yang tak kunjung selesai. Bagaimana bisa garuda juara kalau hanya terbang dengan satu sayap, benar kan? Kita akan juara kalau PSSI dan KPSI sudah bersatu. Aminn. 


 Nah kebetulan, pada hari memperingati 1 tahun meninggalnya kakek aku, saat itu juga Paman aku, anak pertama dari kakek aku berulang tahun. Nah, sebelum kedatangannya dari Surabaya, keluarga di rumah dan sebagian saudara yang sudah datang menyiapkan surprise berupa membelikan kue ulang tahun. Pamanku memang terkejut ketika tahu ulang tahunnya bakal dirayakan mendadak. Padahal anak dan cucunya gak tau ulang tahunnya,hehe :D Untung saja banyak saudaranya yang masih ingat :)



Nah umumnya kalau ada teman kita ulang tahun, pasti kan kita bergurau untuk mendesakknya mentraktir sesuatu sebagai bentuk perayaan. Gak beda jauh deh, keluarga aku juga bergurau mendesak paman aku buat traktir sesuatu, yang diomongan memang sekedar bergurau, tapi dalam hati dah diniatin 100%  *,*

Yah, emang diluar dugaan, paman aku langsung menyanggupi gurauan kami semua. Malah paman aku suruh kami semua cepat - cepat ganti baju buat keluar coz mengingat kalau waktunya mepet, sebab malamnya ntar ada acara peringatan kakek aku dengan yasinan. Yah aku sih gak begitu enak ma paman aku, baru datang eh diajak keluar suruh traktir. Tapi ya mau bagaimana lagi, malah aku duluan yang siap - siap ganti banju untuk berangkat pergi >,< Yah, akhirnya kuliner juga. "Aminnn" paling semua saudara aku menyerukan kata itu dalam hatinya,hehe :)

Setelah muter - muter di kota Klaten, akhirnya kami semua singgah di tempat makan Banyu Urip. Ya memang Banyu Urip salah satu resto besar di kota Klaten. Banyu Urip lo diartikan ke bahasa indonesia yakni Air Hidup. Nah dibawah ini aku akan berbagi kepada kalian semua jenis kuliner makanan dan minuman apa saja yang kami semua pesan. Memang kami semua memesan banyak menu,  tapi aku hanya mengambil beberapa saja. Nanti lo kebanyakan bisa tanpa sadar kelaparan yang baca postingan aku ini, he :)



Karena pamanaku ulang tahun, jadinya kami saranin dia memesan mie goreng ulang tahun. Namanya aneh memang, konyol juga, tapi setidaknya pas buat moment kalau ada yang ulang tahun. Trus yang ada di atas mie itu ikan wader asam manis. Ikan wader namanya berbeda - beda di setiap daerah, entah apa nama sebutan untuk ikan wader di tempat kalian.



Nah kalau yang ini Teriyaki, masakan asal Jepang. Pas aku coba cicipin kuk rasanya kaya Tongseng kambing ea? Atau emang sebenarnya sama cuma beda namanya? Taulah.




Kalau yang ini cumi tepung dan saos ala Hong - Kong. Rasanya gurih tepungnya, dan dagingnya kenyal, kalau digigit tepungnya dan lo dah kena dagingnya baru kerasa nikmatnya, coz dalemannya ternyata masih panas meski luarnya dingin.



Nah kalau yang ini tenderloin. Isinya daging sapi dikemas tepung super gurih alias cripzy dan dikasih alas HOT PLATE  yang panas, coz pas pertama disajikan kuahnya bener - bener berisik menguap kaya air yang sudah masak.



Kalau ini ikan kerapu. Ikan laut sih bukan tawar. Baru kali ini aku rasain ikan kerapu. Daripada jauh - jauh ke pantai. Rasanya hambar sih ikan kerapu ini, tapi rasa hambarnya ditutupin ma saos kecap aneka bumbu rempahnya yang bikin sedap.



Untuk minumannya pada pesen yang aneh - aneh,  ada yang pesan es telaga, es dewa mabuk, es teller banyu urip, awan mendung, banana es krim, dll gak sempat aku foto semuanya.



Nah, pulangnya kami gak lupa bungkusin pizza ukuran XLL buat yang dirumah yang gak bisa ikut kuliner :)

Nah gimana, kalian udah merasa kenyang belum baca postinganku kali ini? hehe. Sekiranya begitu saja yang bisa aku bagi buat kalian. Kalau ada yang tidak berkenan, aku mohon maaf. Oh ya, saat itu aku benar - benar kekenyangan loh. Yah, aku hanya bisa bilang syukur kepada Allah SWT karena masih diberi izin makan - makanan yang enak dan diberi rezeki di hari itu. Kuharap kalian juga menikmatinya. Salam :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...