Wednesday, December 25, 2013

Cerpen ke-8 ku, Truth in Station



Hingga saat ini, aku masihlah seorang lelaki yang penakut. Kadang saat melihat wajahku sendiri di dalam cermin , aku merasa melihat  seorang pecundang. Seorang lelaki yang payah. Seorang lelaki yang takut untuk menyatakan sebuah perasaan kepada seorang wanita. 

Saat masih bersekolah di bangku SMU aku mencintai seorang gadis bernama Sarah. Seleraku bisa dikatakan tinggi karena Sarah adalah anak seorang anggota DPR yang mana keluarganya sangat berada. Dia mendapatkan status istimewa di sekolah karena kedudukan ayahnya. Selain itu wajahnya sangat cantik. Toh, dia anak orang berada, setiap waktu pasti akan merawat segala mahkota kecantikannya di beberapa tempat perawatan berkelas. Sarah bagaikan bunga mawar di sekolahku saat itu.

Selera tinggiku itu memang tak sebanding dengan latar belakang keluargaku yang hanya bekerja menjadi seorang buruh. Memang secara logika aku tahu bahwa cinta tak memandang apapun. Cinta itu buta. Dalam cinta hatilah yang memiliki segala indera perasa dan saling berbicara dengan kasat mata. Meskipun pengetahuanku cukup mengenai apa itu cinta, namun tak membantuku sama sekali untuk menyatakan perasaan ini kepada Sarah. Ditambah lagi Sarah selalu bergonta - ganti pacar seperti halnya bulan ini dia berpacaran dengan Andi sang ketua osis yang berwibawa, bulan depannya dia berganti lagi dengan Zaenal sang anak pengusaha dan beberapa bulan berganti lagi berpacaran dengan Roby sang anak kepala sekolah. Selama 3 tahun berada di jenjang SMA dan menjadi pemuja rahasianya aku mencatat Sarah bergonta - ganti pacar selama 11 kali. Dan para mantan - mantan pacar sarah pasti seorang siswa yang beken dan mempunyai status disekolah. Hal itulah yang menambah ciut nyaliku untuk menyatakan perasaan ini karena aku hanya seorang siswa biasa dan hampir tak naik kelas saat berada di kelas 2 SMA andai saja wali kelasku bukan sahabat dekat orang tuaku. 

Hingga suatu malam di perayaan pesta perpisahan kelulusan sekolah. Saat itu setelah berbincang dengan sahabatku, kegiatanku hanya berputar - putar di area sekolah tidak jelas dengan membawa dua gelas plastik pop ice. Saat itu aku berusaha untuk mencari lawan bicara perempuan dengan jurus menawarkan sebuah pop ice cokelat sebagai permulaan basa - basi. Namun sayang, sepertinya tidak ada yang berminat dan kebanyakan sudah mempunyai pasangan. Akhirnya aku memutuskan untuk menyendiri   menuju ke aula auditorium yang sepi. Tak disangka, disana aku menemukan Sarah yang juga sedang menyendiri dan duduk di salah satu bangku auditorium. Entah kenapa, saat itu keberanianku muncul dengan mendadak. Mungkin karena rasa yang hampa di malam perpisahan  dan kekecewaan tak menemukan teman wanita untuk berbicara, dengan melihat Sarah di tempat sepi seperti ini, rasanya kobaran api semangat jiwaku tersulut dan dikarenakan momennya juga tepat. Maka dengan berani aku menghampirinya.

Ketika berada tak jauh darinya aku melihat Sarah duduk termenung dengan kedua tangan bersedekap di depan dadanya menekan kuat sweaternya yang tebal. Tatapannya kosong menewarang ke arah panggung auditorium dan dia belum menyadari kehadiranku. Maka aku mulai mengucapkan kata sapaan kepadanya :
"Maap, bolehkah aku duduk disampingmu jika sekiranya tidak mengganggu?" Sapaku pelan dan memohon sebuah izin darinya. Sarah sedikit tersentak mendengar suaraku dan dengan segera mempersilahkanku duduk. Saat aku duduk dan melihat wajahnya yang tersenyum, kulihat kantung matanya menebal dan warna matanya merah. Dia baru saja habis menangis.

Saat itu aku memperkenalkan diriku kepadanya. Menanyakan kepadanya apa yang dia lakukan sendirian di tempat sepi ini ? Tapi Sarah hanya menjawab dia hanya mencari ketenangan sejenak dan tidak mau mengatakan alasannya. Setelah itu aku menawarkan minuman pop ice ku kepadanya, meski mungkin rasanya sudah agak hambar karena sudah kubawa berkeliling sekolah namun dia menerimanya dan tak kusangka dia langsung meminumnya sampai habis. Kemudian dia bertanya apa yang juga aku lakukan di tempat sepi seperti ini? Maka aku jujur menceritakan bahwa hatiku sedang galau karena tak mendapat teman bicara wanita di acara malam ini dan Sarah tertawa sangat keras.

"Hahahaha kau sangat menyedihkan Ario,"kata Sarah dengan gelak tawanya yang terkesan cekikian."

"Ya, aku memang menyedihkan. Tidak seperti dirimu yang dikelilingi banyak cowok. Kamu bagaikan idola di sekolah ini Sarah. Banyak lelaki yang mengidolakanmu termasuk diriku dan..., " saat itu aku kelepasan mengontrol omonganku yang menyatakan aku juga menyukainya karena saking asyiknya bisa berbicara dengan Sarah dan langsung menghentikan ocehanku mendadak.

"Benarkah kau salah seorang penggemarku, hehehe, " Sarah hanya menimpalkan sebuah kata itu menyikapi kediamanku mendadak dengan senyuman.

"Yah, aku pemuja rahasiamu. Aku harus jujur malam ini atau entah harus kapan lagi kukatakan unek - unek yang selalu mengganjal didalam benakku. Kalau kau mau bukti bahwa aku pemuja rahasiamu aku bisa menyebutkan urutan nama - nama mantan pacaramu mulai dari Andi, Zaenal, Roby, bla bla bla hingga yang terakhir bagaimana hubungan dengan pacarmu Bryan sang wakil olimpiade dari sekolah kita? 

Sarah diam sejenak mendengar perkataanku barusan. Dia memandangku dengan begitu serius. Aku takut apakah aku keceplosan dalam berbicara. Kemudian dia menghela napas dan menyandarkan tubuhnya pada kursi dan berkata  dengan nada berat " Sebenarnya satu jam yang lalu aku putus dengan Bryan tepat setelah pidato perpisahan."

Aku sedikit kaget mendengarnya dan merasa bersimpati. Hening menyelimuti kita sejenak di dalam ruangan aula auditorium yang sepi. Hingga beberapa saat aku kembali memulai percakapan ; "Bolehkah aku tahu penyebab putusnya hubungan kamu dengan Bryan? Dan Sarah langsung menyahut " Hal itu hanya aku simpan untuk diriku sendiri."

"Apa yang kau ingin lakukan setelah lulus Ario? Bekerja, kuliah?" Sarah tiba - tiba mengajukan pertanyaan aneh seperti itu kepadaku dan aku jujur tak mengerti maksudnya. Langsung dengan segera aku hanya menjawab akan langsung bekerja karena orang tuaku takkan cukup untuk membiayai kuliah.

"Selain menjadi pemuja rahasia apakah ada rasa cinta kepadaku dalam hatimu?" Lagi - lagi Sarah menyatakan pertanyaan yang aku tak mengerti maksudnya. Dengan segera aku menjawab "ya"

Kemudian Sarah berdiri dari kursinya dan mendekatkan wajahnya kepadaku. Aku tersentak kaget dan memundurkan badanku  menyikapi perilakunya yang mendadak berubah aneh. 

"Setelah ini aku akan kuliah di Australia selama 4 tahun lamanya. Jika kamu benar mencintaiku temui aku di malam tahun baru di stasiun Demangan 4 tahun kedepan tepatnya tanggal 31 Desember 2013." Ungkapan Sarah sangat aneh dan penuh tanda tanya. Setelah itu dia meminta nomer ponselku dan meninggalkanku begitu saja. Dia hanya berpesan akan menghubungiku jika waktunya tiba.  

4 tahun bukanlah waktu yang lama. 4 tahun berselang sangat cepat tanpa diduga. Udara dingin memasuki celah kecil jendela kaca kereta api dan memasuki ruang dimana aku saat ini sedang terduduk pulas sambil menikmati pemandangan luar yang terlihat berkelebatan karena saking cepatnya laju kereta. Sudah hampir sekitar 1 jam lamanya aku menaiki kereta api tetapi belum juga sampai ke statsiun Demangan.

Apa aku ini bodoh? Pertanyaan semacam itu masih selalu membebaniku. Mempercayai kata - kata seorang wanita yang ku puja yang hanya sekali saja bertemu tanpa kesan spesial? Meski cintaku sangat dalam kepadanya namun bagaimana jika ini adalah sebuah kebohongan belaka? Tak lain Sarah hanya mengerjaiku? Namun apapun nanti hasilnya, aku tetap akan menerimanya. Samar - samar wajahku terbias di kaca jendela kereta yang melaju cepat. Meski tidak begitu jelas, namun aku masih mendapati gambaran wajahku seperti seorang pecundang, bahkan jika nanti akhirnya aku mendapati semua ini hanyalah lelucon dan tak mendapati SARAH di stasiun seperti janjinya 4 tahun lalu, maka aku akan menyandang status sebagai seorang pecundang untuk selamanya.

Tak berselang lama akhirnya aku menjejakkan kakiku di stasiun Demangan. Stasiun ini memang salah satu yang terbesar dan selalu menjadi transit semua kelas kereta dari ekonomi hingga eksekutif. Aku tak menyangka hari ini stasiun begitu dipadati pengunjung. Saat kereta sudah meninggalkanku, kini aku hanya berdiri saja tanpa tujuan berarti seperti anak kucing yang ling - lung terpisah dari Ibunya.

Satu jam, dua jam bahkan tiga jam lewat tanpa ada dengung nyaring dari ponselku. Hal yang selama ini aku lakukan sembari tadi menunggu adalah selalu mengecek ponselku, mengetahui apakah ada pesan dari Sarah yang aku sendiri tak mengetahui nomer ponselnya. Malam semakin larut dan ketika aku melihat jam dinding stasiun menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Sebentar lagi pergantian tahun. Aku memutuskan jika tidak mendapat pesan ataupun telepon dari Sarah setelah pukul dua belas malam, aku akan meninggalkan stasiun ini dan menerima bahwa aku hanya punguk yang merindukan bulan, terlalu berharap kepada hal yang tak mungkin digapai dan menerima  untuk menyandang status sebagai pecundang sejati.

Entah kenapa saat itu ponsel milikku sangat bersahabat. Tak berselang lama dari rasa kekecewaan yang membelenggu, sebuah dering nyaring ponsel mendadak membuyarkan lamunanku. Nomer pemanggil tidak tertera, secara cepat aku mengangkatnya dan sebelum mengucapkan kata halo kepada sang penelpon, sebuah suara sudah mendahului dan berkata " Ke lantai dua Ario. Cafe Brighstar, aku memakai sweater merah muda." 

Ya, suara itu bukanlah suara yang asing. Memang nada suaranya agak berubah tinggi. Mungkin dikarenakan umur, namun sejenak rasanya senang sekali mengetahui bahwa suara itu adalah suara Sarah.

Saat mendaki tangga menuju lantai dua, aku sedikit kesulitan mencari Cafe Brighstar karena banyaknya stand yang berdiri dan karena memang di lantai dua ini memang dikhususkan untuk area istirahat dan perbekalan pengunjung. Tapi tak butuh waktu lama, dari kejauhan aku melihat Sarah yang sedang menikmati segelas kopinya. Cafe Brighstar mempunyai aula yang terbuka tanpa atap, jadi pengunjung bisa menikmati kopi sambil menikmati langit indah yang bertabur bintang seperti nama Cafe ini.

Ketika melihat Sarah hari ini, dia sedikit berbeda dengan 4 tahun yang lalu. Kurasa dia bertambah tinggi, bahkan mungkin lebih tinggi dari aku saat dia berdiri menyalamiku. Badannya agak sedikit berisi tidak kurus sepperti jaman SMA. Dan juga rambutnya berubah gaya menjadi potongan sependek bahu, tidak pirang seperti dulu. Meski begitu, wajah dewasanya saat ini lebih sempurna dibanding 4 tahun yang lalu. Dia menawariku segelas minuman kopi panas, dan Sarah menanyaiku mengenai karir. Aku menceritakan bahwa awalnya hanya berkerja serabutan hingga ada peluang memasuki universitas terbuka dan akhirnya aku diterima dan bisa menyelesaikan studi hingga sarjana. Dan saat ini menjadi salah satu pegawai di Bank Swasta. Sarah tersenyum mendengar ceritaku. Senyumannya membuat kopi yang seharusnya pahit menjadi manis saat itu juga dalam mulutku saat menyeruputnya sedikit. Saat aku balik bertanya sesukses apa karirnya? Karena aku yakin sarjana dari luar negeri pasti akan dapat   dengan mudah mendapat kerjaan yang mentereng di negeri ini, namun dia diam sejenak. Dia malah mengalihkan topik dengan mengajukan sebuah pertanyaan." Apa kamu masih mencintaiku seperti hal-nya 4 tahun yang lalu Ario?"

"Apa pemenuhan janjiku malam ini yang kujaga selama 4 tahun tidak membuktikannya bahwa aku serius mengenai hal itu Sarah sehingga kamu mempertanyakannya lagi?  Tidak masalah sebenarnya jika kamu tidak menyukaiku, aku bisa paham, toh aku tidak sebanding denganmu. Aku senang setidaknya aku bisa membuktikannya walaupun harus dibayar dengan selang waktu 4 tahun meski akhirnya nanti kamu akan menolakku" jawabku. "Apapun jawabanmu, mulai hari ini aku bukan pecundang lagi karena keteguhanku."

"Apa yang kusuka dariku Ario?" Tanyanya dengan nada serius? Dan aku hanya menjawab  alasanku mencintainya saat itu dikarenakan usiaku masih remaja, dan kesalahanku sendiri karena mempunyai selera tinggi dalam menyukai wanita saat di bangku SMA yang membuatku terlanjur membuatku cinta mati kepada wanita yang paling beken saat itu juga yakni Sarah.

"Selera yang tinggi," Sarah mengulangi  ucapanku sambil tertawa. Kemudian dia mengeluarkan sebuah bungkus rokok dan mengambil sepuntung dari dalam kotak lalu menempelkannya pada bibirnya yang merah merona. Dia agak bingung mencari sesuatu di saku sweaternya dan aku duga pasti dia lupa menaruh korek apinya. Saat dia menanyaiku apakah mempunyai sebuah korek api aku menjawab tidak karena aku tidak merokok. Setelah itu dia menaruh puntung rokoknya di meja dan menghela nafas. "Selera yang tinggi,hehehe" Sarah mengulangi kata - katanya dengan terkekeh. Aku melihat wajahnya mulai sedih. "Kau tau Ario, seleraku juga tinggi saat SMA dulu, tidak berbeda denganmu. Aku mengencani beberapa cowok beken di kelas untuk mendapat kepopuleran. Tapi sebenarnya aku tidak serius dengan mereka , aku hanya mempermainkan perasaan mereka. Ketika aku memutuskan hubungan setiap cowok yang aku kencani aku selalu menangis, menyadari bahwa begitu jahatnya diriku memanfaatkan mereka.  Dan saat ini, saat semuanya berubah, aku mendapatkan sebuah karma balasan dari perbuatanku dahulu."

Mendengar perkataan Sarah barusan, aku baru tahu bagaimana sifat playgirl yang dimiliki Sarah. Tak ayal bahwa dia selalu berganti - ganti pacar saat SMA. Namun kata karma aku tidak begitu paham maksudnya. Saat aku menyinggung mengenai kata itu, Sarah bercerita bahwa hidupnya tidak beraturan sekarang. Saat memasuki semester 2  saat dia berkuliah di Australa. Dia mendapat kabar bahwa ayahnya dijebloskan ke penjara karena terbukti melakukan korupsi. Banyak aset ayahnya yang disita membuat Sarah anak semata wayangnya tak dapat melanjutkan pendidikan kuliahnya dengan berat hati. Yang lebih menusuk hatinya bahwa Ibunya dengan tega meninggalkan ayahnya di saat terpuruk. Mungkin sifat palygirl yang dimiliki Sarah saat ini bisa jadi menurun dari sifat gen Ibunya. Disaat perpisahan dengan Ibunya, dia mendapati kata - kata menyakitkan dari Ibunya bahwa dia tidak mau membawa serta dirinya dan memberikan argumen bahwa belum tentu Sarah adalah anak resmi dari ayahnya saat ini toh sebelum menikah dengan ayahnya dia sudah berhubungan dengan banyak petinggi politisi lain, karena ayahnya yang sukses menjadi pejabat, maka dia memilih Ayah sarah untuk dijadikan suami. 

Tak berselang lama, Ayahnya meninggal di penjara karena depresi. Sarah hanya hidup dengan sebuah peninggalan rumah mewah yang menurut pengadilan adalah sebuah harta yang sah dari jerih payah Ayahnya yang tidak ada kaitannya dengan korupsi. Karena tak mempunyai pekerjaan, Sarah menjual rumah itu dan karena sifat glamour masih melekat di dirinya, dia hidup dengan menyewa sebuah apartemen dengan uang hasil menjual rumah peninggalan Ayahnya. Dia sering mabuk - mabukan saat berada di apartemen karena stress. Sejumlah hartanya pernah diperas ditipu oleh agensi investasi yang entah sekarang menghilang kemana. Karena tekanan batin yang tinggi dia mengarah ke obat - obatan hingga overdosis dan direhabilitasi hingga kerabatnya yakni bibinya mengambil alih dirinya keluar dari rehabilitasi dan menjadikanya sebagai anak tiri. Beberapa tahun tinggal dengan bibi-nya Sarah sudah kembali normal. Tak lama dia bertemu dengan sahabat lamanya yang saat itu menawarinya sebuah bisnis. Karena Sarah masih mempunyai tabungan hasil penjualan rumah mewahnya maka dia bermitra dengan sahabatnya itu untuk membuat sebuah kedai roti kecil - kecilan dan keuntungannya di bagi menjadi dua. Sarah sebagai salah satu pemilik, juga bekerja melayani pembeli di Kedai roti miliknya. Dan dia menceritakan bahwa paras cantik  yang dimilikinya terlalu cantik untuk dimiliki oleh seorang yang terkesan sebagai penjual roti yang akhirnya banyak pembeli yang naksir kepada dirinya. Namun tak pernah disangka bahwa hampir semua pembeli yang sudah mapan yang pernah mengajakknya kencan semuanya adalah seorang bajingan. Mereka hanya menginginkan dan mengeksploitasi kecantikannya dan hanya memanfaatkan dirinya. Begitulah kisahnya. 4 tahun tak terasa sangatlah cepat untuk mengubah kehidupan seseorang. Itulah kesimpulanku saat mendengarkan kisahnya. Sarah merasa dia mendapat karma karena dulu sering mempermainkan perasaan laki - laki saat di bangku sekolah.

"Ya beginilah aku sekarang Ario," katanya pelan sambil mengusap air matanya. "Aku hanya seorang pebisnis kecil dan juga merangkap sebagai pegawai dan juga seseorang yang sering dicampakkan. "Jika seleramu masih tinggi, maka saat ini aku bukan masuk salah satu kategorimu."

Wajah Sarah terlihat sendu. Matanya masih agak sedikit merah akibat kesedihan yang masih menguasai dirinya. Dia dengan pelan menenggak beberapa teguk sisa kopi dalam gelasnya. Wanita didepanku ini adalah idolaku dan aku rela menjadi pemuja rahasia selama 3 tahun saat berada di bangku sekolah. Namun sekarang, dia mengalami masa - masa sulit. Sarah hidup dengan kisah yang tidak terduga dan begitu banyak masalah yang menimpanya. Mendadak sebuah cahaya bertebaran di angkasa. Wajah Sarah yang saat itu sendu mendadak dihiasi dengan pantulan cahaya yang meledak - ledak di langit. Yah, kembang api tahun baru meledak indah di angkasa yang dinyalakan dari pusat kota. Saat itu juga aku memegang jemari Sarah dengan kedua tanganku dan berkata " Tahukah kamu mengapa ledakan kembang api begitu indah di malam menjelang tahun baru?" Sarah hanya merespon dengan menggelengkan kepala. " Karena mereka begitu bersemangat untuk menyambut tahun baru dengan kemilau cahayanya. Segelap apapun langit, kembang api akan selalu berusaha untuk menyinarinya dan menyongsong tahun baru dengan penuh semangat. Segelap apapun kisahmu, apakah kau mau membuka lembaran baru dengan menjadi kekasihku Sarah?" Hatiku berdegup mendengar jawabannya, namun aku menemukan jawabannya dengan hanya melihat paras wajahnya yang memberikan senyum yang menawan. Awalnya aku mengira bahwa  aku adalah seorang pecundang yang tak berani menyatakan perasaan. Namun aku baru menyadari, bahwa seorang pecundang hanyalah seseorang yang tak bisa menerima kekurangan dari orang lain. Dan mulai saat ini, aku akan hidup berdampingan dengan apapun itu segala kekurangan yang dimiliki sarah sebagai pria sejati.

Sunday, December 22, 2013

Berwisata ke Gunung Api Purba dan Embong Nglanggeran di Patuk Gunung Kidul Yogyakarta

Beberapa bulan yang lalu saya dan saudara - saudara mengunjungi sebuah tempat wisata yang masih terbilang baru yakni Gunung Api Purba dan Embong Nglanggeran. Tempat wisata ini dikatakan baru karena diresmikannya pada bulan Februari 2013. Tempat wisata Gunung Api Purba dan Embong Nglanggeran ini berlokasi di Patuk Gunung Kidul D.I.Y. Kalau kita berangkat dari kota Jogja, mungkin hanya kurang lebih menempuh waktu satu jam lamanya perjalanan. Tidak begitu memakan banyak waktu.

Kedua obyek wisata ini terpisah letaknya namun tetap menjadi satu tempat wisata. Gunung Api Purba Nglanggeran sendiri setahu saya adalah gunung api yang aktif jutaan tahun yang lalu yang sekarang menyisakan gunung - gunung yang terdiri dari bebatuan. Sedangkan Embong Nglanggeran adalah obyek wisata yang memperlihatkan sebuah danau kecil yang indah diatas pegunungan yang kurang lebih tingginya 500 meter. Dan diatasnya kita juga bisa mengunjungi perkebunan buah yang dikelola warga setempat. Saat mengunjungi tempat wisata ini, terutama obyek wisata Embong Nglanggeran, ternyata obyek wisata ini belum 100% selesai pembangungan fasilitasnya, dikarenakan jalanan yang dilewati oleh kendaraan masih dalam tahap penyelesaian.


Saat tiba di kawasan Gunung Api Purba kita akan lansung disambut dengan tulisan selamat datang di obyek wisata

Lahan parkir kedua obyek wisata tidak terlalu luas untuk menampung kendaraan baik motor maupun mobil. Terutama di obyek wisata Embong nglanggeran, lahan parkir-nya masih dalam proses penyelesaian.


Setelah melewati pintu masuk utama dan sebelum memasuki area pendakian Gunung Api Purba, saya melihat sebuah pohon yang sepertinya disakral-kan. Saya rasa begitu karena di batang pohon ini diselimuti kain putih dan dibawahnya saya pikir ada beberapa sesajen. Sayang kalau foto pohon entah jenis apa itu dan bagaimana sejarahnya sampai bisa disakralkan saya tidak ambil gambarnya.








Proses pendakian ternayata tidak semudah yang saya bayangkan. Karena saya membawa beberapa keponakan dan saudara sepupu yang masih kecil - kecil, dan melihat medan yang dirasa cukup sulit untuk dilalui selain orang dewasa, maka akhirnya saya mengurungkan niat untuk mencapai puncak. Alhasil kita balik ke lahan parkir dan menuju ke obyek wisata Embong Nglanggeran yang tak jauh dari Gunung Api Purba. Pada saat di Gunung Api Purba, cuaca sangat cerah. Banyak saya temukan pengunjung yang berdatangan mulai dari keluarga, sepasang kekasih dan juga beberapa rombongan mahasiswa yang membawa tenda untuk menginap di puncak gunung dengan tujuan menikmati keindahan sunset dan sunrise.




Diatas adalah pemandangan Gunung Api Purba yang saya ambil setibanya di lahan Parkir Obyek Wisata Embong Nglanggeran. Bisa dibayangkan bagaimana keindahan pemandangan yang akan didapat jika mendaki sampai puncak. Namun sayang saat itu saya tidak bisa mencapai puncak karena faktor anak kecil.





Sebelum mencapai puncak pegunungan di Obyek Wisata Embong Nglanggeran untuk melihat Danau kecil yang dipenuhi oleh mata air sebelumnya kita harus mendaki anak tangga yang jumlahnya tak sedikit. Untung saja medan disini sudah ditata rapi oleh pengelola wisata sehingga memudahkan para pengunjung untuk mencapai puncak. Berbeda halnya dengan medan yang ada di Gunung Api Purba yang kesannya ditujukan hanya untuk para pendaki dan petualang.








Dan inilah pemandangan keindahan danau yang berada di puncak. Pada saat itu hari sudah sore menjelang petang. Meski begitu para pengunjung masih saja banyak yang berdatangan karena mereka tak ingin melewatkan peristiwa keindahan sunset yang bisa dinikmati diatas pegunungan yang pantulan redup cahaya matahari tergambar indah di tengah tenangnya air danau.

Saturday, December 21, 2013

Samsung Galaxy Ace Duos : Si Kecil nan Elegan

Memang seri galaxy ace duos ini bukan smartphone keluaran baru. Pertama kali muncul untuk seri singgle SIM nya kurang lebih awal tahun 2011. Baru pada pertengahan tahun 2012 seri galaxy ace dengan dual-SIM dikeluarkan oleh pihak Samsung. Meski sudah dibekali dengan dual-SIM, pada galaxy ace duos juga terdapat perubahan spesifikasi. Galaxy Ace duos menggunakan prosesor besutan Broadcom, sedang ace yang lama menggunakan prossesor buatan Quallcom. Sementara itu pada kapasitas penyimpanannya, pada ace lama sangat sedikit yakni 160MB sedangkan pada galaxy ace duos sudah mempunyai kapasitas yang longgar yakni 3GB. Sayang galaxy ace duos tidak menggunakan perlindungan corning Gorilla Glass seperti pada seri pendahulunya. Meski keluaran tahun 2012, namun galaxy ace duos masih menggunakan O.S bawaan android ginggerbread.

Bentuknya yang mungil dengan balutan warna hitam yang pekat membuatnya terlihat elegan. Bezel allumuniumnya juga terlihat kokoh dan mengkilap. Meski casing belakangnya terbuat dari plastik, namun saya rasa bukan dari plastik murahan. Hal itu dikarenakan saat saya memegangnya, saya merasakan bahwa sentuhan casing plastik belakangnya sangat enak digenggam dan tidak licin. Performanya bisa dikatakan untuk smartphone keluaran tahun 2012 masih terbilang dibawah standar mengingat banderolan harganya juga masih tinggi akibat menyandang nama besar Samsung. Hal lain yang membuat saya menyukai smartphone ini saat saya mereviewnya selain bentuknya yang mungil dan kokoh yakni adalah sektor kamera. Meski masih beresolusi 5 Megapixel, autofokus dan belum mengusung fitur touch fokus, namun hasil jepretannya bisa diadu dengan ponsel merek China lainnya yang sudah beresolusi 8 megapixel, bahkan bisa dibilang malah sedikit lebih bagus. Detil dan ketajaman warna hasil jepretannya untuk smartphone mungil seperti galaxy ace duos ini sangat enak diajak untuk mobile dimanapun dan kapanpun serta siap diajak untuk eksis di media sosial. Namun bagi para user yang ingin mencari smartphone dengan performa yang hebat, saya rasa galaxy duos ini tak akan sanggup mencukupi keinginan user dikarenakan performanya yang bisa saya katakan sedikit payah dengan kisaran harga yang cukup tinggi dan saya rasa banyak smartphone merek lokal dan China dengan harga lebih murah namun performanya sanggup mengungguli 3x performa galaxy ace duos.







Spesifikasi Galaxy Ace Duos :

Tipe : CandyBar
Dimensi : 112.7 x 61.5 x 11.5 mm
Berat : 122 g
Layar : 320 x 480 pixels, 3.5 inches (~165 ppi pixel density)
Jenis layar : TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Warna Hp : Black
Ringtone Tipe : MP3, WAV ringtones
Getar : Yes
Memory Internal : 3GB storage,
Slot microSD : yes, up to 32 GB
Koneksi : GPRS, EDGE, HSDPA, 7.2 Mbps, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v3.0 with A2DP, microUSB v2.0, NFC
OS : Android OS, v2.3 (Gingerbread)
prosesor : 832 MHz
Message : SMS(threaded view), MMS, Email
Browser : HTML
Game : Yes, Download
Kamera utama : 5 MP, 2592×1944 pixels, autofocus, Geo-tagging, Video
Kamera Ke-2 : No
Radio : Stereo FM radio with RDS
GPS : Yes, with A-GPS support
Java : Yes, via Java MIDP emulator
Fitur lain
- MP4/H.264/H.263 player
- MP3/WAV/eAAC+ player
- Organizer
- Document editor
- Image editor
- Google Search, Maps, Gmail,
- YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration
- Voice memo/dial
- Predictive text input (Swype)

Baterai Tipe : Standard battery, Li-Ion 1300 mAh
Siaga : 520 jam (2G) / 410 jam (3G)
Bicara/Aktif : 6 jam 30 min (2G) / 16 jam 40 min (3G)

Detil Spesifikasi Menggunakan Applikasi CPU Identifier :






Tes Performa Dengan Menggunakan Applikasi Quadrant Standar dan Nenamark 1 & 2 :




Hasil Kamera Samsung Galaxy Ace Duos :






Kelebihan :
- Bentuk Mungil dan Body yang kokoh dengan kesan elegan.
- Hasil Jepretan Kamera yaxng ciamik
- Internal storage dengan kapasitas besar

Kekurangan :
- Harga masih cukup tinggi dengan kompetitor lain terutama HP lokal dengan performa yang lebih bagus
- Performa dibawah rata - rata
- Masih menggunakan OS bawaan Android Ginggerbread

Monday, November 11, 2013

Bermain Game Menggunakan VGA HD 4850 1GB DDR5 256Bit

Bagi orang awam yang tidak mengetahui apa itu VGA, maka akan saya jelaskan bahwa VGA (Video Graphic Adapter) adalah sebuah komponen yang dipasang di dalam sebuah komputer baik desktop maupun laptop yang bertugas untuk menangani di sektor grafis. Semakin bagus VGA yang tertanam pada sebuah komputer maupun laptop pada dunia kerja, maka akan sangat cepat proses render dalam hal membuat desain, arsitektur, permodelan 3D, efek pada sebuah film dan lain sebagainya. Yang akan saya bahas disini adalah di sektor game dengan menguji kekuatan dari VGA berchipset AMD dengan seri HD 4850. Kalau untuk tablet maupun smartphone, VGA dalam hal grafis biasa kita sebut sebagai GPU (Graphic Prosessing Unit ) semisal Adreno, Power SGX, Mali-400, DLL. Perbedaan VGA atau GPU pada komputer dekstop maupun pada laptop dan gadget adalah pada desktop VGA ini berbentuk komponen dijual terpisah, sehingga kita bisa mengganti dengan seri yang lebih bagus sesuka hati kapanpun dan dimanapun. Sedangkan untuk VGA dan GPU pada laptop dan gadget serta smartphone sudah menjadi satu dengan mainboard utama, sehingga tidak bisa digonta - ganti sesuka hati. Andai seseorang menginginkan kemampuan grafis yang lebih bagus dalam hal memainkan game maupun proses render, maka seseorang yang memiliki laptop maupun gadeget serta smartphone hanya mempunyai sebuah alternatif yakni membeli laptop atapun gadget yang baru dengan spesifikasi lebih bagus. Sedangkan para pemilik komputer dekstop tak harus dipusingkan dengan membeli keseluruhan komputer baru demi untuk mendapatkan kemampuan grafis yang lebih baik. Karena pemilik komputer dekstop dapat mengganti VGA mereka kapan saja dan dimana saja sesuai selera.

Vga yang akan saya uji ini milik saya sendiri. Vendor yang mengeluarkan adalah Digittal Alliance dengan seri HD 4850 1GB DDR5 256Bit. Sedikit cerita mengenai VGA 4850 ini bukanlah kategori VGA keluaran baru. Vga ini bisa dibilang udah jadul. Pertama kali dikeluarkan pada tahun 2009. Saat pertama kali dikeluarkan memang seri 4850 dan saudaranya 4870 menjadi raja dalam hal memainkan game pada masanya saat itu. Harga saat pertama kali dikeluarkan hampir menyentuh angka 3juta. Benar - benar sangat mahal dan saya saat itu hanya bisa gigit jari ketika mengunjungi pameran komputer saat melihat parade VGA 4850 dan 4870 yang dipamerkan di etalase kaca. HD 4850 keluaran pertama hanya menggunakan memori DDR3 saja. Kebanyakan saat itu masih 512MB memorinya, dan jarang - jarang ada vendor yang memberi kapasitas 1GB. 

Pada pertengahan 2012 kemarin, nama HD 4850 muncul kembali di pasaran. Memang menghenrankan VGA yang terbit di awal tahun 2009 kemudian mewujudkan dirinya kembali di tahun 2012 yang seharusnya bukan masanya karena VGA - VGA dengan seri yang lebih bagus sudah bertebaran dimana - mana. Namun setelah saya cek, ada perubahan pada spesifikasi. VGA HD 4850 yang keluar di awal tahun 2012 ini sudah memakai DDR5 yang notabene lebih kencang daripada DDR3. Bisa dibilang HD 4850 yang keluar di pasaran pada awal 2012 kemarin adalah remake dari HD 4850 yang versi lama dengan sedikit penambahan performa. Dan lagi, harga yang ditawarkan hanya 750 Ribu Rupiah saja, terpaut jauh dengan harga edisi perdana-nya yang hampir menyentuh angka 3 juta pada tahun 2009 silam. Mengetahu hal itu, karena moment-nya juga pas, karena pada saat itu aku juga ingin mencari VGA untuk bermain game, maka saya memutuskan untuk membeli seri HD 4850 keluaran 2012 ini. Banyak merek yang menawarkan HD4850 terbaru ini seperti Powercolor, Digitall Alliance, Biostar, Xfx, His, DLL. Pada tahun 2009 dua seri HD 4850 dan HD 4870 adalah kategori VGA High-End pada era itu dan 4870 X2 yang merupakan jawara menempati predikat Enthusiast. Jadi meski kategori VGA jadul di tahun 2012 saya tetap menjadikannya pilihan untuk dibeli karena faktor harga yang tidak mahal dan juga kemampuannya masih bisa bersaing dengan VGA terbaru di kelas Mid-END di tahun 2012 dengan harga yang lebih mahal. Lalu bagaimana dengan kemampuannya menjalankan game terbaru keluaran tahun 2013 ini? Kita bisa lihat hasil test benchmark-nya dibawah :

Rig Komputer yang saya pakai :
Prossessor AMD Phenom X4 B45 3,1 Ghz
Mainboard Biostar TA880GB+
Ram Apoogee Heatsphreader 4 GB PC 10600
Seagate 1 TerraByte
WDC Green 1 TerraByte
Digital Alliance HD 4850 1GB DDR5 256Bit
DVD-RW Lite-On 
Soundcard Asus Xonar DG 5.1
PSU Amacrox FreeEarth 500Watt 88+ Silver
Case Simmbadda SimColl
LED AOC 19inch e950SWN
Speaker Edifier M1380
Windows 7 Enterprise 32Bit Sp1

Spesifikasi HD4850 menggunakan aplikasi GPU-Z :


Index Score pada Windows 7 :


Tes Game Street Fighter degan ALL setting Maksimal :




Game Street Fighter 4 adalah game arcade yang keluar pada tahun 2009. Game ini sendiri disponsori oleh Nvidia. Sebagai mana kita tahu Nvidia adalah pesaing utama pembuat chip grafis dengan AMD. Jadi pada tahun - tahun dulu dominasi game kebanyakan disponsori oleh Nvidia, jadi bagi yang memainkan game yang disponsori oleh Nvidia menggunakan VGA berchipset AMD maka kinerjanya tak akan sempurna. Meski begitu, di setting maksimal, VGA HD 4850 keluaran baru ini mampu menyandang Ranking A dalam benchmark.

Tes Game Dirt Showdown (2012) ALL setting Ultra :





Dirt Showdown adalah game balap buatan codemaster. Seperti yang kita tahu game balapan besutan codemaster pasti menampilkan visual grafis yang bisa dibilang keren. Dirt Showdown adalah game keluaran pertengahan tahun 2012 dan HD 4850 tak menemui masalah dalam hal memainkannya dengan setting mentok Ultra dan resolusi Full 1388x768.

TOMB RAIDERS (2013) All Setting Maksimal :







Game Tomb Raider memang bukanlah judul baru. Game ini sudah ada lama dan pernah difilmkan yang dibintangi oleh Angelina Jolie. Di tahun 2013, Square Enix pengembang yang biasanya mengeluarkan judul game Final Fantasy kali ini menggarap dengan epik petualangan Lara Croft di Tomb Raider 2013. Meski game ini direkomendasikan untuk VGA direct 11, namun HD 4850 yang masih mengusung Direct 10.1 masih bisa memainkannya dengan setting maksimal dan tentunya masih memakai direct 10. Game Tomb Raider 2013 bisa dikategorikan game berat karena visualisasinya yang luar bisa dalam menggambarkan lingkungan alam dimana Lara Croft akan berpetualang dan berjuang hidup.

Kesimpulan : Bagi saya HD4850 meski jadul namun sudah dipermak ini masih mumpuni untuk diajak bermain game. Meski game itu keluaran terbaru sekalipun dengan setting maksimal dan dengan syarat game itu tidak mengharuskan dimainkan khusus hanya dengan direct 11 karena HD 4850 masih menggunakan direct 10.1
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...