Tuesday, November 18, 2014

Evercoss AT1A* : Tablet Gaming Murah Dan Handal

Tablet di era saat ini bukan lagi merupakan hal baru bagi khalayak umum. Meski fungsinya hampir menyamai smartphone, namun tablet memberikan ekstra layar yang lebih besar untuk memberikan nilai lebih terhadap kepuasaan dalam menikmati beragam multimedia. Saat ini berbagai macam jenis tablet dari beragam vendor bertebaran dimana - mana. Salah satunya adalah AT1A*, sebuah tablet besutan vendor local Evercoss yang ditujukan untuk sektor gaming.

Pihak Evercoss sendiri mengeluarkan 2 buah seri AT1A. Untuk yang seri awal, AT1A ini tanpa menggunakan bintang. Sedang seri terakhir sudah memakai tanda bintang di akhiran angka serinya, bisa disebut AT1A* (bintang). Perbedaannya hanya dalam hal layar, yang sudah memakai tanda bintang (*), layarnya sudah mengadopsi jenis IPS.

Bodi AT1A* ini sendiri sudah dinilai kokoh. Kesannya semakin elegan karena sisi - sisinya dibalut oleh kroom yang mengkilat. Casing bagian belakangnya terbuat dari plastik namun konsepnya menjiplak samsung galaxy note dengan kesan berpola kulit yang dijahit meski hanya terbuat dari plastik. Hal yang unik, untuk memasukkan sim -  card dan kartu memori diletakkan di bagian atas tablet, tdengan melepas casing penutupnya yang berukuran kecil. Tidak seperti kebanyakan tablet yang menempatkan simcard dan kartu memori pada bagian daerah sisi samping dengan model slot. Sayangnya bobot tablet ini agak berat, dikarenakan baterai yang dipakai berukuran besar yakni 4100Mah. Memang wajar jika memakai baterai sebesar itu karena sesuai targetnya, tablet ini dikhususkan untuk sektor gaming, karena mungkin sebelumnya para user agak direpotkan dengan urusan baterai yang cepat habis ketika sedang dalam fase asyik - asyiknya memainkan sebuah game. AT1A*, memerikan solusinya dengan menyertakan baterai dengan kapasitas yag besar dan merupakan kabar gembira bagi para gamer. Sistem operasinya sendiri menggunakan Android Jelly Bean 4.2.2, namun sudah bisa diupgrade ke Kit - Kat 4.4.2 Official resminya dari Evercoss yang bisa didownload dengan mengunjungi situs Evercoss.

Karena ditujukan untuk sektor gaming, maka kamera menjadi imbasnya. Pada AT1A* hanya menyertakan kamera belakang dengan resolusi 3,2MP tanpa autofocus disertai lampu flash dan kamera depan dengan kekuatan 1,3MP. Hasilnya memang mengecewakan. Lampu flash pun seakan cuma aksesori karena cahayanya yang tidak begitu kuat terpancar. Namun jika mengambil gambar pada siang hari dengan kondisi cerah, hasil gambarnya masih bisa digunakan untuk eksis di media sosial. Koneksinya sendiri, AT1A* sudah mendukung jaringan H+ untuk kedua buah slot SIM-nya dengan kecepatan download maksimal 21Mbps.

Bagimana dengan performanya? Karena ditujukan untuk sektor gaming, tentunya performa harus diutamakan. Dan untuk hal itu, user tak perlu khawatir karena AT1A* sudah memberikan spesifikasi yang lebih dari cukup untuk seorang gamer. AT1A* dibekali dengan prossesor Quad - core, alias empat inti atau empat otak dari Mediatek. Ram yang disematkan juga sudah besar yakni 1 GB. Internal memori yang disediakan adalah 8 GB. Internal sebesar itu dirasa sudah cukup untuk dipenuhi oleh beragam game, dan andaikata tidak cukup, bisa ditambahkan microsd up to 32GB. GPU yang dipakai menggunakan Mali 400, jadi memainkan game HD atau memutar video HD, tak akan menemui masalah pada AT1A*.  Untuk spesifikasi lengkapnya bisa langsung dilihat memalui informasi sistem yang saya suguhkan di bawah ini dengan menggunakan applikasi Antutu benchmark.


 
Pengujian Performa menggunakan Antutu benchmark :


Dari pengujian diatas menggunakan applikasi Antutu Benchmark, AT1A* memperoleh score 17127 yang mengartikan bahwa menjalankan beragam multimedia sudah lebih dari cukup dan masuk kategori Good Performance.

Pengujian menggunakan Quadrant Standart :


Hasil pengujian Quadrant Standar memperlihatkan perolehan score diangka 6951 dan menempatkan AT1A* mampu berdiri paling atas diantara para pesaing - pesaing lainnya. Dengan kata lain, membuka dan menjalankan beragam applikasi oleh dokumen, editing photo, akan sangat smooth menggunakan AT1A*.

Pengujian menggunakan Nenamark 1 dan Nenamark 2 :



Hasil pengujian menggunakan Nenamark 1 dan Nenamark 2 memperlihatkan perolehan besaran angka FPS dengan porsi beban grafis yang berbeda mendapatkan nilai angka yang sama yakni 57 FPS. Bisa dikatakan, untuk urusan grafis, terutama game, AT1A* memang pantas menyandang tittle sebagai gaming tablet dari vendor lokal.

Hasil Jepretan Kamera :




Hasil kamera memang tak bisa diharapkan. Namun masih bisa untuk mengambil gambar yang oke untuk tetap aktif berbagi di media sosial, asal faktor cahaya mendukung.

Kesimpulan :

+ Performa OKE
+ Baterai Kapasitas Besar 4100 mAh
+ Layar IPS
+ Harga Murah ( 1.150.000 ) Saat Artikel Ini Ditulis
+ Ram 1GB
+ Bonus USB OTG Dalam Paket Pembeliannya

- Kamera mengecewakan
- Bobot Agak Berat

Wednesday, November 12, 2014

VERSI KOMIK THE RING : SEBATAS ADAPTASI

Siapa sih yang tidak tahu mengenai film the Ring? Yang menceritakan sebuah video kutukan bagi siapa saja yang melihatnya bakalan mati setelah 7 hari? Saya anggap saja sebagian besar orang Indonesia sudah paham akan hal ini. Dikarenakan, kalau tidak salah kurang lebih pada tahun 2002 trilogi film the Ring versi Jepang pernah ditayangkan di layar kaca tepatnya di chanel Trans TV. Dan juga ada satu lagi seri dengan judul the Ring Zero sebagai prekuel penutup. 

Pada saat itu saya masih kecil, jadi cuma sebatas tahu saja bahwa trilogi the Ring ditayangkan di televisi dan tak menaruh minat sama sekali dengan film ini. Hanya saja, teman - teman sekelas saya sering menyebutkan hantu Sadako yang saat itu lagi populer dibicarakan di kelas dampak akibat menonton film the Ring.

 
Hingga ketika duduk di bangku SMP, barulah pada saat itu saya melihat untuk pertama kali film The Ring namun bukan yang versi Jepang yang sudah tayang terdahulu di televisi lokal, melainkan versi Amerika yang diperankan oleh Naomi Watts. Setelah menonton the Ring, saya baru menyadari film genre horror ini memang menjual terror yang mencekam lewat kutukan video, berbeda dengan genre horror yang lain yang beredar saat itu juga. Setelah kelar menonton film The Ring versi Amerika, saat itu saya baru tahu bahwa Sadako yang sering dibicarakan teman - teman dahulu adalah merupakan tokoh hantu wanita yang ada dalam cerita the Ring versi Jepang, sedangkan versi Amerikanya bernama Samara.

Puas melihat The Ring 1 dan 2 versi Amerika akhirnya membuat saya penasaran dengan trilogi The Ring versi Jepang yang pernah tayang ditelivisi dan sering dibicarakan oleh teman - teman. Tapi sekian lama menunggu, tak kunjung juga versi Jepangnya disiarkan lagi di televisi. Akhirnya, tahun 2013 kemarin baru kesampaian melihat Trilogi versi jepangnya dan prekuel penutupnya dengan menyewa di rental film. Dengan kata lain, Versi Jepang dan Amerika mempunyai sedikit perbedaan jalan cerita. Meski begitu, teror video kutukannya tetap mengena di hati.

Saya sendiri sebetulnya tidak mengetahui bahwa The Ring pernah dibukukan dengan jenis komik. Setahu saya, buku The Ring hanya berjenis Novel. Berawal ketika memasukkan kata kunci ring di dalam search engine sebuah applikasi jual - beli online untuk sekedar melihat harga cincin, tak sengaja yang keluar malah sebuah judul komik The Ring dengan volume 1-2. Karena dijual dengan harga bekas yang murah, akhirnya saya membelinya untuk sekedar menutupi rasa penasaran saya apakah cerita di dalam komik berbeda dengan dengan cerita di filmnya? Toh karena sudah membaca novel, melihat film versi jepang dan Amerikanya, beberapa film sekuel versi jepang yang saya bilang "parah" seperti Sadako 3D Dll, semuanya sedikit mengalami perubahan jalan cerita. Setelah komik tiba di rumah, dan kelar membacanya, ternyata ceritanya merupakan adaptasi dari film The Ring yang pertama versi Jepang.


Jadi setelah kelar membacanya, memang tak ada hal baru yang didapatkan dari komik tersebut. Hanya kilasan cerita lama yang digambarkan dalam bentuk komik yang saya dapatkan. Seseram apapun gambar yang ditampilkan di dalam komik, tak bisa membuat bulu kuduk merinding karena saya sudah tahu bagaimana akhirnya dan sudah bisa menebak dimana kemunculan hantunya. Mungkin yang perlu diantisipasi untuk dinantikan adalah sekuel dari The Ring 1 dan 2 versi Amerika yang dalam situs IMDB proyeknya sudah diumumkan dengan judul THE RING 3D. Yang menarik dalam The RING 3D ini adalah disebutkan bahwa penulis ceritnya meski sebatas rumors adalah David Loucka yang menangani skenario dari ( House of The End of The Streests, Dream House ) dan Akiva Goldsman (A Beautful Man, I Robot, The Davinci Code, Im Legend, Insurgent ) Bagaimana kelanjutan teror kutukan Samara ditangan dua penulis hebat tersebut? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Thursday, November 6, 2014

COMPUTER EXHIBITION SOLUTIONS YOGYAKARTA 1 - 5 NOVEMBER 2014

Yang berada di Jogja, tentunya tak asing lagi jika mendengar hampir sebulan atau selang beberapa bulan diadakan pameran komputer. Pertama kalinya, ketika saya menghadiri pameran komputer yakni pada tahun 2007 di Jogja, saat itu pameran diadakan tidak sesering seperti saat ini. Jadi bisa dikatakan sekitar tahun 2007 setahun paling hanya 2 atau 3 kali didakan pameran  saja. Jadi karena minimnya event pameran dalam setahun, saat itu para pengunjung hampir membludak ketika pameran diadakan. Mencari ruang gerak saja sangat sulit. Pengunjung pun tidak hanya berasal dari dalam kota saja, melainkan juga berasal dari luar kota. Berbeda ketika selang waktu pameran diadakan hanya  berselang sebulan maupun beberapa bulan saja seperti saat ini, lonjakan pengunjung seperti pada tahun 2007 ketika pertama kali saya menghadiri pameran komputer di Jogja pun jarang terjadi.


Pada tanggal 1 - 5 November 2014 kemarin, diadakan pameran komputer dengan judul CES ( Computer Exhibition Solutions ) yang diselenggarakan oleh APKOMINDO dan bertempat di JEC ( JOGJA EXPO CENTER ) Karena merasa sudah sekian lama tidak berkunjung ke pameran, maka saya dan beberapa teman akhirnya memutuskan untuk jalan - jalan ke JEC mengunjungi acara CES pada hari ke-4 diadakannya acara, setidaknya untuk melihat - lihat perkembangan teknologi apa saja yang dihadirkan di CES.

Kurang lebih pukul 16.00 sore saya tiba di halaman parkir JEC. Ya memang ada hal aneh yang saya temui disini, yakni halaman parkir tidak sepadat biasanya yang dipenuhi oleh sepeda motor dan mobil  pengunjung. Setelah membeli karcis dan memasuki gedung, saya dapati pengunjung memang tak sebanyak pameran - pameran tahun lalu yang saya datangi. Mungkin karena faktor seringnya acara pameran seperti ini diadakan dalam tempo waktu yang berdekatan jadinya mengurangi frekuensi para pengunjung. Toh, bulan sebelumnya sebelum CES ini diadakan, di tempat yang sama juga di JEC, juga diadakan pameran bertajuk Gadget IT EXPO pada tanggal 15 - 19 OKTOBER 2014. Saat itu saya berfikir juga apa mungkin karena faktor cuaca panas yang sedang extrem melanda Jogja ketika siang sampai sore hari suhu panasnya mampu mencapai 35 derajat yang membuat para pengunjung malas mendatangi pameran dalam kurun waktu antara siang sampai dengan sore hari. Ternyata apa yang pikirkan sedikit ada benarnya, ketika saya keluar dari pameran pada pukul 19.00 malam, pengunjung yang berdatangan sedikit banyak, meski tak membludak.








Setelah puas berjalan - jalan, melihat - lihat, mencoba ini - itu di area pameran selama kurang lebih 2 jam, saya mendapati ada pergeseran trend yang diminati oleh para pengunjung. Ketika tahun 2007 saat pertama kali saya menjamah acara pameran seperti ini, ditengah membludakknya para pengunjung yang membuat gelombang antrian para manusia, saat itu, komponen desktop seperti prossesor, hardisk, ram, vga menjadi primadona para calon pembeli. Ketika tahun 2009 dan 2010, saat harga laptop mengalami penurunan dan keluarnya beraneka netbook yang cantik dari berbagai vendor, perangkat komputasi mobile menjadi hal yang disukai oleh para pengunjung ditambah ketika jaringan 3G sudah hampir dinikmati beberapa wilayah, modem juga laris diserbu. Sedangkan untuk tahun 2014, yang saya dapati stand - stand yang memajang komponen dekstop, laptop maupun netbook terlihat sepi peminat. Untuk saat ini, para pengunjung lebih ramai mengerubuti stand - stand gadget yang disediakan oleh berbagai vendor seperti SAMSUNG, OPPO, ACER, DLL. Jadi , trend yang saya dapati saat ini, masyarakat lebih condong menghadiri acara pameran komputer untuk melihat - lihat ataupun membeli perangkat gadget daripada komputasi dekstop maupun mobile seperti laptop dan netbook. Smartphone dan tablet, tahun ini benar - benar mendominasi dalam ajang sebuah pameran yang ditekankan pada sektor komputer.  

Saturday, November 1, 2014

THE TOWER : PERISTIWA RUNTUHNYA GEDUNG PENCAKAR LANGIT

Bagaimana rasanya mempunyai apartemen mewah di sebuah gedung pencakar langit? Siapapun itu, pasti sangat bersyukur karena diberi kesempatan dalam hidup untuk memiliknya dari sekian banyak manusia di bumi. Sky Power, sebuah gedung pencakar langit yang berisi apartemen mewah dengan jumlah lantai mencapai 108. Bisa dibayangkan betapa megahnya bangunan tersebut.



Salah satu judul film dari negeri Korea yakni The Tower, menceritakan kelalaian teknis manusia yang membuat bencana kehancuran pada gedung pencakar langit SKY POWER, dan juga usaha para manusia yang terjebak didalamnya untuk bertahan hidup mencari jalan keluar.

Bermula saat malam natal, ketika pemilik SKY POWER memaksakan untuk memberikan kejutan pada pesta malam natal dengan tema WHITE CHRISMAST ditengah peringatan angin kencang yang melanda. Beberapa helikopter disewa dan diterbangkan di atas gedung SKY TOWER dengan membawa sebuah mesin peluncur salju yang berfungsi untuk membuat salju buatan sehingga para penghuni SKY TOWER dan para tamu undangan VIP di dalam acara pesta tersebut terspesona oleh kejutan yang diadakan oleh pihak SKY TOWER. Sayangnya, peringatan angin kencang yang dihiraukan pihak SKY TOWER membawa bencana tragis ketika salah satu helikopter pembawa mesin peluncur salju buatan kehilangan kontrol akibat tekanan angin di ketinggian yang begitu kuat dan akhirnya menabrak gedung super megah tersebut.


Kecelakaan tanpa terduga itu mengakibatkan kehancuran yang luar biasa pada bagian gedung dan para penghuni yang masih terjebak di dalamnya berusaha mencari jalan apapun untuk bisa keluar dari gedung yang terbakar. Tim pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menangani masalah mengenai menyelamatkan para korban yang terjebak di tengah tenggat waktu runtuhnya gedung pencakar langit yang hanya berselang beberapa jam saja. Waktu yang tidak banyak itu , membuat para regu penyelamat bekerja ekstra keras. Ditambah lagi munculnya konflik ketika Walikota setempat secara diam - diam menyuruh tim regu penyelamat untuk mengutamakan menyelamatkan beberapa orang dengan kelas sosial tinggi ( kelas VIP )daripada para korban lain yang masih terjebak, hal itu membuat dampak dilema emosional bagi regu tim penyelamat yang mengutamakam menyelamatkan korban tertentu dari kelas VIP daripada regular. Selain itu, masalah lain muncul ketika pemilik gedung tidak rela semua propertinya hangus terbakar sehingga membuat keputusan - keputusan pribadi untuk akses mengunci beberapa pintu elektronik agar api tak semakin menjalar, padahal di sisi lain, pintu - pintu itu merupakan akses untuk para regu tim penyelamat mengevakuasi para korban yang terjebak.  

LIEBSTER AWARD - TAGGED BY ZIANA BEAUTY SHOPPE


TERIMA KASIH ZIANA ATAS LIEBSTER AWARDNYA.
SAATNYA MENJAWAB PERTANYAAN DARI ZIANA :

  1.  KENAPA ANDA BERBLOG : - KARENA SAYA INGIN MENULIS SESUATU YANG  INGIN DIBAGIKAN DENGAN ORANG LAIN
  2.  PENGALAMAN PALING MANIS DALAM HIDUP ANDA : - KETIKA SAYA MEMINUM MADU, ITU ADALAH PENGALAMAN TERMANIS DALAM HIDUP :)
  3.  SUKA DRAMA KOREA DAN CERITA APA YANG PALING ANDA SUKA? : - SAYA SUKA DRAMA KOREA.  SAYA SUKA CERITA DALAM BBF DAN COFFE PRINCE
  4. ANDA PEMINAT RUNNING MAN ? : TIDAK
  5.  PERNAH MAKAN SUPPLEMEN SHAKLEE DAN SUPPLEMENPERTAMA YANG ANDA MAKAN IALAH : - BELUM PERNAH, SUPPRADIN JUNIOR
  6. SENARAIKAN 5 RUKUN ISLAM : 1. MENGUCAP 2 KALIMAT SYAHADAT 2. MENUNAIAKAN SHALAT 5 WAKTU SEHARI 3. MENGELUARKAN ZAKAT 4. BERPUASA PADA BULAN RAMADHAN 5. MENUNAIKAN HAJI BAGI YANG MAMPU
  7. HADNPHONE IDAMAN ANDA IALAH :  - EVERCOSS, XIAOMI DAN ASUS ZENFONE SERIES 
  8. ANDA PEMINAT NOVEL? NOVEL YANG SAYA MINATI IALAH : - SAYA SANGAT MENYUKAI MEMBACA NOVEL. SEGALA GENRE
  9. PERNAHKAH ANDA MELAWAT SARAWAK : - BELUM PERNAH :)
  10.  SUKA MAKAN KEK LAPIS SARAWAK DAN KENAPA : - BELUM PERNAH :)
  11.  PENDAPAT ANDA TENTANG BLOG CIK G ? :- BAGUS DAN KEREN :)
**** TERIMA KASIH BANYAK **** 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...