Wednesday, February 25, 2015

Review Singkat Wireless USB Adapter TP-LINK TL-WN722N

Ceritanya bermula ketika Tante saya yang tinggal hanya bersebelahan dengan rumah saya memasang koneksi internet berlangganan melalui layanan penyedia internet Speedy yang dimiliki oleh Telkom. Setelah proses installasi oleh petugas dari Telkom, pikiran awal saya berpendapat bahwa mungkin hanya installasi setting koneksi hubungan port kabel telepon dengan desktop saja. Namun setelah proses installasi kelar oleh petugas, saya melihat bahwa disitu juga sekaligus dipasang AP ( Acces Point ). Yang belum tahu apa itu Acces Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan. Artinya dengan adanya perangkat Acces Point memungkinkan perangkat lain ( Smartphone, Laptop, Tablet ) untuk dapat terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi.

Tentu saja itu kabar baik bagi saya yang hanya bersebelahan rumah. Mulanya, saya punya perasaan senang karena bisa menghubungkan perangkat laptop maupun smartphone saya dari rumah saya yang bersebelahan dengan Tante saya melalui koneksi Wi-fi ke Acces Point jaringan internet tante saya. Sayangnya, kenyataan tak sesuai dengan harapan. Ketika menyalakan wi-fi pada perangkat laptop dan smartphone saya, jangkauan sinyal Access Point yang berada di rumah tante tak bisa dijangkau. Akhirnya saya harus mau gigit jari dan menelan harapan saya untuk bisa memakai internet gratis.

Salah satu contoh Acces Point

Tapi karena saya sering mendatangi pameran komputer, disitu saya sering melihat banyak toko yang memperjualkan perangkat wi-fi adapter baik yang berbentuk usb seperti flashdisk maupun yang ada antenanya, ada pula yang berbentuk lain - lain dengan harga dan spesifikasi yang beragam. Dulu,sebelum tante saya memasang layanan internet Speedy beserta Acces Pointnya, jujur saya selalu meremehkan orang yang memperjualkan perangkat seperti wi-fi eksternal seperti ini. Alasannya simpel, yakni karena perangkat yang saya punyai sudah disematkan wi-fi baik di smartphone maupun di laptop. Jadi pikiran saya saat itu, mengapa harus membeli lagi wi-fi eksternal jika saja hampir disetiap perangkat saat ini sudah disediakan komponen wi-fi didalammnya? Namun, pendapat bodoh saya itu ternyata menjerumuskan diri saya sendiri ketika mendapati bahwa wi-fi yang tertanam pada setiap perangkat apapun itu, jangkauan tangkapan sinyalnya terbatas. Jarak Acces Point yang berada pada rumah Tante saya hanya berjarak sepanjang 10 meter saja dari kamar saya. Namun wi-fi yang tertanam pada perangkat smartphone dan laptop saya tak kuasa mengendus jangkauan sinyalnya. Tak lain juga karena pada jarak 10 meter itu juga terhalang oleh beberapa sekat tembok sehingga menutup ruang gerak jangkauan sinyal.

Menyikapi fakta diatas, akhirnya saya mengubah pendapat saya bahwa mulai saat ini, wi-fi adapter eksternal merupakan sesuatu yang penting bagi kalangan yang membutuhkan. Kita tidak bisa selamanya mengandalkan wifi yang tertanam pada perangkat yang kita punya seberapa mahalpun perangkat yang kita beli seperti laptop dan smartphone tetap saja komponen wifi yang berada didalamnya mempunyai keterbatasan untuk menangkap sinyal. Oleh sebab itu, saya mencoba browsing rekomendasi perangkat - perangkat wi-fi adapter yang dijual di toko. Akhirnya saya membeli sebuah perangkat wi-fi dengan model seperti Flashdisk USB dengan tambahan antena kecil. Wi-fi USB itu bermerek TP-LINK dengan seri TL-WN722N. Saya sempat ragu saat membelinya karena harganya yang terpaut murah hanya 99.000 ribu rupiah saja. Saat membeli, otak saya mengkomparasikan perangkat TP-Link ini dengan perangkat laptop dan smartphone saya di rumah. Jika wi-fi kepunyaan laptop dan smartphone saya saja yang berharga jutaan tak bisa menangkap sinyal Access Point dari rumah Tante saya, bagaimana dengan perangkat Wi-fi USB Adaptor yang hanya senilai 99.000 rupiah saja? Namun walau bagaimanapun, saya tetap membelinya, itung - itung juga sebagai pengalaman. Dan kalaupun berakhir sia - sia, tidak masalah.


Ketika sampai dirumah, saya langsung mencobanya. Pertama saya memasang wi-fi USB TP-LINK tersebut di desktop saya di kamar. Setelah menginstallasi driver dan utility interfacenya, yah saya akhirnya menghembuskan nafas lega melihat ada sinyal meski satu bar yang tertangkap di layar, dan tetap saja perangkat dengan harga murah ini menjadi pahlawan yang akhirnya menyelamatkan saya dari mimpi buruk dan memberikan saya acces internet gratis. Ketika saya memasangnya di laptop dan saya membawanya di ruang tamu, jadi jarak Acces Point dari rumah Tante saya dari ruang tamu menjadi hanya 8 meter saja. Di situ, saya mendapatkan tambahan satu sinyal lagi dan akhirnya menjadi dua bar kekuatan sinyalnya yang ditunjukkan di layar.


Tampilan Interface Utility bawaan CD Driver TP-LINK. Sangat simpel dan mudah dimengerti

Nah, jadi bagi kalian yang di sekolahnya, atau dikampusnya, atau di kantornya, maupun di tempat umum yang kesulitan mendapatkan sinyal jangkauan Acces Point maupun Routers karena jarak di kelas, meja kerja yang jauh dari Access Point ataupun Routers, atau karena banyaknya pengguna yang memakai akses Hot Spot dalam suatu area yang membuat koneksi internet menjadi lambat, tak ada salahnya kalian menggunakan Wi-fi USB tambahan seperti TP-LINK seri TL-WN722N ini karena pengaruh penangkapan sinyalnya jauh lebih kuat dari wi-fi bawaan laptop maupun smartphone mahal sekalipun. Dan lagi, meski perangkat ini kecil, namun daya tangkap sinyalnya juga mampu menembus tembok dalam skala tertentu. Antenanya bisa leluasa diarahkan untuk ditujukan ke arah letak Access Point maupun Routers yang mana berperan sebagai sumber utama sinyal. Dan yang menarik, bentuknya kecil, ringan dan sangat mobile dibawa kemanapun dan kapanpun.


Tampilan interface applikasi Baidu Wi-Fi Hotspot ketika menjadikan Wi-Fi USB TP-LINK menjadi Hot Spot

Namun timbul masalah lagi ketika hanya perangkat dekstop PC dan laptop saja yang mampu menangkap sinyal dari Acces Point karena dipasangi oleh USB wi-fi TP-LINK ini, sedangkan smartphone saya tetap tak bisa mengakses jangkauan sinyal dari Acces Point dikarenakan tak ada perangkat tambahan seperti TP-LINK untuk smartphone. Dan akhirnya, masalah pun selesai ketika saya mengunduh Baidu Wi-Fi HotSpot, applikasi gratis yang hanya tinggal butuh sekali klik saja maka perangkat Wi-fi Anda secara otomatis akan dikonfigurasikan secara cepat menjadi hot-spot. Untuk lebih jelasnya lihat gambar diatas, saya kasih screenshot perangkat Wi-FI TP-LINK saya dengan menggunakan Baidu Wi-Fi Hot Spot, hanya sekali klik langsung dirubah menjadi Hotspot seperti Anda menjadikan Smartphone Anda menjadi Hotspot dengan mentheteringnya dengan perangkat lain. Akhirnya, smartphone saya pun bisa menikmati akses internet.

Sekilas mengenai wifi usb Tp-Link WN722N bisa Anda saksikan disini :

25 comments:

lina@my home sweet home said...

Mantap sekali nih infonya, jadi nambah ilmu baru. Harganya ngga mahal lagi ya.

Arief W.S said...

Lina @ Iya mbak makasih dah berkunjung. Senang juga kalau artikelnya bermanfaat untuk orang lain. Seri yang aku ulas diatas adalah harga yang paling murah untuk jenis USB yang ada antenanya. Untuk seri lain diatas 100rb harganya malah lebih kuat lagi nangkap sinyalnya karena spesifikasinya juga lebih tinggi :)

Tian Lustiana said...

Jadi nambah ilmu niih.. Pastinya harga semakin mahal semakin kenceng juga nangkap sinyalnya yaa

Arief W.S said...

Tian Lustiana @ Huum Mbak Tian. Aku awalnya beli yang murah dulu aja, kan itung2 cuma coba2, daripada langsung yang mahal dan ternyata gak bisa, nangis deh :D Ya Alhamdullilah, akhirnya bisa meski sinyal cuma dapat 1 atau 2 bar. Yah kapan2 kalau punya celengan, beli yang seri diatasnya, biar dapet sinyal full, dan tentu saja bakalan aku ulas juga disini :)

bayu setiawan said...

makasih gan sharingnya sangat bermanfaat

Arief W.S said...

Bayu Setiawan @ Makasih juga Mas Bayu dah nyempetin mampir kesini :)

Rayent Five said...

Misi gan, izin share ya...

ONE 14-Z1401-C2H9 (320GB)
Price Rp 3.499.000

Learn more about

Brief Specs :
Intel 2840, 2 GB DDR3, 320 GB HDD,NIC, Intel HD Graphics, 14" WXGA, Non OS


Pusat Belanja Komputer

Terimakasih :)

aris wahyudi said...

Mantab postingannya, udah lama punya Tp-link jenis ini tapi baru ketemu yg buat hotspot praktis dan instan.. sukses selalu ya.. :)

Arief W.S said...

Aris Wahyudi @ ternyata benda kecil gini manfaatnya banyak ya gan :) Makasih sudah berkunjung teman :)

adita said...

gan mau tanya,kira kira bisa gak tangkap sinyal wifi yg jaraknya 50m dan itu terhalang tembok beton?

Arief W.S said...

Adita @ Gak bisa gan kalau 50 M terhalang tembok, kecuali agan pakai seri diatasnya yang 8200N pake dua antena kalau gak salah yang emang spesialis nembus tembok bahkan bisa dua sampek tiga tembok, baik nyamping atau atas maupuun bawah jika di gedung bertingkat. Tapi soal jangkauannya saya kurang paham, bisa dicek di situsnya aja.

Rifqi Raza Bunahri said...

Gan cara mancarin wifinya selain pakek hotspot laptop bisa gak? Pakek alat apa gitu biar saya gak ngidupin hotspot lagi.

Unknown said...

gan cara setting tp link biar bisa dijadiin hotspot gimana?
aku juga punya yang kaya gitu terus udah instal baidu wifi tapi tetep ga bisa konek ke internet

Arief W.S said...

Rifqi @ harus pakek laptop gan kalau mau mancarin sinyal wi-fi, soalnya kan kan mau aktifin baidu harus idupin laptop. Kalau tanpa laptop bisa pake Mi-Fi.

Unknown @ settingnya punyaku otomatis itu gan, tinggal sekali klik aja disettingin baidunya kuk.

ismail bouty said...

Bisa itu buat akses wifi yg terkunci???

Arief W.S said...

Ismail Bouty @ Menilik fungsinya sepertinya bisa gan. Atau mungkin pengunjung yang lain pernah mencoba bisa share disini.

SUTAN AMEH said...

terima kasih berbagi pengalamannya, kadang kala yang seperti ini lebih real daripada kita cuma berpedoman pada spek yang tertulis dibox. saya juga berniat pakai alat ini cuma sinyal wifi yang ditangkap agak jauh +/- 100 m, jadi urung kerena ari pengalaman anda cuma sejauh 10 m dari rumah tantenya. btw, ada solusi alat lain yang murah dan berkwalitas?

Arief W.S said...

Suitan AMeh @ masih banyak bang seri TP-Link lain yang jangkauan menangkap sinyal lebih jauh. Seperti seri WN8200 kalau gak salah yang dual antena. Atau coba ke toko modem terpercaya aja di kota abang tanya apakah jual antena eksternal penangkap sinyal, kan bisa dimodif sambungin ke TLWN722N, sekalian berkonsultasi.

RICHSON DESMON said...

Bagaimana prosedure installnya mas, sebab saya sudh ikutin yg ada di manual book, tetapi tidak berhasil juga.
Masalahnya adalah adapternya tidak terdeteksi di computer.
Mohon bantuannya.
Thanks.

Arief W.S said...

Desmon @ wah susah juga ya mas kalau gak terdeteksi. Harusnya emang terdeteksi dulu gan di windows baru install drivernya. Kalau dicoba di laptop maupun dekstop lain lancar, kemungkinan masalah pada driver laptop maypun dekstop usb portnya di windows mas.

vino d carmelo said...

makasih artikel nya sgt mmbantu

btw itu yg ada tombol nya itu buat apa ya fungsi nya

Irvan said...

saya kebetulan udah beli dan install nih tapi pada saat mau di connect kan minta sercurity key nya.. saya masukkan bebas ttp gag bisa. kira kira bagaimana ya?

steven nainggolan said...

klo antena di lepas tetep detect gag gan?

diska ermalia said...

rencana baru mau beli nih,berhubung leptop lg diserpis dan dirumah adanya desktop..
brati ketika kita udah nyolokin usb nya ke desktop,hp harus udah instal baidu ya? (asumsi mau ambil wifi dr hotspot hp)

helmi ender said...

kebetulan sy udh cb,sy pke deskop..alat ni bs bt nerima n nyebarin wifi jg,utk nyebarin sy pk uc browser,jangkauan lmyn jauh sy simpen d genteng

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...