Thursday, February 21, 2013

Habbatus Sauda, Penyembuh Segala Penyakit Kecuali Kematian

Ceritanya Minggu kemarin saat berkirim - kirim pesan dengan teman aku lewat media chatting di What's Apps, aku tanya  "Mau pergi kemana?" Karena di sela - sela chating temanku memutuskan untuk pergi, jadi aku penasaran tanya mau kemana, trus dia menjwab, "Mau beli Habbatussauda, punyaku habis." Kemudian timbul tanda tanya dalam benak saya, apa itu sebenarnya Habbatussauda???? Ketika aku tanya ma temenku, emang balesannya agak lama, setelah ada dering pesan masuk setelah lama menunggu, ketika aku buka, temanku menjawabnya dengan Hadist. Dibawah ini aku sertakan kumpulan dari beberapa Hadist mengenai Habbatussauda.

Hadist tentang perintah berobat
“Wahai hamba-hamba Allah berobatlah kalian, karena tidaklah Allah Azza wa Jalla menimpakan suatu macam penyakit kecuali telah Dia ciptakan obat untuknya, kecuali satu macam penyakit”. Mereka bartanya : “Apa penyakit itu ?” Jawab Beliau : “penyakit tua (pikun)”. [Shahih, Ahmad 4/278, Ibnu Majah 3436, Abu Dawud 3855, At Tirmizi 2039 dari Zaadul ma'ad IV : 12 dengan tahqiq Al Arnauth]

“Setiap penyakit ada obatnya, maka jika obat untuk penyakit itu yang digunakan, niscaya akan sembuhlah ia dengan seizin Allah Azza wa Jalla.” [Shahih, Muslim 2204]

"Tetaplah kamu berobat dengan Habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya mengandung bahan penyembuh bagi setiap penyakit kecuali mati". (HR Al-Bukhari)

Dalam Ash-Shohihain diriwayatkan hadist dari Ummu Salamah dari Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Hendaklah kalian mengkonsumsi Habbatus Sauda’ , karena didalamnya terdapat kesembuhan dari setiap penyakit, kecuali saam. Sedangkan saam artinya kematian.”
Imam Bukhori juga meriwayatkan hadist dari Aisyah R.A bahwasanya ia mendengar Nabi SAW bersabda;
” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam. Aku bertanya, “Apakah saam itu?”. Beliau menjawab, “Kematian.”

Dalam riwayat Muslim:
“Tidak ada suatu penyakit, kecuali penyembuhannya ada didalam Habbatus Sauda.”

Nabi SAW mengabarkan bahwa Habbatus Sauda berkhasiat menyembuhkan setiap penyakit. Kata syifa’ (kesembuhan) dalam seluruh hadist disebut tanpa dima’rifahkan dengan alif dan lam. Semuanya dalam struktur positif, sehingga dengan demikian kata tersebut bersifat nakiroh (indefinite, tidak spesifik) yang biasanya bermakna umum. Selanjutnya, kita bisa mengatakan bahwa dalam Habbatus Sauda’ terdapat potensi penyembuhan terhadap setiap penyakit.

Membaca Hadist - Hadist diatas saya pribadi jadi penasaran apa sebenarnya khasiat dari Habbatussauda, kemudian saya googling kesana dan kemari untuk mencari tahu. Dibawah saya akan sertakan manfaat dan khasiat dari Habbatussauda yang saya sadur dari beberapa artikel di Blog.

Khasiat dari jintan hitam (habbatussauda) digunakan untuk pengobatan sejak ribuan tahun sebelum masehi. Jenis tanaman ini menjadi sangat populer di Timur Tengah karena keistimewaannya dalam melarutkan kolesterol dalam darah. Karena khasiat dari habbatussauda tersebut, sebagian masyarakat Timur Tengah kerap menyertakan jintan dalam menu makanan, terutama sewaktu mengonsumsi daging atau makanan berlemak lainnya. Mengonsumsi habbatussauda secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Habbatussauda mampu memberikan proteksi terhadap gangguan saluran pernapasan yang disebabkan histamin. Disamping itu, juga berfungsi sebagai peluruh haid. Di Timur Tengah biji jintan hitam digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan misalnya sakit gigi, nyeri sendi, dan flu. Minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever, serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Biji habbatussauda antara lain mengandung minyak atsiri, minyak lemak dan saponin. Kandungan lainnya adalah melantin, zat pahit nigelin, nigelon, dan timokinon. Minyak atsiri pada umumnya bersifat anti bakteri, antiperadangan, dan menghangatkan perut.
Habbatussauda juga mengandung karotin yang dapat berfungsi sebagai antikanker, hormon seks alamiah, zat pendorong produksi air seni dan empedu serta enzim-enzim pencerna, dan antikeasaman. Selain itu, habbatussauda pun mempunyai zat penenang sekaligus penyemangat.
Khasiat dari habbatussauda lainnya adalah mengurangi berat badan dan lingkar perut, menurunkan tekanan darah, gula darah puasa, trigliserida, dan kolesterol HDL, asam urat, adiponektin, dan high sensitive C-creative protein (hs-CRP).

Habbatussauda memang memiliki khasiat yang luar biasa sebagai obat yang memiliki segudang manfaat. Berikut ini akan dipaparkan kandungan dan manfaat habbatussauda yang salah satunya berkhasiat untuk meningkatkan jumlah sel-sel T yang sangat baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Selain itu ada pula khasiat lain berdasarkan penelitian yang dilakukan beberapa ahli obat-obatan, yang menyakinkan bahwa kandungan dari habbatusauda memiliki segudang manfaat, yang diantaranya :

a. G. Reitmuller, seorang Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, mengemukakan bahwa kandungan habbatusauda dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator.

b. Habbatussauda dijadikan sebagai suplemen multivitamin tubuh yang dapat menguatkan sistem imunitas tubuh yang dapat menjaga tubuh dari serangan penyakit berbahaya salah satunya seperti : kanker dan Aids.

c. Habbatussauda dengan kandungan vitamin yang terdiri dari asam linoleat (omega 3 dan omega 6) dapat berfungsi sebagai pemberi asupan nutrisi yang baik bagi sel otak, membangun membran otak dan jaringan syaraf pada otak untuk meningkatkan kecerdasan dan daya ingat. Selain itu kandungan omega 3 dan 6 dapat memperbaiki kerja dari aliran darah menuju otak menjadi lancar. Sehingga membuat habbatussauda baik dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan dan untuk para orang tua dalam usia lanjut untuk menekan resiko penurunan kerja otak karena usia.

d. Sebagai sintesa dan produktivitas hormon. Hormon merupakan salah satu komponen dalam tubuh yang menghasilkan kelenjar endokrin yang masuk dalam tiap aliran darah.

e. Menetralisir dan membunuh racun yang berasal dari berbagai jenis makanan dan paganan lainnya yang masuk dalam tubuh dari konsumsi makanan setiap harinya. Oleh karenanya habbatussauda sangat baik dikonsumsi sebagai obat untuk mematikan bakteri dan membunuh racun yang dapat mengakibatkan gangguan sistem metabolisme tubuh yang rentan akan serangan berbagai macam penyakit dan dapat menurunkan kinerja dari fungsi organ tubuh yang sangat penting seperti : hati, paru-paru dan otak.

f. Habbatussauda dengan kandungan Saponin-nya yang memiliki fungsi sebagai kortikosteroid yang dapat mempengaruhi zat-zat serta vitamin yang didapat dari berbagai sumber makanan dan vitamin yang kita peroleh seperti karbohidrat, protein dan lemak yang berpengaruh pada fungsi jantung, ginjal, otot-otot tubuh dan syaraf. Selain itu saponin juga bermanfaat sebagai zat yang dapat mempertahankan diri dari pengaruh perubahan keadaan lingkungan seperti cuaca, penyebaran polusi dan pencemaran lingkungan, gangguan susah tidur serta dapat berfungsi sebagai obat penenang untuk menghilangkan stress.

g. Sebagai Anti-Histamin atau anti bakteri. Histamin adalah salah satu zat yang dimiliki tubuh yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada penderita asma bronkial. Habbatussauda menunjukkan hasil yang cukup menyakinkan sebanyak 70 % dari penderita asma yang gejalanya timbul karena alergi yang disebabkan oleh polusi udara, debu, perubahan cuaca, asap bahkan sampai menyebabkan timbulnya jerawat dan kemudian sembuh dengan pemberian obat habbatussauda ini.

h. Kemudian hasil penelitian yang diterbitkan oleh sebuah Journal Ilmu Kesehatan Pakistan di tahun 1992 berikutnya untuk membuktikan keampuhan habbatussauda sebagai obat dan multisuplemen yang memiliki banyak khasiat dari kandungan habbatussauda salah satunya dari minyak volatile ternyata ampuh untuk membunuh strain bakteri V cholera dan E coli dibanding dengan obat antibiotik lainnya seperti Ampicilin dan Tetrasiklin.

i. Untuk para ibu yang sedang dalam masa menyusui buah hati. Habbatussauda dapat meningkatkan produktivitas ASI. Hal ini dikarenakan oleh kombinasi dari kandungan lemak tidak jenuh yang dimiliki habbtussauda yang berinteraksi bersama strukutral hormonal yang dimiliki dari minyak habbatussauda ini mampu melancarkan produksi ASI sehingga bayi atau balita mendapatkan sistem imunitas tubuh secara alami, terutama ketika pada musim penghujan tiba, penyakit yang sering timbul adalah sakit flu dan pilek.

j. Untuk para orang tua yang sudah lanjut usia baik dikonsumsi untuk mempertahankan memori, daya tahan tubuh, mencegah terjadinya penurunan kerja dari fungsi otak yang berakibat pada kepikunan. Selain itu dapat menjaga kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit karena faktor usia.

k. Interferon yang terkandung dalam habbatussauda ini mampu menghasilkan sel-sel normal pada setiap sel jaringan tubuh untuk melawan virus yang dapat merusak jaringan tubuh. Selain itu dapat meleburkan sel-sel tumor dan meningkatkan sistem antibodi.

Itulah manfaat dan khasiat dari Habbatussauda. Lalu apakah manfaat dan khasiat yang disebutkan diatas dan Anjuran Nabi Muhammad SAW sudah teruji di jaman sekarang? Tenang, di bawah saya paparkan berbagai penelitian yang sudah dilakukan oleh banyak pakar di dunia yang saya sadur dari sebuah artikel.

“ Habbatus Sauda’ memiliki peranan yang penting pada pencegahan tumor & kanker. Pada penggunaannya dalam waktu yang lama minyak Habbatus sauda’ memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu dapat mempercepat pembelahan sel ”. Dr. Stanley Copock, University of Arizona, USA

“ Habbatus sauda kaya akan beta-sitosterol, yang diketahui memiliki kemampuan mencegah kanker”.Dr. Michael Tierra L. AC. O.M.D.

” Dengan mengkonsumsi Nigella Sativa dapat melawan kelelahan ”.Dr. Mohammed Saleh, M.D., Kairo-Mesir

” Ekstrak habbatus sauda memiliki khasiat anti-tumor tanpa efek samping seperti apa yang terjadi pada Chemotherapi dan penyinaran”.Study of Nigella sativa on humans, University of South Carolina. USA

“ Habbatus sauda mempunyai lebih dari 100 bahan aktif dengan berbagai khasiat penyembuhan. Salah satunya adalah impotensi.”Black Cumin, The Magical Egyptian Herb, Dr. Peter Schleicher, M. D.Dr.Mohammed Saleh, M.D., Egypt

“ Habbatus sauda’ terbukti memiliki khasiat anti-histamin, anti-oxidant, anti-biotic, anti -mycotic dan penghambat Bronchitis”.Study of Black Seed Oil on Humans, American Scientists

“ Kombinasi kandungan lipid dan struktur hormon dalam Nigella Sativa dapat meningkatkan air susu bagi ibu menyusui”University Pochefstroom

” Terapi baru yang efektif, mudah dicerna dan tidak mahal pada penyakit alergi adalah penggunaan asam lemak tidak jenuh dari minyak biji tanaman, terutama minyak Nigella Sativa (Habbatus sauda)”.Dr. Lutz Bannasch, München - Jerman

” Nigella Sativa (Habbatus sauda mengandungi minyak eter yang dapat membantu pencernaan & mengurangi masalah usus ”.Prof. Dr. Hildebert Wagner, Institut fur Pharmazeutische Biologie, München - Jerman

” Nigella Sativa mengandung asam lemak tak jenuh, Linoleic & Gammalinolenic yang masuk dalam tubuh. Asam ini memungkinkan untuk pencapaian sintesis yang merupakan sistem kekebalan tubuh yang penting menyebabkan penyakit kronik seperti jerawat dan demam karena alergi, hingga kanser ”.Dr. Peter Schleicher, M. D., Immunologist, Munich Germany

” Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh ”.US. Patents Section, Antiviral Agents Bulletin # 5, 482, 711

” Habbatus sauda’ merangsang sumsum di tulang & imuniti sel serta pengeluaran terferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel, melawan sel tumor, dan meningkatkan antibodi yang mengeluarkan sel B”.Cancer Immuno-biology, South Carolina

” Habbatus sauda’ terbukti menyembuhkan 70 % penderita alergi, termasuk di dalamnya alergi serbuk dan debu juga jerawat, serta neurodermitis ( penyakit kulit), asthma dan lemahnya daya kekebalan tubuh. Mengambil habbatus sauda’ secara teratur dapat menahan secara baik penyakit flu ”.Dr. Peter Schleicher, Immunologie, München-Jerman

Nah, mengetahui betapa besar manfaat dan khasiat Habbatussauda ini, beberapa hari yang lalu saya akhirnya juga memutuskan untuk mengkonsumsinya sebagai penjaga kesehatan dari berbagai penyakit, InsyAllah. Ketika tiba di toko herbal, saya mikir - mikir, mahal nggak ya kira - kira ??? Alhamdullilah, ternyata gak semahal yang aku bayangkan. Akhirnya aku memutuskan untuk membeli satu botol Habbatussauda serbuk kapsul yang berisi 120 kapsul, dengan harga 24RB. Dan juga sebotol Minyak Habbatussauda yang berisi 90 kapsul seharga 40ribu. Jadi total semuanya 64RB. Hik - Hik, uang saku kepotong deh. Tapi gak masalah, yang penting kesehatan terjaga, apa gunanya banyak harta namun pesakitan, jiah, malah ceramah >,<

Untuk yang botol warna kuning adalah yang berisi kapsul serbuk, sedangkan yang hitam adalah kapsul berisi minyak Habbatussauda.

Untuk yang kapsul cair saya meminumnya setelah makan malam :)

 Untuk yang kapsul serbuk, saya meminumnya pagi dan sing hari setelah makan tentunya :) 

Nah bagi kalian sahabat Blogger, terutama yang muslim yang ingin menjaga kesehatannya, ada baiknya mengkonsumsi Habbatussauda sesuai anjuran Nabi kita Muhammad SAW yang tertera dalam Hadist. Bagi sahabat yang non-Muslim, tak ada ruginya juga mengkonsumsinya, karena selain murah, khasiat dan manfaatnya juga sudah teruji. Karena kesehatan sangatlah penting, dan juga mahal. Meski mengkonsumsi Habbatussauda, jangan abaikan hal - hal lain seperti tetap rutin berolahraga, makan - makanan sehat, hindari minuman keras dan rokok kalau bisa, InsyAllah bisa, jangan malas mandi, hehe, dll. Sekian dari saya.

sumber:
http://najibherbal.blogspot.com,
http://pengobatancaranabi.wordpress.com,
http://www.khasiathabbatussauda.org/

Tuesday, February 19, 2013

Review Singkat Cross D3C, C1, M96T

Kemarin - kemarin saya membeli sebuah ponsel, namun kali ini bukan kategori smartphone seperti 2 review saya terdahulu Cross A7* dan A2. Ponsel yang saya beli kali ini hanyalah ponsel biasa, alias basic phone, yang hanya sekedar memenuhi kebutuhan pada umumnya yakni sms dan telepon.

Saya sendiri sebenarnya memegang 2 ponsel untuk kebutuhan sehari - hari. Yakni smartphone dan ponsel biasa. Lantas mengapa kuk tidak bawa smartphone satu aja? Bukannya smartphone saya bisa untuk dual-sim? Memang, tapi bila smartphone dikasih dual-sim bisa kebayang baterainya cepat habis. Oleh sebab itu dari dulu - dulu saya selalu membawa dua ponsel, satu untuk keperluan internet dan satunya untuk kebutuhan dasar seperti sms dan call.

Kali ini untuk kebutuhan basic phone saya membeli cross D3C, untuk menggantikan basic phone lama saya cross D2x yang sudah aku kasihkan ke suadara sepupu yang masih SD. (Bukan dikasih sebenarnya, tapi diminta dengan merengek, hik hik hik) Nah, awalnya pas mau bikin review D3C punya saya, bertepatan dengan saat itu juga, Bibi saya yang berkunjung kerumah dengan anaknya yakni adik sepupu saya yg masih TK nol besar. Saya lihat Bibi saya memegang HP basic phone juga yakni cross C1 dan juga saya tertarik melihat adik sepupu saya asyik memainkan game di HP miliknya yakni cross M96T. Mumpung saya mau buat review saat itu, sekalian saja saya pinjam sebentar HP milik bibi dan adik sepupu saya, jadi biar sekalian saya review, karena menurut saya juga menarik untuk direview.

Untuk spesifikasi D3C milik saya :

Spesifikasi saya comot dari Pamflet yang saya ambil saat membeli D3C di Phone market.





Baterai D3C memiliki daya besar yakni 1250Mah. Kalau hanya untuk smsan saja seminngu pun baterai belum habis. Saya malah jarang ngecharge pakai D3C.

Senter LED kepunyaan D3C sangat besar. Berani diadu kekuatan cahaya-nya dengan senter biasa. Sangat berguna sekali apabila mendadak mati lampu atau mencari sesuatu di kolong - kolong tanpa harus repot mengambil senter.

Mau nonton tv kapanpun dan dimanapun, oke2 aja. Cocok bagi yang punya TV hanya satu trus sukanya pada ribet rebutan chanel mau satunya liat sinetron, satunya Xfactor dan satunya lagi bola. hehehe, HP ber-analog tv jaman sekarang bisa menjadi solusi untuk mengatasi keributan macam itu dalam keluarga tanpa harus membeli TV lagi. Ditambah layar IPS milik D3C, membuat menonton TV lebih terasa nyaman.





 Untuk spesifikasi C1 milik bibi saya :

GSM + GSM + TV
TV Analog Free.
E-Buddy Chatting, Browsing & Social Network.
1.3 Megapixel Camera.
2.4" QVGA LCD 240 x 320 Pixels.
MP3 / MP4 / 3GP / FM RADIO.
Sound / Video Recording.
USB / GPRS / MMS / WAP / Wifi / Modem.
Webcam / Bluetooth A2DP.
Big & LoudSpeaker.
Phonebook 500, SMS 200.
Alarm, Calendar, Calculator, Task, Ebook.
Compatible Charger, Battery (BL-4C), USB


Cross C1 hampir kesemuanya memiliki dimensi yang sama dengan D3C. Hanya saja untuk bobot, D3C lebih berat ditangan. Untuk tampilan muka C1 bisa dilihat di foto HP paling atas yang warna hitam bersanding dengan D3C warna merah.

Cross C1 juga sudah dibekali analog TV. Namun tak mengusung layar IPS seperti D3C. meski begitu menonton TV tetap mengasyikkan.


Untuk Spesifikasi M96T milik adik sepupu saya :

GSM + GSM + TV + GAME
LCD 2.4 Inchi QVGA 240 x 320 Pixels.
Camera 1.3 Mega pixel.
TV Analog free.
E-Buddy Chatting, Browsing & Social Network.
MP3 / MP4 / 3GP
FM RADIO.
Sound / Video Recording.
USB / GPRS / MMS / WAP / Modem / Webcam
Bluetooth A2DP.
Mobile Banking.
Smart SMS Chat.
Torch Ligth.
Metal Casing
Karakter SMS Extra panjang.
Compatible Battery BL-4U
Charger
Handsfree 3.5mm.
 

Tampilan Muka Cross M96T. Hp milik adik sepupu aku ini juga sudah termasuk basic phone namun memiliki hiburan yang lebih banyak dari sekedar analog TV, yakni sudah dibenamkan emulator NES, jadi kita bisa memainkan game nintendo di M96T ini. Tak lupa sudah disediakan stik dalam paket penjualan untuk mendukung bermain game.






Bermain game menjadi lebih asyik dengan adanya bonus stik bawaan. Cocok untuk bermain anak - anak maupun para gamers yang ingin bernostalgia dengan game Nintendo.




Tak lupa juga sudah dibenamkan fitur TV analog yang semakin menambah banyak hiburan di seri M96T ini.

Lalu bagaimana dengan hasil fotonya? Yah, memang untuk level HP basic gini, tidak ada yang bisa diharapkan dari segi kameranya. Bagiku, hasilnya buruk. Melainkan fitur kamera hanya sebagai pelengkap saja. Namun masih bisa buat eksis kuk. hehehe. Dibawah saya hanya menyajikan hasil kamera D3C milik saya saja.






Meski Buruk hasilnya, tetapi lumayan buat eksis ataupun menangkap sebuah moment.


Lalu bagaimana dengan harganya? Dibawah saya akan cantumkan harga pembelian berdasarkan uang yang saya keluarkan untuk meminang D3C ini dan juga keterangan Bibi saya saat membelinya.

D3C    : Rp. 240.000
C1       : Rp. 180.000
M96T  : Rp. 300.000

Kelebihan D3C:
-Baterai daya besar dan awet
-Kekuatan senter powerfull dan terang
-Layar IPS
-Suara saat dipakaian handsfree ngebass, enak buat denger MP3

Kelebihan C1:
-Murah
-Sudah ada Tv analog dengan harga hanya 180rb, wow!!!

Kelebihan M96T:
-Touchscreen
-Sudah dibenamkan emulator NES untuk bermain game
-Bonus Stik untuk bermain


NB: Semua gambar untuk review saya ambil dengan Cross A2.

Spesial Award dari Penghuni60

3 Years of Blogging Award


Untuk ke-3 kalinya, saya mendapatkan award. Award kali ini datang dari sobat blogger Penghuni60. Saya sendiri mengetahui pemberian award ini melalui komentar sobat Penghuni60 di blog saya seperti di bawah ini:


Saya gak keberatan sob atas awardnya, malah saya senang dikasih award dari agan Penghuni60. Dengan spesial award ini saya benar - benar mengucapkan terima kasih banyak kepada agan Penghuni60. Semoga dengan award ini, jalinan persahabatan dan silaturahmi terus terjaga :) Dan tak lupa saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-3 untuk blog Penghuni60. Semoga blognya tambah ramai, bermanfaat dan sukses :) Amin :)

Monday, February 18, 2013

LIEBSTER AWARD 2013 DARI BLOGSENO



Untuk ke-dua kalinya saya kembali mendapatkan LIEBSTER AWARD. Award kali ini datang dari sahabat pengelola BlogSeno.

Atas Liebster Awardnya di atas, saya benar - benar mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya untuk sahabat BlogSeno. Semoga dengan award ini, persahabatan dan silaturahmi semakin kuat terjaga dan memacu semangat saya untuk lebih banyak memposting hal - hal yang lebih menarik, bermanfaat dan tak berhenti untuk berkarya di blog. Dibawah, saya akan membagikan award ini ke sahabat - sahabat blogger, mengingat adanya kewajiban men-share award ke-10 sahabat blogger apabila kita mendapatkannya.

  1. http://cerita-lala.blogspot.com/
  2. http://www.4kaos.com/
  3. http://websitepunyague.blogspot.com/
  4. http://yahyadoang.blogspot.com/
  5. http://rudyparabola.blogspot.com/
  6. http://jeckkomboy16.blogspot.com/
  7. http://www.icahbanjarmasin.com/
  8. http://penghuni60.blogspot.com/
  9. http://miki-maru.blogspot.com/
  10. http://www.rizkipradana.blogspot.com/

Bagi para sahabat blogger yang saya beri dan share Liebster Award-nya, semoga diterima dengan senang hati dan jangan lupa kewajibannya kalaupun sempat untuk memberikan atau share ke -10 sahabat blogger yang lainnya untuk mempererat silaturahmi dan persahabatan :) Terima Kasih :) 

Saturday, February 16, 2013

LIEBSTER AWARD Dari Sahabat Pelangi Dunia :)


Sebenarnya saya sangat awam mengenai award dalam blog itu. Ketika cek buku tamu, ternyata saya mendapatkan award dari seorang sahabat. Setelahnya saya sedikit googling sana dan googling sini, oh ternyata award di Blog itu adalah sebuah penghargaan sesuai kategori tertentu yang intinya untuk menjalin persahabatan, silaturahmi, dll. Nah kali ini saya mendapatkan LIEBSTER AWARD  dari mbak Rima Lelandha yang mengelola Blog Pelangi Dunia.


Atas Liebster Awardnya di atas, saya benar - benar mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya untuk Mbak Rima Lelandha. Semoga dengan award ini, persahabatan dan silaturahmi semakin kuat terjaga dan memacu semangat saya untuk lebih banyak memposting hal - hal yang lebih menarik, bermanfaat dan tak berhenti untuk berkarya di blog. Dibawah, saya akan membagikan award ini ke sahabat - sahabat blogger, mengingat adanya kewajiban men-share award ke-10 sahabat blogger apabila kita mendapatkannya.

  1. motamatika.blogspot.com
  2. le-flame.blogspot.com
  3. compaznet.blogspot.com
  4. pesekmaniacs.blogspot.com
  5. phimaku.blogspot.com
  6. kreasiisengmiti.blogspot.com
  7. fi3neechan.blogspot.com
  8. penyuluhpi.blogspot.com
  9. simplicityarea.blogspot.com
  10. bredmart.blogspot.com
Bagi para sahabat blogger yang saya beri dan share Liebster Award-nya, semoga diterima dengan senang hati dan jangan lupa kewajibannya kalaupun sempat untuk memberikan atau share ke -10 sahabat blogger yang lainnya untuk mempererat silaturahmi dan persahabatan :) Terima Kasih :)


Friday, February 8, 2013

Cerpen ke-4 ku, To Kill A GREAT DEVIL

Orang - orang selalu berkata bahwa Parjo Sukmawan adalah seorang Iblis. Aku sendiri tidak tahu seperti apa wujud iblis itu detailnya. Yang aku dengar dari tetangga - tetangga hanyalah sebatas sifat Parjo yang selalu dicela warga. Selama ini aku belum pernah melihat Parjo sekalipun, karena memang rumahnya terasing, berada di dekat hutan serta pertanian dan perkebunan warga, jauh dari pemukiman kampung.

Ada yang bilang bahwa Parjo pemabuk berat, dan karenanya warga sering menyebutnya manusia haram. Ada yang bilang bahwa rumah Parjo berbau sangat busuk, sehingga banyak warga menyebutnya kuil bersemayamnya sang Iblis.

Oleh orang tuaku, aku dilarang bermain kesana karena berbahaya apabila bertemu dengan Parjo. Saat umurku 5 tahun, pernah ibuku menceritakan bahwa Parjo pemakan anak kecil, terutama gadis mungil. Namun setelah beranjak 11 tahun, aku tahu saat itu Ibu hanya membual, Ibu berkata begitu hanya karena dia tidak ingin aku bermain di area perkebunan dekat dengan hutan.

Saat itu rumah sedang ramai. Di ruang tamu, Ayah didampingi Ibu sedang memimpin rapat dengan petinggi kampung membahas pemilihan ketua RW yang baru, karena sebentar lagi ayahku akan ditugaskan di kantor Pemda setempat, jadi terpaksa harus meninggalkan jabatan ketua RW.

 Keluargaku termasuk keluarga berada dan terpandang di kampung karena jabatan ayah dan ibuku yang bekerja di pemerintahan dan segala usaha bisnis lainnya. Oleh karena itu, sebagai anak orang terpandang di desa, aku selalu dibebani banyak peraturan rumah tangga seperti salah satunya tak boleh bermain ke luar rumah tanpa seizin orang tua. Apalagi aku juga mengalami penyakit asma, Ibuku khawatir asmaku kambuh diluar sana saat bermain tanpa penanganan yang cepat.
Melihat situasi rumah saat itu, adalah merupakan sebuah kesempatan emas. Secara diam - diam aku keluar meninggalkan rumah dari pintu belakang. Rasanya sangat senang pergi meninggalkan rumah yang dipenuhi aturan. Serasa menemukan sebuah kebebasan.

 Aku berlari menuju ke lapangan bola voli di kampung tempat biasanya aku berkumpul bersama teman - teman meskipun sangat jarang sekali. Sangat jarang karena ibuku selalu menyuruhku lebih baik belajar di kamar daripada menghabiskan waktu di luar. Namun setelah sampai, rasa kecewa menyelimutiku, lapangan tampak sepi, tak ada pemuda yang bermain voli, tak ada kawananku para gadis kecil yang biasa bercengkrama dan bermain disitu. Kupikir mereka sedang sibuk di kamar mereka sendiri - sendiri. Demam media sosial dan laju teknologi internet mungkin menjadi penyebabnya menurutku yang mengkung - kung mereka untuk betah di dalam kamar. Namun rasa kecewaku hanya sebentar saja, mendadak hilang setelah melihat dari kejauhan sebuah perkebunan dan hutan. Aku berfikir inilah saatnya menuju kesana, aku ingin melihat - lihat sebentar apa yang ada di sana sebenarnya, dan kembali ke rumah sebelum rapat selesai agar tidak ketahuan bahwa aku menyusup keluar rumah secara diam - diam.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di perkebunan warga kampung, alangkah bahagianya saat itu. Walau napasku terengah - engah karena perjalanan menuju kesini tidaklah dekat bila ditempuh dengan jalan kaki. Meski hanya seorang diri, tapi rasanya senang bisa mengelilingi aneka pepohonan seperti rambutan, nangka dan juga duren. Keluar dari area perkebunan, terhambar area sawah yang luas. Aku berjalan - jalan menapaki jalan kecil di petak - petak sawah tersebut dan berhenti sejenak di samping sungai besar yang mengalir cukup deras.

Tak lama aku melihat rumah dari kejauhan di dekat hutan. Setelah membasuh wajahku yang lusuh di sungai, aku berlari mendekati rumah tersebut. Namun sebelum sampai, mendadak aku berhenti karena mencium aroma busuk sehingga memaksa tanganku untuk menutup hidungku. Mencium aroma busuk di dekat rumah itu, aku jadi ingat mengenai cerita warga mengenai Parjo sang iblis. Mengetahui itu aku langsung bersembunyi dibalik bebatuan besar tak jauh dari rumah itu dan memandangi dengan seksama rumah yang sudah reyot tak terawat itu. 

Suasana menjadi hening sejenak saat aku mengamati rumah iblis itu sambil tetap menutup kedua hidungku karena tak tahan dengan bau busuknya. Melihat tak ada aktivitas apapun di dalam rumah itu, aku mengendap - endap berjalan menuju hutan agar tak menimbulkan suara berisik. Kupikir sang Iblis Parjo sedang tidur di dalam rumah busuknya, dan aku tak mau membangunkannya, menemuinya pun aku tak mau, bila mengetahui bau rumahnya saja seperti ini. Apa yang dikatakan warga memang benar, dia mungkin keturunan Iblis atau manusia yang dikutuk.

Memasuki hutan, suasana sangatlah rindang. Banyak pepohonan besar menjulang tinggi.Mereka gagah dan perkasa. Aneka suara serangga bersautan tak karuan, menandakan alangkah banyaknya penghuni hutan ini.  

Aku berjalan dengan perasaan gembira. Suatu saat, kawanan teman sepermainanku nanti akan aku ajak membuat kemah - kemahan di area hutan ini. Pasti sangat mengasyikkan tentunya. Setelah lama berjalan jauh, sayup - sayup terdengar suara seseorang. Aku mengikuti darimana  arah asalnya suara tersebut. Semakin aku melangkah, suara itu semakin jelas terdengar. Lama - lama aku mendengar suara cekikikan dua orang terdiri dari lelaki dan perempuan. Ketika aku sampai di asal suara tersebut, aku tak percaya dengan apa yang aku lihat.

Dari balik batang pohon yang besar tempat aku mengendap, aku melihat dua orang sepasang kekasih sedang melakukan tindakan mesum. Yang membuat aku terkejut, adalah karena aku mengenali mereka berdua. Yang perempuan adalah Mbak Nurjanah, dia pelajar yang baru duduk di kelas 2 SMK jurusan akuntansi, dia juga adalah guru privat mengajiku selama setahun yang lalu. Kemudian yang lelaki adalah Mas Andre, dia adalah pekerja industri di luar kota, di waktu senggang  kadang dia juga membantu bisnis ayahku. Sepengetahuanku Mas Andre sudah mempunyai pacar yang juga bekerja di bisnis ayahku. Memang di usiaku saat ini aku belum mengalami fase tahapan cinta - mencintai. Namun aku paham bahwa yang dilakukan Mas Andre adalah selingkuh. Arti selingkuh pun aku pahami saat aku diam - diam menonton sinetron secara sembunyi - sembunyi dari perhatian ibuku.
"Hai Kalian!!! Mendadak ada sebuah teriakan keras layaknya halilintar yang menyambar. Tak hanya membuat kedua orang itu kaget, tetapi juga membuat senam jantungku. Kulihat ada seseorang yang mendatangi mereka berdua. Sementara kedua orang itu sibuk merapikan pakaian yang mereka kenakan.

"Sudah berapa kali aku peringatkan, jangan melakukan perbuatan asusila seperti ini di hutan. Tahukan kalian telah mengotori hutan ini dengan perbuatan kalian?,"cetus orang aneh yang baru datang itu kepada mereka berdua yang tertangkap basah. Orang aneh itu berbadan tinggi, namun sangat kurus. Kulitnya coklat kehitaman sangat lusuh. Bajunya pun compang - camping. Di belakangnya terpanggul sebuah karung berisi banyak ranting pohon berukuran panjang yang sudah menua. Umurnya kira - kira 35 tahun dan dagunya penuh dengan janggut memanjang.

Setelah selesai membenahi bajunya, Andre langsung membalikkan badan mendekati orang aneh tersebut dan mendorongnya hingga jatuh, seraya berkata " Keparat kau Iblis, kenapa kau selalu mengganggu kesenanganku hah?! Ini ketiga kalinya kau selalu menganggu kesenanganku!"

Kemudian Andre menuju ke balik semak dan mengambil motornya yang disembunyikan disana dengan ekspresi penuh emosi. Dia menaiki motornya dan memberi isyarat kepada Nurjanah untuk segera menyusulnya yang saat itu masih membenahi jilbabnya. Sebelum mereka pergi, Orang aneh itu sudah kembali berdiri dan mengatakan sesuatu yang ditujukan kepada Nurjanah," Kau juga, seharusnya kamu menjaga kehormatanmu."

"Jangan selalu ikut campur Iblis. Jangan sok suci, mengacalah dulu sebelum kamu menasehati orang lain. Aku kasihan tidak ada wanita yang menyukaimu. Memang itu takdirmu sebagai Iblis"sahut Nurjanah. Mendengar lontaran perkataan Mbak Nurjanah, aku seperti tak percaya dia bisa berkata kasar seperti itu. Selama setahun menjadi guru mengajiku, dia selalu lembut serta ramah tamah di hadapan ibuku.

"Lain kali aku akan menghajarmu bila menggangguku lagi Iblis keparat," pesan ancaman Andre kepada orang aneh itu. Setelah itu dia menggeber keras - keras motornya dan meninggallkannya.
Aku berfikir, mengapa daritadi mereka mengucapkan julukan Iblis kepada orang aneh itu? Aku jadi berfikir jangan - jangan orang aneh itu adalah Parjo Sukmawan sang Iblis yang kerap menjadi bahan cercaan warga kampung? Di saat aku terlalu banyak berfikir, aku tak sadar bahwa orang aneh itu telah mengetahui tempat persembunyianku di balik batang pohon yang besar. Aku terhenyak mundur ketika orang aneh itu melangkahkan kaki ke arahku dan terdiam sesaat saat pandangan mata kami saling bertemu. Posisiku sudah memasang kuda - kuda untuk berlari menjauh.

"Tunggu Nak,"Teriak orang aneh tersebut. Tapi aku tak menggubris teriakannya. Dengan sekuat tenaga aku berlari meninggalkan orang aneh tersebut. Orang aneh tersebut tampak mengerikan bagiku. Dan kalau benar dia adalah Iblis yang sering diceritakan para warga, aku tak mau bertemu dengannya.

Ritme nafasku perlahan mulai tak beraturan. Aku merasakan bajuku basah karena keringat. Rasa lelah mulai menyerangku. Namun sekuat tenaga aku berlari untuk keluar dari hutan ini meski aku berlari tanpa arah yang benar. Semakin lama aku merasa tumbuhan dan semak yang aku lewati semakin lebat, aku jadi sering menabrak dedaunan dan ranting kasar didepanku yang menimbulkan rasa sakit. Lalu aku dengan cepat terpelosok oleh tanah landai yang menjorok dalam ke bawah. Aku jatuh tergelincir turun. Aku merasa bajuku sedikit robek terkena akar tumbuh - tumbuhan yang menonjol di tanah landai tersebut saat aku menggelincir ke arah bawah dan juga merasakan celana pendekku robek tersayat sebuah ranting yang tajam.

 Ketika sudah berhenti tergelincir dan menyentuh permukaan tanah dalam  keadaan tertelungkup, aku merasakan badanku semuanya nyeri, terutama di paha kananku, kugerakkan sedikit tungkai kakiku tapi aku mengerang sakit. Aku melihat darah segar menetes melumuri pangkal paha kananku hingga tungkai kaki. Aku merasa lemas, seolah matahari sudah akan terbenam, yang kulihat kegelapan sedikit demi sedikit menutupi pandanganku, dan aku mulai tak sadarkan diri. 

Sebuah bulatan yang bercahaya beterbangan dalam kegelapan. Kemudian muncul berbagai bulatan cahaya yang lainnya dihadapanku. Kupejamkan mataku dan kubuka kembali sekarang kulihat cahaya bulat tersebut mulai berpendar, dan ketika aku mendapatkan kembali penglihatanku di saat awal - awal siuman, aku melihat banyak lilin yang bergelantungan di atas ternit yang sudah reyot. Kutoleh kesamping dengan posisi tidur untuk mengetahui dimana sebenarnya aku sekarang. Aku terkejut ketika menoleh aku melihat si Iblis sedang duduk merebus air dengan panci di atas bakaran beberapa ranting pohon. Aku menggerakkan badanku untuk berdiri ketika menyadari aku berada di kuil bersemayamnya sang iblis. Namun usaha itu hanya mendatangkan rasa sakit yang luar biasa sehingga aku mengerang kesakitan dan membuat sang iblis tersentak.

"Oh, syukurlah, kamu sudah sadar, " Begitulah, kata pertama yang kudapati dari sang Iblis. Aku merasa aneh dengan perkataannya. Tadinya kupikir dia akan menggertakku karena aku berteriak sembarangan atau malah menyakitiku. Namun kenyataan disini yang aku dapatkan sungguh berbeda. Kulihat tatapan sang Iblis penuh perhatian.

Perasaan di dadaku mulai agak nyaman melihat ekspresi wajah sang Iblis. Sangat berbeda bila dibandingkan ketika sang Iblis emosi memaki Kak Andre dan Mbak Nurjanah yang kedapatan mesum. Karena perasaan nyaman ini aku memberanikan diri untuk bertanya meski aku masih agak berat untuk bersuara karena dadaku rasanya seperti tertusuk. " Apakah aku berada di rumahmu?"
"Benar, ini rumahku. Maaf kalau rumahku jelek sekali," itulah jawaban sang Iblis. Memang di dalam rumahnya sangat berantakan. Bagiku hampir mirip seperti gudang rongsokan. Tempat yang aku gunakan untuk tidurpun sangatlah keras terbuat dari batang bambu yang sudah reyot. Namun begitu, di dalam rumah ini tak sebusuk aroma seperti di halaman luar.

"Apa kamu masih merasa sakit nak? Sang Iblis bertanya kembali padaku."Badanku hampir tak bisa digerakkan, kurasa ada yang retak di salah satu tulangku," jawabku lirih. Ketika kulirik ke bawah, aku baru sadar aku hanya mengenakan celana dalam, karena celanaku tersobek oleh ranting saat terjatuh. Luka sobekan  kecil masih menganga lebar di paha kananku, namun darah yang mengucur sudah membeku menyelimuti sekujur paha sampai mata kaki. Persis seperti ditato pikirku.
"Mengapa kamu lari seperti kesetanan saat di hutan tadi?" Sang Iblis bertanya. Apa kamu mekihat sesuatu nak?" Tanya Sang Iblis.

"Bukan, sebenarnya aku takut terhadap dirimu. Saat kamu memergoki Kak Andre tadi, kudengar mereka memanggilmu Iblis. Aku jadi takut mengetahui bahwa dirimulah sosok Iblis yang sering dibicarakan warga kampung. Jadi aku lari saat kita bertatapan."

Kulihat wajah sang Iblis menjadi muram saat aku menjelaskan alasannya. Aku tidak tahu apa perkataanku salah, tetapi bukannya kenyataan seperti itu. Lalu, sang Iblis mulai bertanya, " Apa yang membuatmu juga berfikiran aku seorang Iblis seperti warga lainnya?"

"Aku pernah diceritakan bahwa kamu seorang pemabuk berat.  Ada beberapa warga yang pernah melihat tumpukan ratusan botol minuman keras . Rumahmu juga baunya busuk seperti yang diceritakan warga. Dan masih banyak lagi kejelekan2 lainnya. Bukannya itu semua sudah menjadikanmu patut disebut seorang Iblis dengan segala keharaman yang kamu miliki?"

"Apa kamu mau tau darimana asal botol minuman keras itu dan  darimana asal bau busuk ini?"
"Tentu saja, aku jelas mau tahu darimana kekuatan Iblis yang bisa mendatangkan banyak botol minuman keras dan bau yang sangat busuk ini, jawabku."

"Kamu tahu kalau hutan di belakang ini sering dijadikan tempat maksiat terutama oleh anak muda? Ya, setiap hari hampir aku pergoki banyak-nya gerombolan orang maupun anak sekolah yang sedang pesta miras di dalam hutan. Kadang mereka marah saat aku pergoki dan sering menghajarku, oleh sebab itu mukaku jelek karena sering dihajar. Botol - botol miras yang mereka tinggalkan aku sering kumpulkan, daripada berserakan mengotori hutan yang akan membuat kesan buruk. Pertama aku kumpulkan dulu di depan rumah. Kalau jumlahnya cukup aku bawa untuk dijadikan barang rosok yang aku jual di desa seberang hutan ini untuk kebutuhanku. Selain botol aku juga sering merosok pakain - pakaian yang ditinggalkan oleh orang yang kebetulan aku pergoki saat melakukan tindakan mesum. Terakhir aku memulung baju SMP yang ditinggalkan seorang gadis yang keburu lari dengan kekasihnya saat kepergok berduaan mesra di hutan. Sebenarnya aku hanya ingin menasehati, tapi mereka keburu lari terbirit - birit. Selain hal itu, banyak lagi kemaksiatan yang dilakukan di hutan ini seperti perkelahian, pesta ganja, dll."

"Lalu bagaimana dengan bau busuk ini?" Tanyaku yang sekarang penuh obsesi setelah mendengar penjelasan pertama dari sang Iblis.

"Kamu tahu sungai besar di seberang?" Tanya sang Iblis.

"Aku tahu,"sahutku cepat. Apa dari situ asalnya?

"Bukan. Sungai itu dulunya sangat kotor dipenuhi oleh sampah. Sampah - sampah itu kebanyakan berasal dari penduduk desa. Karena semakin lama menumpuk dan menyumbat parit - parit yang mengaliri irigasi, jadi setiap habis sholat subuh, aku berolahraga dengan mengambili banyaknya sampah di sungai. Sebagian aku pendam di tanah di area sekitar rumahku, sebagian aku rosokkan ke desa seberang hutan. Jadi itulah mengapa di area rumahku baunya busuk bukan main. Tapi aku tak pernah membawa masuk baik botol miras maupun sampah ke dalam rumah, jadi disini kau tak akan mendapatkan bau seperti diluar, meski kalau hujan tetap baunya agak sedikit menguar masuk ke dalam sini."

Begitulah, mendadak diriku terdiam. Mendegar penjelasan sang Iblis hampir membuatku tak merasakan sakitnya tubuh ini. Hingga akhirnya sang Iblis bertanya mengapa diriku mendadak termenung.

"Maaf, seharusnya aku tidak memanggilmu Iblis jika mengetahui kamu adalah orang baik. Seharusnya aku memanggil Paman Parjo."

"Darimana kamu tahu namaku nak?"

"Parjo Sukmawan sang Iblis, begitulah sebutanmu di kampungku. Dan mulai sekarang aku tak akan memanggilmu Iblis lagi. Aku, meminta maaf."

Dadaku mendadak menjadi sangat sesak rasanya. Hingga aku mengambil nafas memerlukan desahan yang kuat dari dalam. Paman Parjo, terlihat begitu khawatir melihat kondisiku. Meski begitu aku tetap ingin mengajukan pertanyaan yang masih menjadi tanda tanya dibenakku.
"Kalau paman orang yang baik, mengapa paman terasing disini. Rumah Paman jauh dari kampungku?"

"Sebenarnya dulu keluarga Paman salah satu warga kampungmu nak. Ayah paman bekerja di salah satu mebel kayu di kampung. Ibu hanya seorang  perantauan yang sering lama pergi meninggalkan kami. Ibu dulunya adalah kembang desa menurut cerita ayahku yang sering menceritakan berulang kali kepadaku saat dirinya rindu kepada Ibu. Hingga suatu saat ayahku mengusirnya setelah mengetahui bahwa sahabatnya mengatakan bahwa Ibu bekerja menjadi wanita penghibur di kota Metropolitan. Hari - hari ayahku menjadi sedih setelah menyesal telah mengusir Ibu karena emosi sesaat. Dia akhirnya lebih banyak menghilangkan kesedihannya dengan minum - minuman keras. Kadang aku sering menegur ayah ketika sedang minum, namun dia malah berdalih bahwa kalau tidak minum itu bukan lelaki. Aku paham Ibu berprofesi seperti itu karena tuntutan ekonomi demi keluarga, namun aku juga tahu jalan yang Ibu tempuh salah dan sangat menyayangkan Ayah mengusirnya. Hingga suatu hari Ayahku saat masih dalam pengaruh alkohol menghajar rekan kerjanya dan menyebabkan nyaris buta karena mengatai Ibuku seorang pelacur."

"Pada saat itulah beberapa warga berkumpul untuk mendiskusikan nasib ayahku. Mereka semua melakukan musyawarah dan seorang petinggi warga saat itu menyarankan untuk agar diselesaikan secara kekeluargaan. Akhirnya warga memutuskan untuk mengikuti saran itu dan tidak menindak pidanakan kasus Ayahku ke yang berwajib agar nama desa tidak tercemar, melainkan mengasingkan kami."

"Saat pertama diasingkan disini umurku saat itu 15th. Ayahku sering sakit - sakitan saat berada di tempat ini. Dan jiwanya betul - betul terguncang. Saat umurku menginjak 23 tahun, ayahku meninggal karena sakit keras. Semenjak itu aku berjuang sendiri disini untuk hidup. Namun perilaku yang dilakukan Ibuku yang menjadi wanita penghibur dan emosi ayahku yang brutal menghajar rekannya sudah menjadi label buruk yang tidak akan pernah hilang dimata warga kampung. Banyak yang mencemooh saat melewati rumah kami. Sepeninggal ayah aku juga sering dicemooh seorang diri. Hingga beberapa tahun ini aku juga tidak tahu mengapa banyak orang kampung menjulukiku Iblis, hingga akhirnya aku bertemu kamu nak dan mendapatkan penjelasannya."

"Oleh sebab itu aku benci jika melihat ada orang yang mesum. Terutama wanita yang dengan mudahnya mengobral kehormatan dan harga dirinya. Sebenarnya aku hanya menasehati dengan emosi saat memergoki dengan tujuan agar si wanita natinya tidak sekasta dengan ibuku yang dicap wanita pelacur karena perilakunya. Dan juga si lelaki agar bisa menjaga wibawanya."

"Aku juga benci melihat banyak orang dan anak - anak muda yang menghabiskan waktunya dengan berpesta minuman keras. Aku memergoki mereka karena tak ingin nantinya seperti ayahku yang akal pikirannya sudah terengut alkohol sehingga yang tersisa hanyalah emosi yang nyaris membutakan rekan kerjanya. Namun kadang mereka yang aku pergoki dan nasehati marah malah menghajarku. dari sekian banyak, ada beberapa teman masa kecilku dari kampung yang aku pergoki dan mereka malah seolah tak mengenalku."

Entah mengapa, rasanya hati ini begitu sedih mendengar cerita Paman Parjo. Mataku mulai terasa digenangi air mendengar kebenaran yang selama ini terselubung oleh cercaan, cemoohan,  fitnah, prasangka buruk dan lain sebagainya. Di saat rasa haru itu juga nafasku mulai sesak. Aku berkata kepada Paman agar segera mengantarkakanku ke kampung agar segera mendapatkan tindakan di puskesmas. Kemudian dengan sigap Paman langsung membopongku dengan kedua tangannya yang meski kurus tapi sepertinya menyimpan tenaga yang luar biasa terpendam. Entah mengapa, kini hatiku merasa tenang berada dalam gendongan kedua tangannya dan sandaran dadanya.
"Siapa namamu nak?"

"Nur Latifah Indra Cahyaningsih, jawabku dengan tergagap - gagap karena nafasku sudah sesak.

"Siapa nama ayahmu? Biar aku bisa menjelaskan ke pihak puskesmas nanti."

"Mustofa Indra Martanto, kataku dengan lemas."

"Pak Indra yang menjabat ketua RW sekarang ini?" Paman malah balik bertanya.

"Paman kenal ayahku?"

"Dia adalah orang yang menyarankan agar kami diasingkan dahulu kala. Pada waktu itu ayahmu masih menjabat untuk pertama kalinya menjadi wakil ketua RT. Paham maksudku?" Aku hanya mengangguk menanggapi pertanyaan Paman karena sesak didadaku yang semakin parah.

Suara guntur terdengar dari luar rumah. Menandakan bahwa langit sedang mendung dan akan segera menitikkan air matanya. Paman mengambil sebuah karung plastik untuk menutupi tubuhku agar tak terkena air bila hujan nantinya dalam bopongannya. Saat pintu dibuka suasana sungguh sangat gelap. Aku tidak tahu bahwa keadaan di sekitar perkebunan dan hutan segelap ini, sungguh mengerikan. Dari kejauhan aku bisa melihat lampu - lampu kampung yang bagaikan kunang - kunang. Dalam perjalanan aku bisa merasakan sedihnya kehidupan yang dialami paman dalam gelapnya keterasingan.

Dalam perjalanan aku hampir tertidur karena lemas dan mengantuk. Suara guntur kudengar semakin keras dan saling bersahutan. Perasaan hatiku saat itu mendadak sangat tidak enak. Ada suatu sorotan cahaya yang mengarah ke mukaku dan memaksa tanganku untuk menghalau sinarnya meski rasa sakit yang luar biasa aku tahan saat menggerakkannya. Sontak saat itu juga Paman memberhentikan langkahnya. Kemudian terdengar teriakan saling bersahut - sahutan.

"Heeiiiii, aku menemukan Latifah, dia disini!!!!!"

"Apa dia baik - baik sajjjaaa?!!!!"

"Dia bersama sang IBLIS, cepat panggil Pak Indra Kesini, anaknya dibawa sang IBlisss!!!!!!

Begitulah, teriakan yang kudengar jelas saling sahut menyahut yang membuat buyar rasa kantukku dan aku merasa warga kampung menemukannku. Sorotan senter makin lama dari kejauhan makin banyak yang datang menuju ke arahku. Sedangkan Paman kulihat hanya diam saja. Tak terasa sudah puluhan orang mengepung kami dan dari kejauhan aku lihat tubuh gempal ayahku menerjang kerumunan untuk menempati baris terdepan. Setelah berada di depan ayahku berdiri mematung dan mengarahkan senternya ke sekujur tubuhku.

Pertama Ayah mengarahkan cahaya senternya ke wajahku. Raut muka Ayahku gemetaran ketika melihat wajahku lusuh, sebagian babak karena luka, rambutku yang acak - acakkan. Lalu kemudian dia mengarahkan cahaya senternya ke badanku , Ayahku mulai mengelap peluh keringat ketika melihat bajuku kotor penuh dengan bekas pasir maupun tanah, terlihat seperti kumal. Terakhir mulut ayahku terbuka ketika arah senternya mengarah   ke bawah pinggangku yang hanya mengenakan celana dalam saja dan juga darah kering yang menghiasi paha sampai tungkai kaki. Aku tahu apa yang ada dipikiran Ayah. Aku bisa membacanya dengan jelas dari raut muka emosi yang terpancar di mukanya. Ayah pasti berfikir bahwa Paman Parjo telah merengut kegadisannku akibat pengaruh alkohol maupun sebagainya. Aku melambai - lambaikan tanganku kepada Ayah dengan isyarat jangan salah sangka terlebih dahulu. Dengan lemasnya tenaga dan sesak nafas yang tak bisa membuatku bicara aku berusaha sekuat tenaga ingin menyampaikan pesan itu. Namun dimata Ayah aku sepertinya malah seperti seorang anak yang ingin cepat memeluk Ayahnya dan segera ingin lepas dari Iblis yang membopongku. Ayah benar - benar salah mengartikannya. Dibantingnya dengan segera senter yang Ayah pegang kemudian dengan cepat dia merebut diriku dari tangan Paman Parjo. 

"Dasar binatang, bentak Ayahku keras. Lebih baik daridulu kau dan Ayahmu aku usir jauh - jauh keluar dari sini. Memang salahku tidak mengenyahkan kalian dari dulu kala. Aib kalian memang membawa bencana bagi kampung ini."

"Aku bisa menjelaskan Pak Indra bahwa sebenarnya...." Belum selesai Paman Parjo menjelaskan, terdengar suara yang tiba - tiba menyahut dengan kasar. Suara itu aku kenal, adalah suara Kak Andre.
"Apa aku bilang, bahwa si Iblis pastilah yang membawa kabur Latifah. Lihat saja dia ketahuan ingin entah membuang Latifah di sungai maupun menguburnya untuk menghilangkan jejak. 

Fitnah dan tuduhan yang dilontarkan kak Andre semakin menyayat di hatiku. Aku tahu kak Andre senang melihat posisi Paman Parjo yang terpojok seperti ini. Dia juga rasanya ingin memanfaatkan kondisi seperti ini untuk membalas dendam mengenai dirinya yang dipergoki saat mesum siang tadi. Dan kupikir , dari tatapan matanya yang penuh amarah, aku melihat keinginan Kak Andre untuk membungkam mulut Paman Parjo selamanya agar perbuatan mesumnya terkunci rapat - rapat di mulut Paman Parjo sehingga orang lain tak bisa mengetahuinya. Meski begitu, aku yakin Paman Parjo tak akan mengumbar aib orang lain meski dalam keadaan terdesak sekalipun.

Melihat kondisiku yang menyedihkan, Ayah kemudian segera berlari menuju desa untuk membawaku ke puskemas. Saat dalam bopongan Ayah, aku menoleh ke arah Paman, aku melihat dia sudah dipukuli oleh banyak orang di tengah guyuran hujan. Kulihat Kak Andre sangat beringas saat memukulinya. Pemuda - pemuda yang lain pun sama beringasnya. Mungkin ada juga beberapa pemuda yang juga ingin melampiaskan rasa kesalnya karena juga pernah dipergoki oleh Paman saat di hutan. Tak sedikit juga anak - anak kecil seumuranku juga ikut menghakimi Paman tanpa tahu latar belakang masalahnya. Malam itu adalah malam yang sangat kelam bagiku. Air mataku tak henti - hentinya menetes.

Begitulah kejadian yang selalu aku kenang setiap tahun ketika mengunjungi makam Paman Parjo. Batu nisan yang ada didepanku sekarang terukir tanggal kematiannya sehari setelah dia dihakimi dan tak dapat diselamatkan saat dibawa ke puskesmas oleh warga yang datang kemudian melerai keributan malam itu. Meski malam itu kita sama - sama berada di puskesmas yang sama, tapi aku pingsan terlalu lama, sehingga 3 hari kemudian saat sadar aku baru mengetahui ketiadaan paman. Namun aku senang selama pingsan aku bermimpi ketika berada dalam kegelapan, tiba - tiba turunlah tangga dari arah langit dan Paman terlihat menuruninya dengan senyum. Kulihat bajunya sangat indah, wajahnya menjadi sangat tampan dan bercahaya. Kemudian Paman memegang kedua tanganku dan berpesan, "Tau apa yang Paman lihat di balik pintu di atas tangga sana?, sesuatu yang luar biasa yang tak bisa dilukiskan oleh akal manusia dan lebih baik berkali - kali dari dunia dan seluruh isinya, maka jangan sekalipun terlena di dunia ini. Setelah itu mataku terbuka dan aku sadar dari pingsanku.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...