Thursday, July 3, 2014

Antusiasme Penonton Transformers 4

Libur akhir semester genap adalah salah satu liburan terpanjang yang dimiliki mahasiswa manapun - karena durasi waktu liburnya hampir mencapai 3 bulan lamanya. Untuk itu saya mengisinya dengan sengaja mengambil semester pendek untuk setidaknya memperbaiki nilai yang dinilai kurang dan untuk menaikkan Indeks Prestasi.

Sebelum perkuliahan semester pendek dimulai, saya memutuskan untuk mengisi waktu dengan menonton film di bioskop. Memang ada hiburan lain yang tak kalah serunya dengan menonton film bioskop untuk membunuh waktu - yakni adalah acara Piala Dunia 2014. Tapi melihat sebuah release pemutaran salah satu film di twitter dengan judul "Transformers 4 : Age of Extincion" rasa - rasanya judul film itu gaungnya melebihi kehebohan kompetisi Piala Dunia yang sedang berlangsung bersamaan dengan releasenya Tranformers 4 ini. Yup tak perlu waktu lama, sehari setelah pemberitaan release film Transformers 4 ini, keesokan harinya aku dan seorang teman langsung mendatangi salah satu bioskop di kota Jogja.

Tanggal 26 Juni, tepatnya pukul 13.00 siang, sampailah aku di bioskop Empire XXI yang terletak di Jln. Urip Sumohardjo Jogjakarta. Begitu kagetnya, ketika sampai disana, terlihat antrian para pembeli tiket yang panjangnya sampai keluar gedung dan menjamah di pelataran parkir. Luar biasa. Hal ini mengingatkanku pada saat peluncuran film kiamat 2012 pada tahun 2009 yang lalu yang antriannya juga kurang lebih hampir sepadan. Bedanya saat itu aku datang pada pukul 11.00 pagi, sedangkan pada saat ingin menonton Transformers 4 aku datang pada sing hari yang menyebabkan rasa pesismis untuk dapat memperoleh tiket pada hari itu juga - ditambah akhir bulan Juni ini juga merupakan liburan sekolah. Meski begitu, aku dan temanku tetap memasuki dua deret antrian panjang itu dengan harap - harap bisa mendapatkan tiket meski akhirnya ketika sudah berdiri lama hampir 2 jam, kami akhirnya tidak kebagian tiket.

Tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, keesokan harinya aku berangkat lebih awal yakni pukul 10.00 pagi harus sudah sampai di bisokop. Kali ini aku dan temanku tidak kembali mengunjungi bioskop Empire XXI karena trauma akan antrian yang begitu panjang. Untuk kali ini, pilihanku adalah bisokop Cinema 21 yang berada di Amplaz Ambarukmo Plaza. Tepat pukul 10.00 pagi, saat pintu masuk Amplaz dibuka oleh satpam, langsung saja aku berlari masuk kedalam dan menuju lantai paling atas dimana tempat bioskop berada. Ketika sampai disana, begitu kagetnya, antrian manusia sudah menumpuk meski pintu masuk bioskop belum dibuka. Aku jadi bertanya dari pintu mana para manusia ini bisa menyerobot masuk selain dari pintu utama?

Dan akhirnya setelah berdiri lebih dari 2 jam, tanggal 27 Juni 2014 kurang lebih pukul 11.35 aku sudah berhasil mendapatkan dua tiket untuk film Transformers 4. Melelahkan memang jika antusiasme para penonton yang membludak, antrian panjang-pun bakal tak terelakkan. Meski begitu, kelelahan itu pada sore harinya dibayar dengan aksi para robot yang memukau lewat Transformers 4. Memang di seri Transformers 4 ini meski sekuel dari 3 seri sebelumnya, namun ceritanya benar - benar tak ada sangkut pautnya dengan seri terdahulu serta pemeran utama-nya juga sudah berganti. Dengan cerita Transformers 4 yang bagi saya agak sedikit nyeleneh karena adanya para dinosaurus robot yang tak terduga, namun aksi peperangan yang tersaji di Transformers 4 mampu memborbardir atmosfer para penonton yang ada di ruang bisokop. Bagi kalian yang belum menonton filmnya, seri - seri transformer memang lebih cocok disaksikan di layar bisokop daripada di rumah karena jelas sensasi perangnya akan berbeda kecuali bagi yang mempunyai Home Theatre.   

4 comments:

Ina Rakhmawati said...

hahahahhaha
saya baru nonton hari ini.
di XXI antrinya naujubilah kalah dah antrian sembako tuk org kismin wkwkwkkw.,
2 jam lebih... kiraen dah reda antriannya , gak taunya masih kayak kemaren2.
tapi dapat yang 3D tadi jd lebih seru.

Andriyatna said...

wah belum sempet nonton euy.
Pasti lebih seru ya

Feby Oktarista Andriawan said...

Pengen nonton dah, penasaran soalnya justru banyak di kritik sama kritikus film. Hmmm...

Arief W.S said...

Mbak Ina @ Wah asyik yah Mbak dapat 3D. Kalau di Amplaz kagak ada 3D kayaknya, jadinya aku dapat yang 2D.

Yah begitulah mbak Ina, mau kelas sosial apa aja masyarakat kita tuh lo disuruh antri mah emang paling susah. Padahal juga di bioskop dan berlokasi di MALL gedhe, kalau rebutan tiket kayak rebutan sembako ga jauh beda. AKu juga geleng sendiri pas liatnya hehe :)

Andriyanta @ Iya seru, perangnya naik Dinosaurus loh, hehe :)

Feby OKA @ Iya, dari segi cerita memang konyol banget mas, makanya dari kelemahan itu yang buat bahan olok - olokan kritikus film. Tapi kalau dari sisi peperangannya yang ciamik, itu yang tetap buat Transformer 4 ini sempat menjadi Box Office meski di sisi lain dinilai jelek oleh para kritikus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...