Thursday, September 10, 2015

Review Film Close Range Love : Ketika Cinta Tak Mengenal Batasan

Siapa yang tidak menyukai dan terhibur dengan drama percintaan? Selama ini kita sudah sering disuguhkan oleh beragam drama percintaan sebagai contoh seperti yang  terjadi antara tokoh utama dengan teman sekelasnya. Tokoh utama dengan rekan kerjanya. Tokoh utama dengan rivalnya yang awalnya saling membenci namun lama – kelamaan tumbuh benih asmara. Tokoh utama yang sudah berkeluarga namun janda atau duda bertemu dengan pasangan hidupnya yang seumuran. Bahkan tokoh utama yang sudah berumur kakek maupun nenek pun kisah cintanya masih sanggup bisa dieksplor dengan bagus. Dari semua yang saya sebutkan, tokoh – tokoh yang berperan menjalin kisah cintanya itu rata – rata seumuran dan kalaupun berbeda hanya selisih beberapa tahun. Nah, lalu bagaimana dengan kisah cinta yang unik yang para tokohnya mempunyai selisih umur yang cukup signifikan yakni lebih dari 10 tahun dan status mereka bukan suatu hal yang wajar dalam menjalin hubungan jika dilihat dari kacamata masyarakat umum?

Yap, jika kalian para penyuka kisah cinta dengan konsep yang unik, Close Range Love, salah satu film drama dari Jepang bakal memberikan sensasi yang berbeda, karena disini akan diceritakan jalinan cinta yang terjadi antara guru dan muridnya.

Menceritakan, Yuni, seorang siswi yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Atas dan masih berumur 18 tahun. Yuni adalah siswa yang pendiam, sangat polos namun dia mempunyai prestasi akademik yang luar biasa di bidang matematika karena telah megharumkan nama sekolahnya ketika meraih medali emas dalam olimpiade matematika. Meraih medali emas, bukan berarti Yuni tak mempunyai kekurangan dalam hal akademik. Yuni mempunyai sebuah mimpi yakni ingin kuliah di Universitas California di Amerika yang menjadi idamannya. Sayangnya, kemampuan Bahasa Inggris Yuni sangatlah payah, alhasil nilai mata pelajaran Bahasa Inggrisnya sangat jeblok. Itulah salah satu ancaman bagi mimpinya untuk bisa kuliah di Amerika. Mengetahui kekurangannya itu, Yuni sudah memutuskan untuk memupuskan harapanya jauh – jauh hari.

Sementara itu, Haruka Sakurai, adalah guru Bahasa Inggris berumur 30 tahunan yang sangat populer di sekolah Yuni karena mempunyai wajah yang tampan hingga membuat banyak siswi pun menyegani wibawanya. Suatu hari, Haruka menawari Yuni untuk mengajarinya Bahasa Inggris setelah jam pulang sekolah usai. Yuni, tak tahu kenapa sang guru mendadak menawarinya pelajaran tambahan dan ajakkannya seakan memaksa. Yuni tak punya pilihan lain selain menerima tawaran gurunya. Setelah itu setiap pulang sekolah, Yuni dan Haruka selalu berdua di dalam kelas menjalani sesi pelajaran tambahan Bahasa Inggris. Ketika proses mengajar, Yuni membenci Haruka karena seakan merayu dirinya saat sesi pelajaran tambahan. Namun disisi lain, para siswi yang juga menyukai guru Haruka juga membenci Yuni dan mempunyai prasangka buruk dan menyangka bahwa kelemahan Yuni dalam Bahasa Inggris dimanfaatkannya untuk mendekati sang guru. Akibat kebencian para teman siswi sekelasnya itu kadang Yuni mendapatkan sebuah bully. Beruntungnya, Haruka sang guru selalu memihak Yuni ketika dia mendapatkan bully dari teman – temannya. Hal itu tanpa sadar membuat sebuah perasaan tumbuh di benak Yuni terhadap gurunya meskipun pada awalnya dia membencinya.

Yuni mempunyai sahabat bernama Nanami. Ketika itu Yuni curhat kepada Nanami bahwa dirinya akhir – akhir ini selalu berdebar – debar jika sedang dekat dengan seseorang namun Yuni tidak mengatakan bahwa yang dimaksud adalah gurunya. Ketika itu, posisi Nanami sedang kasmaran karena mempunyai pacar baru. Maka bersamaan dengan perasaannya yang sedang berbunga - bunga Nanami mengatakan kepada Yuni bahwa sahabatnya itu sedang mengalami fase jatuh cinta.

Mengetahui perasaan yang dialami dirinya adalah sebuah bentuk perasaan cinta kepada gurunya, maka Yuni bigung ingin melakukan apa. Nanami menyarankan Yuni untuk memberikan sesuatu kepada seseorang yang dicintainya sebagai bentuk ungkapan perhatian, maka keesokan harinya setelah jam sesi belajar Bahasa Inggris selesai, Yuni memberanikan diri memberikan sebuah sapu tangan yang dibelinya bersama dengan Nanami kepada Haruka. Sayangnya Haruka menolaknya. Penolakan Haruka itu sungguh mengejutkan Yuni, sebab Haruka sang guru melakukan pendekatan terhadap Yuni dengan kedok mengajaknya belajar bersama, kemudian menolongnya saat dirinya di bully yang akhirnya membuat Yuni jatuh hati terhadap sang guru. Tetapi anehnya Haruka malah menolak pemberian Yuni dengan alasan karena agar Yuni tidak salah paham bahwa dirinya mengajarinya Bahasa Inggris tambahan bukan karena ingin mendekati dirinya. Pernyataan dari Haruka itu sungguh sontak membuat sakit hati Yuni. Haruka sendiri sebenarnya dalam keadaan bingung. Dia memang sengaja melakukan pendekatan dengan Yuni karena mencintainya. Sayangnya Yuni teralu cepat mengungkapkan perasaannya sehingga membuat Haruka bingung harus bagaimana. Dalam aturan sekolah, hubungan percintaan antara guru dan murid akan membuat posisi sang guru diberhentikan secara paksa.


Namun meski sudah disakiti hatinya oleh Haruka, karena Yuni sudah terlanjur mencintai sang Guru, maka dia tidak bisa berhenti begitu saja untuk mengupayakan perasaannya. Suatu hari saat pelajaran akan dimulai, ketika Haruka memasuki ruang kelas, ia bingung meihat bangku Yuni kosong. Haruka menanyakan seisi kelas bahwa dimana Yuni namun tidak ada yang mengetahuinya. Dan begitu terkejutnya ketika Haruka mengetahui bahwa Yuni bersembunyi di lorong bawah mejanya. Disitu Yuni mendadak membuka sebuah blinder ukuran besar yang ditujukan kepada Haruka bertuliskan bahwa dirinya mencintainya dan bingung harus melakukan apa. Haruka senang dengan apa yang diupayakan oleh Yuni untuk menyatakan perasaannya, kemudian dia pura – pura menjatuhkan pulpen dan berjongkok mencium Yuni saat itu juga. 

Ciuman itu sangat menyenangkan bagi Yuni, namun membuat bencana kepada Haruka. Karena disaat itu juga, lewatlah Mirei Takizawa, seorang guru wanita pindahan yang akan menjadi wali kelas baru tempat Yuni berada. Mirei, mempunyai wibawa yang sama luar biasanya dengan Haruka, seorang guru wanita dengan paras yang cantik dan banyak mendapatkan perhatian dari siswa laki - laki. Disaat murid seisi kelas tak mengetahui ciuman yang terjadi antara Haruka dan Yuni, Mirei yang tak sengaja lewat, melihat kejadian itu melalui kaca jendela samping kelas. Begitu cemburunya Mirei, karena tak menyangka kepindahannya mengajar ke sekolah barunya itu justru harus bertemu dengan Haruka, teman semasa kecil dan juga sekaligus mantan kekasihnya saat berada di bangku sekolah dan kuliah. Bagaimanapun, Mirei tak pernah rela ketika ditinggalkan oleh Haruka dimasa lalu. Dan keinginan kuat untuk kembali memilikinya dengan segala cara masih terpatri kuat didalam hatinya.

Kehadiran Yuni di kehidupan Mirei, membuat hal yang tidak wajar ketika seorang guru yang sudah dewasa seperti dirinya merasa cemburu dengan siswinya sendiri. Sedangkan kehadiran Ikuhaba, seorang siswa bengal dengan perawakan besar namun disisi lain mempunyai hobi yang bertolak belakang dengan perangainya yakni memasak, ketika suatu moment yang akhirnya membuatnya menjadi dekat dengan Yuni, hal itu membuat gejolak cemburu juga melanda Haruka yang tak lain membuat posisinya menjadi sama denga Mirei yakni dua orang dewasa yang pencemburu. Selain Mirei, tak ada seorang pun yang tahu hubungan percintaan antara Haruka dan Yuni. Haruka dan Yuni sudah sepakat untuk merahasiakan hubungan mereka karena jika ketahuan, Haruka bakal diberhentikan sebagai guru. Jadi ketika Ikuhaba mendekati Yuni, Haruka terpaksa tak bisa berbuat apapun untuk menjaga sikap agar hubungannya dengan Yuni tetap terjaga. Situasi seperti itu, membuat Mirei lebih leluasa untuk mendekati Haruka.

Akechi, selaku ayah dari Yuni yang bekerja sebagai guru matematika  satu sekolahan dengan Yuni, menyayangkan ketika anaknya memupuskan harapannya untuk meraih cita – citanya kuliah di Universitas California. Namun seiring waktu, nilai Bahasa Inggris Yuni meningkat pesat ditenggarai oleh pelajaran tambahan yang diberikan oleh Haruka. Dengan nilai Bahasa Inggris anaknya yang akhirnya memenuhi batas minimal ditambah dengan perstasi mata pelajaran lain yang sempurna dan prestasi raihan medali emas olimpiade, maka dipastikan Yuni bisa masuk ke universitas manapun. Suatu hari Akechi menawarkan kembali impian Yuni untuk kuliah di luar negeri karena nilai Bahasa Inggris yang kini sudah tidak menjadi masalah lagi. Sayangnya jawaban anaknya sungguh mengejutkan bahwa Yuni tak ingin ke luar negeri demi Haruka, yang tak lain sesama guru seperti ayahnya. Langsung saja Akechi melabrak Haruka keesokan harinya. Akechi menyalahkan Haruka karena mematikan impian anaknya. Posisi Haruka sendiri tidak mengetahui bahwa Yuni mempunyai impian untuk kuliah di Universitas California. Sedangkan Yuni sendiri, demi Haruka, dia tak pernah mengatakan impiannya karena mungkin akan memberatkan keinginan Haruka ketika melamarnya agar selulus dari sekolah dia ingin langsung menikahinya.


Close Range Love adalah sebuah drama jalinan asmara antara guru dan muridnya yang dihadapkan pada banyak pertentangan mulai dari cinta pertama, mantan kekasih dari masa lalu, persahabatan, keluarga, gebetan serta cita –cita dan impian. Namun segala permasalahan yang melingkupi perjalanan cinta mereka, diselesaikan dengan pilihan - pilihan yang bijaksana tanpa mengedepankan berbagai emosi. Suatu kisah yang layak ditonton. Sangat menghibur setidaknya bagi saya. Bagi yang ingin menghabiskan akhir pekan yang indah, film ini bisa saya rekomendasikan.     

22 comments:

Pengobatan Kelenjar Tiroid said...

yang wajib nonton film ini harus 18 tahun ke atas haha

arum kusuma said...

Aku sebagai calon guru tidak menginginkan hubungan special antara murid dan guru karena bisa menjatuhkan kewibawaan di dalam kelas..

Aku sebenarnya lebih suka film action sih :-)

Arief W.S said...

Pengobatan Kelenjar Tiroid @ Eh, emangnya film apaan bang harus 18 ke atas, hehehe :)
Umur 15 - 17th juga boleh nonton kuk, gak ada yg senonoh di film ini, semua karakternya penuh kedewasaan malahan :)

Arum Kusuma @ Hihihi ini kan cuma film fiksi mbak Arum. tapi emang gak dipungkiri di dibelahan sana ada kejadian yang serupa :) Beeuuhh, Bu Guru satu ini demen film action, nanti kalau muridnya pada takut gimana? :P

Amri Evianti said...

Jadi deg deg kan bacanya *ups* di dunia nyata sekarang juga banyak murid yang pada akhirnya menikah dengan gurunya, mungkin ebberapa tahun kemudian. hehe saya tidak termasuk lho hiah

arum kusuma said...

Kebanyakan film emang terinspirasi dari kenyataan..

Ya kalo didalam kelas mah aku anteng, ayem dan kalem hahaha

Arief W.S said...

Amri Evianti @ wah lha ini malah dah tau banyak kalau banyak murid yang menikah ma gurunya di dunia nyata, pdhl aku taunya cuma di film, hweehhhe :D

Arum Kusuma @ iihhh anteng, ayem dan kalem, jadi pengin nyubit kalau gtu namanya :D

Dewanty Asmaningrum said...

Bagus tah? Kemaren udah download tapi gak jadi ditonton, gimana gitu jadi gak jadi nonton. wkwk

Arief W.S said...

Deswanty Asmaningrum @ Haha aku juga awalnya liat trailernya di youtube, kayak agak gak menarik gtu, filmnya udah punya lama, jadi nunda - nunda nonton juga, tapi eh pas selesai nonton, keren juga ternyata :)

Ratna Sari said...

kayanya seru tuh
jadi pengen nonton :)

arum kusuma said...

Wah, berani nyubit ya aku gigit :p

Miz Tia said...

selamat malam :d

aku lagi demam sama drama korea :D

film ini juga menarik. tp aku belum nonton.

Arief W.S said...

Ratna Sari @ Iya, buruan nonton Mbak ratna :)

Arum kusuma @ gigit aja, gak sakit, tapi geli gigitan Arum :P

Miz Tia @ Selamat Pagi Miz Tia. Gak pernah nongol saking sibuknya kerja nih. Ya sini dikomprezz dulu kalau demam :D Huum, tonton aja berdua ma cowoknya Miz, jamin romantis abiz :)

muhammad erdi said...

setuju sama Amri Evianti, disekolah saya dulu udah ada 1 murid yg nikah sama guru + beberapa murid yg dipacarin guru haha.
tapi nonton filmnya mah engga lah, gakuat kalau harus baper~

Ayu Citraningtias said...

saya lebih prefer drama korea, tp sekali dua kali pernah liat film jepang juga

Rexylla said...

singgah...


jemput singgah ke blogshop kami.
kami menjual blouse, maxi dress & jubah yang cantik-cantik.
kami turut menjual perfume original (tester & miniature).

Ara AnggARA said...

ciuman di bawah meja. waduh....
cinta guru dan murid ya. bener-bener pertentangan banget. penilaian sosial dan lainnya pasti buruk banget itu.

btw reviewnya keren bikin penasaran sama ceritanya

Arief W.S said...

Ara - Anggara @ hihi iya mah kalau di indonesia pencitraannya bakal buruk kalau sebagai Film ciuman di kolong meja gtu beda status lagi pelakunya. Tapi mah di negara maju Jepang, itu mah seni :D

Liat aja bang, bakalan pasti suka. Abaikan ciuman dalam kolong meja itu, bukan itu sih inti pesan di film ini, hanya sebagai bumbu pemanis aja itu hehe :)

Dedaunan Hijau said...

waduh hubungan guru dan murid
memang ada ya di dunia nyata, gurunya masih muda sih hehe
ceritanya bagus, belum pernah nonton sih, bintangnya manis juga

Dedaunan Hijau said...

eh ini film jepang ya
suka sih, beda dengan korea
biasanya ceritanya 'dingin' hehe

Arief W.S said...

Dedaunan Hijau @ Banyak kali mbak cinta murid dan guru :) hehe cuma kurang terekspos aja :) Iya mbak Suzy, ini film Jepang. Kalau Jepang emang ceritanya ngena bangett di hati, perasaan lebih diutamakan. Kalau Korea ya emosi lumayan kena, tapi alur cerita lebih oke Korea terutama aktor dan aktrisnya lebih bening2 hehe :)

Ara AnggARA said...

saya suka sih film jepang

lihat aja nanti deh mau nonton apa gk

Dewi Aja said...

Hello!
Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...