Saturday, January 18, 2014

Mahalnya Harga Sebuah Baterai Laptop

Tepatnya hari senin tanggal 14 Januari kemarin aku dimintai tolong teman untuk membelikan sebuah baterai laptop yang sudah rusak. Rusak disini bisa diartikan baterai tersebut tidak bisa berfungsi lagi secara 100%. Alias hanya bertahan 3 menit ketika di full-charge. Itulah inti permasalahannya. Temanku sendiri background-nya adalah seorang Angkatan Udara, jadi dia benar - benar buta masalah komponen seperti ini. Okelah, aku menyanggupi permintaannya dan dengan gampangnya aku berucap meminta uang 150 Ribu kepada temanku itu untuk biaya pembayarannya yang aku taksir awal-nya seharga 150-200 Ribuan. Angka taksiran harga rentang harga 150-200 Ribuan itu dasar pemikirannya adalah kalau batu untuk handphone saja harganya yang KW cuma 20 - 50 ribuan dan asli 100-150 ribuan, mungkin untuk harga baterai laptop selisihnya tak jauh berbeda toh dalamnya juga sama - sama merkuri hanya berbeda bahan yang mengcovernya saja.

Aku sendiri belum pernah membeli sebuah baterai laptop. Memang dirumah juga ada baterai laptop yang juga sudah rusak dan ada rencana suatu saat ingin membelinya namun selalu tertunda. Karena temanku meminta tolong, okelah momen ini juga ingin aku gunakan untuk menanyakan sekalian harga baterai laptop seri kepunyaanku yang rusak di rumah. Namun ketika sampai di service centernya, begitu kagetnya aku ketika mendengar harga sebuah baterai laptop yang original mencapai harga 1 juta 50 ribu rupiah. Mendengar harganya segitu, akhirnya aku mengurungkan niat untuk sekalian menanyakan seri model baterai laptop kepunyaanku di rumah. Sebelum pulang meninggalkan service centre aku menanyakan jenis baterai alterfnatif lain selain non original. CS nya disitu menjelaskan bahwa untuk baterai KW kualitas super harganya sekitar 800 ribuan dan garansi ada yang 3-6 bulan tergantung merek. Untuk KW kelas biasa, harganya paling murah 450 ribuan dan garansi cuma sebulan. Okelah, mendengar penjelasan itu aku cukup menelan ludah saja. Taksiran harga awalku benar - benar salah kaprah. Akhirnya aku mengabari temanku soal harganya dan sudah bisa kuduga temanku itu juga mengurungkan niat untuk membelinya. Bagaimanapun 1juta merupakan sebuah angka yang cukup besar dan mahal untuk sebuah baterai dan juga untuk seorang Angkatan Udara golongan bawah, apalagi temanku itu juga masih mempunyai kewajiban membiayai adiknya yang paling kecil untuk bersekolah.

 Baterai laptop harganya tak bisa disamakan dengan baterai smartphone, karena selisih harganya baik original maupun yang tiruan selisihnya 3x lipat.

Melihat begitu mahalnya harga sebuah baterai laptop, aku sendiri juga menyesal tidak merawat baterai laptopku secara serius. Hal - hal yang secara umum terjadi yang sering menimbulkan kerusakan pada baterai laptop adalah seringnya kita lupa atau malas mencabut charge saat sudah full pengisian. Entah karena hal - hal sepele seperti kita keasyikan mengerjakan tugas, bermain facebook, game, melihat film ataupun mendengar musik, hal - hal sepele seperti itu kadang membuat kita malas hanya untuk sekedar mencabut charge ketika posisi baterai sudah penuh. Yang akhirnya jika lama - kelamaan dibiarkan overcharge, maka baterai laptop pun akhirnya akan rusak. 

Nah, disini saya ingin membagikan pengalaman diatas saya kepada para pembaca semua, apalagi yang baterai laptopnya masih bagus maupun baru. Sayang sekali kalau tidak dirawat benar - benar. Dan saya akan memberi satu tips jika para pembaca menggunakan sebuah laptop di rumah, lebih baik baterai dicopot saja, jadi sumber power langsung dicolok lewat charge, baterai digunakan jika ada keperluan ke luar saja misal presentasi di kantor atau kelas, tempat - tempat hot-spot dll. Tips di atas sangat manjur untuk memperpanjang umur baterai anda ataupun jika anda ingin menjual kembali laptop anda karena alasan ingin ganti model baru. Dengan kondisi baterai yang masih sehat bugar, maka tak jarang banyak pembeli yang akan berebut dan laptop cepat lakunya. Namun tips di atas juga mempunyai sedikit kekurangan, yakni jika kalau lampu mati di rumah, maka laptop anda pun juga akan ikut mati dan pekerjaan anda tentunya akan terganggu. Namun karena frekuensi mati lampu yang tidak sering, Tips di atas memang saya harus anjurkan daripada merogoh kocek 1 Juta demi hanya sebuah baterai.

3 comments:

Ina Rakhmawati said...

mahal bingiit ya batre leptop. batre leptopku juga udah aus ni, dah 5 taun, mau beli tapi mahal hehe

thika said...

ah iya
emang bener mahal !
ta kirain batre itu seharga 300 kebawah ayang asli,m eh ternyata seharga 800k T^T
ini jg dl belinya yang asli seharga 800K
tapi dari pengalaman itu, sepertinya tidak masalah kok beli yang kw, karna kualitasnya pun sama
tergantung juga batre nya di pakai bagaimana, kalao di rawat pasti awet :D

Arief W.S said...

Ina Rakhmawati @ wah lama juga ea mbak 5th. Tapi kalau emang porsi laptopnya lebih banyak di kamar ga usah beli yang baru juga ga apa2 kuk, 1jt lebih baik buat beli tablet malah lebih mobile dan gaya abiz hehe :)

Thika @ ya iya sih kalau kemampuan sama sih mbak Thika, tapi kan garansinya gak ampek setahun, yg masalah kemampuan boleh sama tapi gimana daya tahannya, takut klo lum ada setahun udah ada masalah dan masa garansi yg singkat abiz T,T wah wah 800K serem dengernya mbak untuk harga sebuah baterai :( Emang dalam hidup kita harus telaten apa aja biar segalanya terawat dengan baik :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...