Sunday, March 18, 2018

Ulasan Film The Vanishing Of Sidney Hall Kisah Suram Penulis Finalis Pulitzer

Sedikit ulasan mengenai Vanishing of Sidney Hall. Sebuah film yang menceritakan kisah novelis terkenal bernama Sidney. Alur yang dipakai adalah alur campuran (maju-mundur). Jadi pada awal kita akan disuguhkan gambaran Sidney ketika menjadi novelis terkenal dan mempunyai banyak fans. Saat itu Sidney menulis sebuah buku dan meledak di pasaran. Lalu, tiba-tiba alur bergerak maju 5 tahun ke depan (waktu sekarang) yangmana memperlihatkan seorang detektif yang gigih mencari seorang buronan yang kerap membakar novel karya Sidney di setiap perpustakaan dan toko buku yang menjualnya. Sang detektif percaya bahwa si pelaku tak lain adalah penulisnya sendiri yakni Sidney Hall yang menghilang sejak 5 tahun yang lalu. Sang detektif berusaha keras menangkap si pelaku yang diduga pengarangnya sendiri dan ingin mencari tahu motif dibalik semua ini.



Seseorang yang melakukan pembakaran novel karya Sidney

Sang detektif yang mengejar keberadaan Sidney

Di film ini, penonton juga akan dibawa lebih jauh lagi ke masa saat Sidney masih duduk di bangku SMA. Ketika itu Sidney mempunyai seorang sahabat bernama Brett Newport. Suatu hari Brett mengajak Sidney untuk menemaninya menggali sebuah kotak berisi sesuatu yang sangat penting yang telah Brett kubur puluhan tahun yang lalu di masa kanak-kanak. Sesuatu yang sangat pribadi dan rahasia.




Brett Newport salah satu sahabat Sidney. Memiliki sebuah kotak rahasia yang lama terpendam dan tidak ingin siapapun mengetahui isinya.

Di masa SMA inilah Sidney jatuh cinta pada gadis tetangga depan rumahnya bernama Melody. Di sekolah, hanya sahabatnya Brett semata dan guru bahasa Inggrisnya yang menghargai tulisan-tulisan Sidney yang biasanya ditempel di mading. Tetapi, siapa sangka, Melody—gadis tetangga depan rumah meski berbeda sekolahan namun dirinya mengagumi tulisan Sidney saat berkunjung ke sekolah Sidney dan membaca tulisannya di mading. Melody pada awalnya hanya mengirimkan surat rasa kekagumannya pada Sidney dengan menaruhnya di kotak pos di depan rumah Sidney. Tetapi, lama kelamaan Sidney mengetahui jika surat itu berasal dari tetangganya sendiri dan akhirnya mereka berdua menjadi kekasih.







Melody, gadis tetangga depan rumah yang mengangumi tulisan Sidney dan berakhir mencintainya


Sidney adalah anak semata wayang. Di ruang lingkup kehidupan keluarganya, dia mempunyai masalah dengan ibunya yang memegang kendali rumah tangga. Ibunya, terlalu sering mencampuri urusan pribadinya. Terlebih, sang ibu tidak suka dengan kebiasaan Sidney yang menjadi kutu-buku. Terkadang ibunya membuang komik koleksi Sidney di tempat sampah.




Ibu Sidney yang selalu ikut campur urusan pribadi anaknya dan terlalu mengatur rumah tangga

Ketika sudah menjadi penulis ternama di usia muda, kabar gembira datang menghampiri Sidney. Dia, dinobatkan menjadi salah satu finalis nominasi penghargaan bergengsi Pulitzer dari novel karyanya. Namun, persentase peluang kandidat juaranya menjadi berkurang karena munculnya sebuah kasus bunuh diri seorang remaja. Disebutkan dalam berita, remaja itu tewas setelah mengilhami salah satu novel Sidney yang juga bertemakan kisah bunuh diri karena sebuah tragedi. Setelah pemberitaan yang menjadi viral, Sidney mengalami depresi—terlebih, peristiwa bunuh diri remaja itu hadir di saat dirinya mendapat nominasi dan juga kondisi hubungannya sudah pisah ranjang dengan Melody yang ketika itu sudah menjadi istrinya dan sedang mengandung meski mereka belum resmi bercerai






Di tengah depresi, Sidney mengalami halusinasi-halusinasi aneh. Seperti dihantui oleh orang-orang dari masa lalunya yang jelas berkaitan dengan isi cerita pembuatan salah satu novelnya yang sukses meraih nominasi Pulitzer dan juga menjadi kontroversi karena menyebabkan seorang remaja bunuh diri. Dibayangi oleh beragam masalah, Sidney memutuskan untuk berkelana dan menggelandang—meninggalkan apapun yang dimilikinya dengan sebuah tujuan yang masih misterius.




Sidney yang berkelana, menggelandang dan menghilang selama 5 tahun tanpa jejak. Meski begitu dia tetap menulis dalam setiap kesempatan yang ada. 

Setelah 5 tahun masa pengelanaan Sidney yang menghilang tanpa jejak, muncullah peristiwa pembakaran karya-karyanya di toko buku dan perpustakaan. Dan si detektif yang sudah lama menyelidiki kasus ini percaya bahwa Sidney dalang dibalik semua ini. 



Sang detektif yang gigih mengungkap keberadaan Sidney

Sang detektif mempelajari Sidney dari segala sisi selama penyelidikan, jadi dia sudah mengetahui seluk beluk hal yang berkaitan dengan Sidney. Sang detektif yakin buku karya Sidney yang menyebabkan tragedi bunuh diri seorang remaja itu pasti isinya berkaitan dengan masa lalu Sidney entah itu hubungannya dengan sahabatnya, kekasihnya maupun latar belakang kehidupan keluarganya. Di luar faktor karya novelnya, ada sesuatu tindakan bodoh yang kemungkinan menjurus kepada perselingkuhan yang Sidney pendam selama ini yang berdampak pada rusaknya hubungan dengan sang istri Melody. Sang detektif bertekad menemukan penulis bertalenta itu dan berniat untuk membantunya menyelesaikan apapun masalahnya.     

13 comments:

Bunga Lompat said...

Okay, sebuah film detektif-detektifan. Tapi saya jadi penasaran, apa motif si detektif mau menyelesaikan masalah ini dan membantu Sidney? Atau dia ada yang order? Karena kalau dari beberapa buku yang saya baca, detektif bekerja sesuai permintaan gitu.

Fransisca Williana Nana said...

Keren. Isi alurnya diluar pikiran. Jalan ceritanya pun misterius. Bagus sih! Bagai diajak ke kehidupan lain kalau nonton ini. hahaha

willynana.blogspot.com

Ayu Lestari said...

masih bingung dengan tujuan detektifnya -_-

Arief W.S said...

Bunga @ Ayu Lestari @ Oke, buat Bunga dan Ayu yang sama-sama penasaran mengapa sampai sebegitu repotnya si detektif kerja keras berusaha mencari Sidney. Kalau dilogika emang bener, tak ada bayaran + order, maka tak ada pula jasa penyelidikan. Namun, itulah salah satu daya tarik film ini. Penonton memang dijejali rasa penasaran untuk siapa si detektif bekerja. Ya kalau aku jelaskan disini malah jadi spoiler :D Kan gak seru. Intinya apa yang dilakukan si detektif ada kaitannya dengan posisi Sidney sebagai finalis Pulitzer 5 tahun yang lalu. Di mana saat itu, Sidney gagal menjadi peraih penghargaan karena tiba-tiba menghilang tanpa jejak dan alhasil penghargaan itu diberikan kepada sesama penulis saingannya.

Nana @ Isi alurnya diluar pikiran itu bahasanya wow banget Nana :D Kekinian :P Mungkin maksud Nana alurnya diluar prediksi penonton :D Iya, kamu bakal menyelami kehidupan suram Sidney Hall. Kalau anti yang sedih-sedih jangan nonton ini Nana:D

Nathalia DP said...

Seru bgt ih kayanya... Ini fiksi atau dr kisah nyata?

Arum Kusuma said...

Jadi penasaran gimana cerita selanjutnya..!!

Yang lucu, ternyata tetangganya sendiri yang mengagumi karyanya. Ini kaya Sinetron sih, tapi dibalut cerita detektif! :D

Arief W.S said...

Nathalia @ Ini fiksi mbak Lia :) Kalau kisah nyata ya gak mungkin udah jadi penulis terkenal malah menggelandang :P

Arum Kusuma@ Waahhh Arum suka lihat F-TV, Telenovela atau apa nih bisa2nya nyium berbau sinetron hehe :D

himawan sant said...

Alur cerita film yang berbelit,ngga mudah ditebak dan 'memaksa' penonton untuk ikut berpikir seperti ini menurutku film berbobot.
Apalagi didukung para pemain watak, klop banget dan bermutu untuk jadi tontonan keren.

Arief W.S said...

Himawan Sant @ Betul bang Himawan, sempat mikir2 juga setengah bagian awal saat menonton nih film :) Tapi menurutku nggak begitu berat2 banget seperti Blade Runner 2049 hehe :D

Tifanny Ellies said...

penasaran ey. kira2 ada di website ga ya filmnya?

Anggun Josie Pasemawati said...

Loh ga sampai selesai toh mengulasnya?
Tanggung euy.. Lagi seru2nya nih 😭
Pinter banget bikin penasarannya nih

Arief W.S said...

Tifanny Ellies @ Udah banyak kuk Fany yang majang di situs streaming film :)

Anggun @ Yaelah, kalau ulasnya sampai selesai mah namanya spoiler mbak Anggun hehe :D Kasihan yang belum nonton malah dibocori endingnya kan gak seru :D Iya Amin, lebih baik pinter bikin penasaran daripada bikin galau he :)

febry febian said...

Alur cerita film yang berbelit,ngga mudah ditebak dan 'memaksa' penonton untuk ikut berpikir seperti ini menurutku film berbobot.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...