Friday, April 24, 2015

Review Film Norwegian Wood : Hambar Dan Syarat Emosi

Apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar sebuah judul Norwegian Wood? Ya bagi generasi tahun 60 - 70an pasti mengenalnya dengan sebuah judul lagu dari group band The Beatles. Dan lagu Norwegian Wood sendiri ditulis oleh John Lennon selaku vokal dari Group The Beatles.  Lagu Norwegian Wood sendiri diedarkan pertama kali pada tahun 1965. Karena setting tahun pada film Norwegian Wood yang judulnya notabene sama persis dengan lagu ciptaan John Lennon yang tak lain alasannya disebabkan karena tokoh utama dari cerita di film ini menyukai lagu tersebut dan awal setting cerita pada film ini bermula pada tahun 1967 dimana lagu tersebut sedang mendunia. Terlepas dari itu, Haruki Murakami, selaku penulis novel Norwegian Wood yang diadaptasi menjadi film ini juga menyukai dan terinspirasi oleh lagu Norwegian Wood dalam menulis cerita. Jadi tak ayal jika judul karyanya disamakan dengan judul lagu yang disukai dan sudah memberinya inspirasi.

Saturday, April 11, 2015

Review Film Tracers : Merasakan Adrenalin Berlarian Ala Parkour

Ada yang tau apa itu Parkour? Jika Anda pernah melihat seseorang melakukan aktivitas berlarian dengan berlenggak – lenggok secara lincah dengan tujuan untuk menghindari rintangan dan melompat – lompat dengan keindahan seni, mungkin itu sedikit gambaran mengenai Parkour. Untuk lebih tepatnya, mengutip dari Wikipedia, arti dari Parkour adalah seni gerak yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan efisien dan secepat – cepatnya dengan menggnakan prinsip kemampuan badan manusia.

Aktivitas Parkour memang semakin mendunia. Bahkan di Indonesia sudah terbentuk komunitas resminya. Parkour sendiri ditemukan oleh David Belle asal Prancis. Menurut David, Parkour bertujuan melatih efisiensi gerakan untuk membentuk badan dan pikiran seseorang agar dapat menghadapi rintangan – rintangan dalam kondisi bahaya.

Review Netbook Axioo Pico CJM D825 : Beragam Pilihan Warna Untuk Jiwa Muda

Sering bepergian namun bukan untuk tamasya dan shoping alias karena urusan bisnis dan pekerjaan serta diharuskan setiap saat membuat sebuah laporan? Yah begitulah, di era modern sekarang duduk sambil minum kopi di cafe bukan lagi dikategorikan untuk bersantai. Karena bisa saja, bagi sebagian orang cafe merupakan tempat yang rileks untuk membuat entah itu laporan digital maupun pekerjaan. Berpergian ke rumah teman kesana maupun kemari bukan berarti dikategorikan untuk bersenang – senang, karena bisa juga untuk mengerjakan tugas sekolah. Berpergian ke mall,  pantai, alun – alun, perpustakaan bukan berarti dikategorikan sebagai jalan – jalan mencari udara segar ataupun cuci mata, tapi bisa saja untuk observasi tugas kuliah. Maka untuk menunjang melaksanakan tugas – tugas di atas entah itu pekerja, karyawan, mahasiswa maupun siswa sekolah biasanya membutuhkan sebuah laptop sebagai sarana ataupun komputasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Alasannya simpel, karena laptop bisa dibawa kemana – mana dan praktis mampu menyelesaikan pekerjaan saat itu juga apabila materi sudah didapat.

Tuesday, March 24, 2015

Sebatas Coretan : Someone

Tidak seperti biasanya. Hari ini minimarket sepi pengunjung. Mungkin saja disebabkan karena hujan yang tak kunjung reda sejak kemarin malam. Suasana seperti ini sangat menyebalkan. Terhitung aku sudah menguap lebih dari 50 kali sejak 6 jam yang lalu semenjak memasuki jam jaga pertama shift pagiku sebagai kasir di minimarket. Aku lebih memilih disibukkan dengan antrian para pembeli daripada tak ada aktivitas seperti ini yang mana membuat rasa kantuk dengan leluasanya menyerang sendi - sendi mataku. Ditambah tadi malam aku tidur sangat larut. Episode terakhir dari serial drama Korea yang aku ikuti dari awal, hanya karena ingin mengetahui endingnya saja, aku rela begadang meski hari ini jadwalku masuk di pagi buta.

Suara berisik derum mobil yang diparkir di halaman utama minimarket menyelamatkanku dari rasa kantuk yang sudah diambang batas dan hampir saja membuatku memasuki dunia mimpiku. Syukurlah ada pembeli, batinku lega. Kuamati seorang gadis mungkin saja berumur 17 tahun keluar dari pintu mobil berjenis sedan. Gadis itu mempunyai rambut pirang yang berkemilau, memakai sebuah kacamata pink berkesan manja, dengan kaos bermotif batik yang nyentrik dan celana jeans yang ketat sehingga lekuk paha sampai lututnya menjadi ideal. Andai mempunyai bentuk tubuh seperti gadis itu, apapun yang dipakai rasa - rasanya menjadi cocok, dan mungkin tak akan mempunyai banyak masalah saat membeli pakaian di mall pikirku.

Monday, March 23, 2015

Review Game Life is Strange : Konsekuensi Akan Sebuah Keputusan

Bosan memainkan game berjenis horror, action, fps maupun tema olahraga? Life is Strange bisa menjadi pilihan untuk mengisi kejenuhan yang ada. Life is Strange sendiri merupakan game dengan jenis petualangan dan sci-fi drama. Game ini lebih menekankan faktor keputusan - keputusan yang kita ambil saat memerankan karakter utama ketika menjalani alur cerita. Setiap keputusan yang kita ambil akan memberikan konsekuensi di masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Mengapa bisa begitu? Karena tokoh utama yang akan kita mainkan mendadak mempunyai kekuatan untuk membalikkan waktu beberapa saat setelah kejadian berlangsung. Sedikit gambaran sebagaimana yang saya maksud dengan penjelasan diatas adalah, apabila kita berjalan terburu - buru karena khawatir terlambat masuk ke kelas kemudian kita tak sengaja menabrak seseorang yang membawa kopi di tengah lorong, konsekuensinya adalah kopi itu tumpah di seragam yang kita pakai dan dampaknya kita tak akan bisa mengikuti pelajaran di kelas. Dengan kekuatan membalikkan waktu, maka kita bisa mengulangi kejadian dengan mengambil keputusan untuk tidak berjalan terlalu terburu - buru dan akhirnya kita bisa menghindari bencana tumpahan kopi di seragam kita sehingga konsekuensinya kita tetap bisa mengikuti pelajaran di kelas meski terkena omelan guru akibat terlambat

Mengenal Apa Itu Tongsis, Tomsis Dan Tripod Mini Untuk Smartphone

Jaman sekarang siapa yang tidak mengenal istilah tongsis, tomsis? Pada awal 2014 tahun lalu, istilah tongsis mulai terdengar meski belum menjadi sebuah fenomenal. Baru pertengahan tahun 2014 kemarin, istilah tongsis menjadi booming dan banyak para konsumen yang mencari benda yang satu ini. Sayangnya, di ajang gelaran pameran yang diadakan awal bulan Maret tahun ini di Jogja, di salah satu stand yang aku lewati, aku sempat melihat seseorang yang sudah memegang tongsis namun masih saja bertanya "apakah ini bisa digunakan untuk android?" Oke, melihat kejadian itu, mungkin saja pemahaman beberapa kalangan masyarakat belum merata mengenai fungsional benda yang satu ini. Tongsis berarti singkatan dari tongkat narsis dan fungsinya secara umum digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan objek gambar diri sendiri atau disebut selfie dan dapat digunakan untuk jenis kamera digital maupun smartphone baik berbasis iOS, windows maupun android.

Friday, March 20, 2015

Review Singkat Evercoss W7B : Tablet Murah Untuk Gaming

Apa sebenarnya fungsi tablet? Kalau ada pertanyaan seperti itu biasanya jawaban yang paling sering kita dengar adalah untuk bermain game. Meskipun sebenarnya fungsi tablet sangatlah banyak selain untuk bermain game, namun masyarakat kita pada umumnya membeli sebuah tablet karena tujuan hanya untuk bermain game dan peringkat kedua untuk hiburan multimedia. Layar yang lebih lebar, ukuran baterai yang lebih besar, merupakan salah satu keunggulan tablet yang dicari pembeli untuk bermain game dan hiburan multimedia dibanding dengan smartphone biasa dengan layar yang lebih kecil dan juga kapasitas baterai yang minim. Sayangnya, kebanyakan harga tablet sebanding dengan harga smartphone pada umumnya di kisaran 1 - 2 jutaan atau bahkan ada yang lebih untuk kelas premium. Di sini, salah satu vendor lokal Evercoss mengeluarkan seri tablet terbarunya yang dibanderol cukup murah yakni seri W7B. Seri W7B ini ditujukan bagi kalangan menegah kebawah yang ingin mempunyai tablet khususnya untuk bermain game namun dengan harga yang masuk akal dengan budjet mereka.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...